QUEEN N KING Ceo

QUEEN N KING Ceo
bab 36


__ADS_3

di mansion A pagi itu....


arlen mengerjapkan matanya sambil tangannya meraba raba kasur empuk yg menjadi saksi bisu kegiatannya dan sang istri setiap malam saat mereka tidur di mansion mereka.


wanita yg ia harapkan menyapanya saat membuka mata ternyata tidak ada lagi di sebelahnya padahal hari itu akhir pekan jadi tidak ada jadwal ke kantor.


kecuali jika ada pekerjaan yg harus segera di bereskan maka arlen ataupun alexa akan membawanya pulang.


"sayaangg......., where are you...!!"


arlen memanggil manggil istrinya saat dia tidak melihat di kamar besar itu bahkan sampai di balkon arlen mencarinya tapi nihil.


setelah arlen mencuci mukanya, ia turun ke bawah memutuskan untuk mencari alexa di bawah mungkin.


arlen mengernyit saat mendengar beberapa orang tertawa di dapur mewah alexa..


ternyata, alexa bersama sang mertua dan beberapa pelayan yg sedang membuat sarapan.


"sayang...... cup..!"


panggil arlen kepada alexa dan tanpa ragu arlen memeluk istrinya dari belakang serta mencium pipi alexa membuat alexa bersemu malu karna bukan hanya mereka berdua disitu.


begitu juga dengan para pelayan wanita yg berada di situ... mereka langsung menundukkan pandangan mereka saat melihat sekilas majikan mereka masuk dapur tanpa kaos yg biasa membalut tubuh kekarnya.


"Ar... dasar kau... kau tidak lihat ada orang lain disini..!?"


ucap mommy nya saat melihat tingkah putranya yg tidak tahu malu sambil mencubit perut arlen yg berbentuk seperti roti roti.


"kenapa mommy menculik istriku...!? ini weekend mom.."


seru arlen yg hanya merasa geli dengan cubitan mommy jeane.


"terus kenapa kalo weekend..!? istri kamu aja nggak repot, kamu repotnya minta ampun...!"


ketus mommy jeane yg melihat putranya yg biasa saja melakukan itu di hadapannya beserta beberapa pelayan.


"Al... ih.. kenapa kamu turun tidak pake baju...kamu tidak malu..!?"


ujar alexa yg melanjutkan acara masaknya bersama sang mertua.


"masak apa...!?"


tanya arlen dan mengambil buah apel yg ada di hadapan istrinya dan memakannya.


"kata mommy ini makanan kesukaanmu..."


"oh yahh... aku jadi lapar.."


"sebentar lagi akan selesai... lebih baik kamu mandi dan turun lagi..."


"hmhm... baiklah..."


cup.. arlen kembali mencium pipi alexa sengaja ingin menggoda mommy nya yg sudah melototkan matanya.


"Ar...... dasar kamu yahh..."


"haha... arlen tertawa saat berhasil membuat mommy nya jengkel...sambil sedikit berlari menuju kamarnya lagi.


"makasi yah sayang... kamu sudah membuat hidup putra mommy lebih berwarna di depan orang lain... dulu jangankan bercanda, ngobrol sama orang selain keluarga kita ajaa, kayak di borgol bibirnya.."


ucap mommy jeane kepada alexa yg bersyukur dan ikut bahagia melihat putra semata wayangnya lebih banyak tersenyum bahkan tertawa di depan orang lain selain keluarga mereka dan itu semenjak arlen mengenal alexa dan menjadikan alexa istrinya.


alexa tersenyum mendengar penuturan sang mommy mertua..


"sama sama mom, alexa juga sangat bahagia bisa mengenal Al... dia seperti perisai dalam hidup alexa saat ini....bahkan, sekarang hanya kalian keluarga Alexa berkat perisaiku..."

__ADS_1


ucap alexa membuat mommy jeane memeluk alexa dan di balasnya dengan erat.


mungkin saat ini alexa sangat membutuhkan pelukan seorang ibu.


tidak di pungkiri, saat ini alexa sangat merindukan ibunya.


"ehhemm... mau juga donk di peluk.."


ujar suara berat yg memiliki bau parfum yg sangat familiar di hidung alexa.


"maunya kamu.."


cicit mommy jeane yg melepaskan pelukkannya dengan sang menantu.


entah sejak kapan arlen menjadi orang yg sedikit jail.


mungkin sudah ketularan sifatnya si charles bahkan bahasanya hampir mirip dengan bahasa yg digunakan sang dokter.


alexa sendiri bingung dengan perubahan arlen yg begitu cepat, atau dia sendiri yg tidak pernah melihat sifat arlen yg tersembunyi mungkin.


"ayo... ke meja makan..semuanya sudah siap... kakek sama daddy juga datang hari ini.."


ujar mommy jeane yg berjalan lebih dulu dan di ikuti arlen yg melingkarkan sebelah tangannya di pinggang istrinya.


mommy jeane yg sempat melihat dari ekor matanya kelakuan arlen hanya menggelengkan kepalanya tidak habis pikir dengan posesifnya arlen yg baru saja di mulai.


saat mereka baru duduk, terdengar sapaan dari kakek jhonson dan daddy arion.


tapi, bukan hanya mereka di belakang yg mengekori, ada david dan charles.


