
saat keduanya selesai dengan makan siang yg tertunda, alexa teringat dengan perkataan ibunya sebelum meninggal.
tapi, sebelum alexa berdiri suara ketukkan pintu terdengar..
tok...tok...tok...
"masuk..."
ucap alexa pelan..
ceklek...
suara pintu terbuka, dan terlihat wanita paruh baya yg masih terlihat sangat cantik, dengan balutan busana yg mewah tersenyum tulus menatap alexa..
"apa... mommy boleh masuk..?"
tanya ny. jeane, mommy arlen.
"silahkan masuk mom..."
ny. jeane masuk setelah mendengar alexa yg tersenyum samar menyuruhnya masuk.
ny. jeane langsung memeluk alexa... ada rasa sakit saat melihat menantu satu satunya itu berusaha tegar dengan duka yg baru di alaminya..
alexa kembali menitihkan air mata di pelukkan mertuanya..
"sayang, mommy yakin alexa gadis yg kuat.. jangan merasa sendiri yah..!? alexa putri mommy... mommy sayang alexa... kamu tahu, saat arlen membawamu ke rumah, mommy sangat bahagia bisa memiliki seorang putri...apalagi putri sehebat kamu...jangan bersedih lagi kamu seperti anak kandung mommy, bukan menantu... mommy tahu ini sangat berat, dan mommy janji mommy, daddy, kakek, dan suamimu akan selalu bersamamu di saat melewati ini semua, sampai selamanya..."
alexa yg mendengar ucapan mommy mertuanya, tampak mengeratkan pelukannya terharu bercampur bahagia...merasakan perhatian dan kasih sayang yg di berikan keluarga suaminya yg telah menjadi keluarganya juga.
"terima kasih mom...sudah menyayangi alexa seperti anak kandung mommy.."
lirih alexa... arlen yg sedari tadi menatap dua wanita yg sangat di cintainya, hanya tersenyum. dia sendiri merasa lega dengan keharmonisan hubungan dari istrinya dan keluarganya.
alexa gadis yg hebat dan baik hati... makanya keluarga arlen sangat menyayanginya.
"eheemm... apa... sekarang giliran kakek..!?"
ucap pria tua yg masih terlihat bugar dan masih terlihat gurat ketampanan dari wajahnya yg berdiri di depan pintu sambil bersandar.
"sedang apa kakek di situ...mari masuk kek"
ajak alexa kepada kakek jhonson.
kakek jhonson menghampirinya dan mengusap kepala alexa.
"cucu kakek kenapa masih bersedih..?! hmhm?? nanti cantiknya luntur sedih terus.."
gurau kakek jhonson dan berhasil membuat alexa tersenyum...
"kakek bisa aja... apa... kalian semua sudah makan..!?"
tanya alexa terlihat khawatir...
" sudah sayang.. kamu nggak usah khawatir.. apa kalian masih tetap disini, atau... akan pulang..!?"
tanya ny. jeane menatap arlen dan alexa bergantian.
"mmm...kami sepertinya disini dulu mom selama sepekan...jika kami akan pulang, nanti kami hubungi mommy..."
ucap arlen yg mendapat tatapan berbinar dari alexa.
__ADS_1
padahal, alexa sedikit ragu untuk mengatakan pada arlen jika ia ingin lebih lama di rumah ibunya yg sudah lama di tinggalkannya.
ia pikir arlen tidak akan mengizinkannya ternyata apa yg dia pikirkan salah... sehingga cinta untuk suaminya lebih mekar dan bertambah...
beberapa jam telah berlalu...
saat ini pasangan suami istri yg semakin saling mencintai, berada di ranjang di kamar alexa saat alexa masih tinggal di rumah itu.
alexa bersandar di dada bidang suaminya, sedangkan arlen melingkarkan tangannya di perut sang istri dengan possesif.
"Al... temani aku membuka brankas ibu.."
lirih alexa yg semakin menenggelamkan wajahnya..
"apa kau yakin...!? aku tidak ingin melihatmu bersedih lagi jika isi dari brankas ibu menyakitimu sayang.."
ucap arlen dengan raut wajah khawatir.
"hmhm... aku yakin.."
"baiklah.. ayo.."
ajak arlen dan mereka berdua turun dari ranjang menuju ke kamar ibunya.
setiba mereka di kamar ibu alexa, alexa mendekati sebuah lukisan besar yg terpampang di dinding kamar itu.
alexa mengangkat lukisan itu, dan terlihatlah sebuah brankas di balik lukisan indah itu.
alexa menekan kata sandi yg di sampaikan ibunya.
sebelumnya, alexa tidak menyangka jika kata sandi dari brankas ibunya yg menyimpan barang barang berharga milik pribadi ibunya, adalah tanggal ulang tahunnya.
pintu brankas terbuka alexa menatap sebentar beberapa dokumen, perhiasan, dan ada kotak berwarna hitam.
alexa tertegun saat membaca dokumen yg berisi pengalihan nama atas aset yg dimiliki ibunya, berupa butik mewah dan terkenal dan juga mansion yg sebelumnya milik alexa.
dialihkan atas nama alexa audrey drash..
dan file pengalihan nama itu akan disahkan jika alexa membubuhi tanda tangannya di file tersebut.
alexa melihat suaminya yg setia di sampingnya memperlihatkan senyum tampannya untuk istri tercinta.
alexa mengembalikkan file itu dan mengambil kotak berwarna hitam yg membuat alexa penasaran.
alexa membukanya..
dan ternyata isinya sebuah flashdish...
alexa menutup kembali pintu brankas itu dan merapikan kembali lukisan besar yg menutupi brankas pribadi ibunya.
alexa menarik tangan arlen untuk kembali ke kamarnya.
dengan segera, alexa mengambil laptopnya dan memasang flashdish itu.
beberapa rekaman cctv terpampang di layar laptop.
alexa menatap arlen dan arlen dengan yakin menganggukan kepalanya mengerti dengan tatapan istrinya yg terlihat ragu.
alexa memejamkan matanya sebentar dan kembali menarik nafas dan membuangnya pelan...
keraguan di hatinya muncul saat ini.
__ADS_1
entah mengapa, dia merasa tidak kuat kembali merasa takut dengan apa isi rekaman yg sudah siap di putar.
"tidak usah melihatnya jika itu membuatmu menangis lagi.. please sayaang....simpan saja kembali.."
ucap arlen yg merangkul pundak alexa.
tapi, alexa menggelengkan kepalanya dan tangannya langsung memutar rekaman itu.
alexa tercengang dengan apa yg baru saja dia lihat...
seperti biasa, sherly dan ayahnya terlihat bersama jika merencanakan sesuatu.
sebenarnya, semenjak alexa mengatakan ada kebenaran yg tidak di ketahui ibunya, ibu alexa diam diam menyuruh orang memasang cctv di tempat tempat tertentu saking penasarannya.
tentu saja tempat yg biasa di jadikan tempat berkumpul kedua ayah dan anak itu.
terdengar percakapan mereka, dimana mereka mengatakan kejahatan mereka saat membunuh ayah alexa, hingga alasan yg membuat ibu alexa membencinya.
dan alexa menitihkan air mata saat mendengar mereka berkata, jika hasutan mereka sangat berhasil hingga alexa dewasa.
"dasar ibu bodoh.... dia membenci anak kandungnya dan membela anak angkatnya... haha..."
"iya nak... kau tahu, daddy sudah muak dengannya... hartanya saja yg membuat daddy masih di sisinya. untung saja, gadis bodoh itu pergi dari sini...haha..."
"benar dad... ternyata, sampai sekarang wanita tua itu masih percaya jika alexa lah yg membuat ayahnya meninggal...hanya karena ingin memberikan hadiah boneka pada alexa, hingga ayahnya tertabrak mobil...padahal, daddy sudah merencanakannya dengan sengaja... haha... untung saja ayah alexa mau mendengarkan daddy untuk membeli boneka dan menyerahkan kepada alexa...yah.... walaupun bonekanya tidak sampai...haha..."
begitulah isi rekaman yg pertama yg diputar alexa, membuatnya semakin menangis...
tapi, walaupun derasnya air mata mengguyur pipinya, tapi dia tetap melanjutkan melihat isi rekaman yg ke dua.
rekaman kedua, memperlihatkan sherly dan ayahnya bercerita lagi.
terdengar sherly mengangkat pembicaraan.
"dad, coba ceritakan asal usulku... daddy sudah janji padaku..."
"iya....iya... kamu memang anak daddy, tapi ibumu bukan ibu adelle... sebenarnya, istri pertama daddy, yaitu ibu kandungmu sama sama mengandung dengan ibu adelle, ibu angkatmu. anak daddy dan ibu adelle sebenarnya meninggal... karna ibu kandungmu meninggalkanmu kepada daddy yah... daddy bilang saja, jika kamu putri kandung ibu adelle. sedangkan ibu kandungmu pergi entah kemana..."
"oohh.... seperti itu yaahh pantas saja dia sangat menyayangiku... tapi, jika ada alexa kasih sayangnya di curahkan kepada anak sulungnya itu...untunglah, rencana kita berjalan mulus... "
"iya... biarkan saja mereka bertengkar toh, kita yg memanen hasilnya..."
ucapan terakhir sherly yg membuat alexa berhenti menangis dan mengepalkan tangannya geram.
dalam hatinya dia tidak menyesali dengan apa yg sudah dia lakukan terhadap sherly dan ayahnya itu.
begitu juga dengan ny. adelle waktu itu saat ia melihat rekaman itu, hatinya tersayat menyesali setiap perbuatan yg dia lakukan kepada putri kandungnya.
hingga dia memberanikan diri menanyakan langsung apa yg sudah dia lihat dan dengar.
dan tentu saja sherly dan ayahnya kaget saat mengetahui jika ny. adelle telah mendengar percakapan mereka.
hingga mereka mengancam pelayan untuk memberikan racun kepada nyonya adelle.
sementara ny. adelle sengaja mengunci diri di kamarnya, di saat ia kalut ia tak menyangka jika apa yg ia ambil dari pelayan, adalah racun yg mematikan meskipun perlahan.
***bersambung🙏🙏🙏
jejaknya dong guys...
nggak susah kok😭😭😭
__ADS_1
vote please....!!!!!😭😭😭***