"hay bro sist..... eheemmm... mommy cantik"


celetuk charles yg sudah sangat akrab dengan keluarga duarte.


semua yg melihat tingkah charles hanya menggelengkan kepala mereka.


ujar ny. jeane dan langsung menjewer kuping sang dokter sengklek.


"aauww... sakit mom... ya maaf.. aku sibuk bolak balik korea sampe lupa jalan...tadi aja hampir nyasar nyariin nih mansion gede banget... untung ada mbak google.."


ujar charles yg termasuk salah satu orang yg kaget dengan mansion sahabatnya.


tapi, dengan kekayaan arlen tak menutup kemungkinan jika dia bisa membangun mansion sebesar itu dan charles sangat memaklumi hal itu.


"sudah... kapan sarapannya kalau kalian terus bicara..."


ucap kakek jhonson yg mungkin sudah lapar.


dan suara kakek jhonson adalah suara terakhir yg terdengar selain dentingan sendok dan garfu di meja makan besar itu.


beberapa waktu kemudian, mereka semua berkumpul di ruangan keluarga, di temani minuman dan makanan ringan sambil berbincang mengenai bisnis.


yah, apalagi yg akan mereka bahas selain bisnis, mengingat mereka semua adalah keluarga pengusaha.


terkecuali si dokter sengklek yg berbeda profesi.


"Ar, kamu ikut tender yg nanti di lelang dari pihak pemerintah tentang proyek besar itu..!?"


ucap daddy arion membuka percakapan.


"tentu dad... mana bisa aku melewatkan itu... aku dan david sudah menyelesaikan dokumennya"


jawab arlen tersenyum bangga dengan kerja mereka berdua.


"hmhm... kakek dengar banyak perusahaan yg berbondong bondong ingin mendapatkan tender itu...termasuk....-"

__ADS_1


ucapan kakek jhonson terhenti dan matanya menatap alexa hingga semua yg memperhatikan, ikut melihat arah pandang kakek jhonson.


"kenapa mata kalian..!?"


kata alexa yg mengerti dengan maksud kakek jhonson.


"hmhm... bersaing sehat aja sih...."


cicit alexa yg melirik ke arah arlen.


"wihh.... suami istri bersaing.... kerja keras boss, malu kalo kalah dari istrinya..."


ucap charles yg menepuk bahu arlen.


arlen tersenyum seraya bertanya....


"apa.. semua dokumen kamu sudah siap...!?"


"sudah.... kemarin selesainya..."


jawab alexa yg kemudian teringat dengan kegiatan mereka berdua di markas setelah alexa menyelesaikan pekerjaannya.


tidak di sangka, pasutri itu mengerjakan pekerjaan yg sama.


namun arlen melanjutkan pekerjaan itu, sebelum tidur semalam.


"hmhm... cucu cucu kakek memang yg terbaik...kalian suami istri yg memiliki kesibukan yg sama.. tapi, jangan lupa dengan impian kakek... umur kakek tidak muda lagi.. kakek ingin cicit dari kalian berdua... tinggalkan sejenak pekerjaan kalian toh, kalian memiliki asisten yg handal... pergilah bulan madu... tapi... jangan membawa pekerjaan satupun.. karna kalau tidak itu sama saja berbulan madu dengan pekerjaan".


perkataan kakek mereka membuat arlen dan alexa saling menatap.


tidak di pungkiri jika mereka berdua sama sama berat untuk meninggalkan perusahaan masing masing walaupun hanya sebulan.


mereka seperti tidak tega jika meninggalkan pekerjaan dengan asisten mereka sendirian dengan waktu yg cukup lama...


tapi, di hati kecil mereka berkata jika mereka tidak mau melihat gurat kecewa muncul di wajah kakek tersayang.


"mmm... bisa di pikirkan kek...kakek tenang aja..."


ujar arlen tersenyum dan menatap istrinya yg ikut tersenyum.


sementara david, tampak lesu hatinya mendengar atasannya itu akan meninggalkannya sendirian dengan segudang pekerjaan.


"tapi kak, pergi honeymoon nya tunda dulu setelah menang tender ini...gimana..!?"


kata david yg menaik turunkan alisnya.


"udah yakin adjaa lu menang..!"


ucap charles yg sengaja menyindir david.


"ya iyalah... sejak kapan kami kalah tender...!? optimis lah..."


jawab david membalas sindiran charles.


"memang harus optimis... tapi... kalo saingannya putri daddy, kayaknya susah..."


ujar daddy arion yg mengetahui kemampuan si menantu kesayangan...terlihat dari para kolega nya pun ikut berbondong bondong ingin kerja sama dengan drash corporation .


akibat kerja keras alexa yg memimpin perusahaan. bahkan tidak sedikit tender yg di menangkan alexa dengan proyek yg besar.


mendengar itu, membuat alexa memikirkan sesuatu hingga ia melamun..


dan raut wajah alexa yg berubah, tidak luput dari pandangan suaminya.


bersambung..

__ADS_1


vote, comment, like,... 🙏🙏🙏🥰


__ADS_2