Quinsha (Nona Muda Tersembunyi)

Quinsha (Nona Muda Tersembunyi)
bab 36


__ADS_3

" jadi, kamu serius untuk menikahi quin ?"..


...****************...


' DEG '


Sungguh bagi narendra saat ini, lebih baik ia menghadapi persaingan memperebutkan tender dari pada menghadapi situasi saat ini. Meskipun umur sadewa dan nakula selisih tiga tahun lebih muda dari nya, ia mampu merasakan aura intimidasi yang mencekam dari kedua nya melebihi arjuna. Bahkan kevin yang terbiasa melihat narendra yang dingin kali ini ikut bergidik ngeri. Mungkin inilah power of cousin milik kedua kembar tak seiras ini.


" hm, yah. Aku sangat yakin " jawab narendra dengan tenang setelah menetralkan perasaan tertekan akibat aura kedua kembar ini.


" kamu tahu kan, kami tidak akan membiarkan quin terluka lagi. Kemarin kami diam dan tidak menindak bagas langsung krena quin melarang dan bahkan terkesan tidak percaya. Hah .. sebegitu polosnya bocah itu. " ancam nakula di akhiri dengan keluhan akan sifat sang princess Adipati itu.


" tahu, aku juga sudah menyelidiki masa lau nya sendiri. Maaf jika terkesan itu lancang. Tapi au hanya ingin melindungi quin dari segal ancaman dan tindak pemanfaat kepda nya. Apa Lagi jika nanti mereka tahu identitas quin. Bukan tidak mungkin jika mereka kembali dan merayu untuk memanfaatkan quin lagi," jawab narendra tenang.


Oke kali ini kevin wajib menyiapkan buku rekor di kantung baju nya. narendra kembali menjawab pertanyaan dengan panjang dan lebar. Berbeda jika dia sedang membahas bisnis dengan klien. Dan ini disebabkan oleh seorang gadis kecil yang baru dua bulan di kenalnya. Entah kevin harus sedih atau bahagia karena diri nya juga di perlakukan sama dengan klien nya. Dingin dan singkat dalam menjawab.

__ADS_1


" sebenar nya saya heran, apa yang membuat seorang tuan muda aldebaran tertarik pada princess kami yang di liat dari luar dia hanya gadis yang usil, iseng dan ceroboh , " kali ini sadewa angkat bicara setelah sejak tadi dia hanya menyimak saat ayah dan adiknya mengospek narendra.


" ehm, aku juga tidak mengeti. Awal bertemu kami adalah saat dia menabrak ku di "JAWA BAHAGIA CAFE'S ", saat itu aku berpikir jika dia gadis yang sama seperti wanita - wanita lain, yang berusaha untuk mendekatiku karena wajah dan keluargaku. Tapi ia malah cuek dan malah berusaha untuk menghindar dari ku. Dia bahkan berdebat dengan quin dengan wajah polosnya. Mengingat banyak sekali wanita yang mendekatiku akan terlihat takut dengan sikap dingin dari ku terlebih kepada kevin. Tapi quin malah menantang kevin dengan adu mulut dengannya. Bahkan quin tidak sedikitpun melirikku seperti gadis lain yang selalu mencuri pandang kepadaku. dari situ aku penasaran kepada nya, " jelas narendra panjang lebar. Kevin mendelik ke arah narendra yang mengatakan jika para gadis takut dengan tampang dingin nya. Sungguh kebenaran yang tidak patut di umumkan !!.


Sadewa dan nakula nampak terkekeh. Nampak nya mereka menyadari jika narendra memang berkata jujur. Karena kedua nya sudah mengecek CCTV yang ada di cafe saat hari itu. Kini merea yakin juka narendra memang tulus kepada quin. Oh saat hari itu, quin masih dengan penampilan cupu nya.dan narendra menerima itu.


" hmm.. Oke lah kalau begitu. Kami sebenarnya sudah tahu juga kejadian itu. Hanya ingin melihat, apakah kamu akan berbohong atau tidak," jelas sadewa tersenyum. Narendra hanya melongo mendengar pernyataan sadewa.


" kami hanya tidak ingin quin terluka lagi. Kami sangat menyesal saat kemarin ia di permalukan oleh kedua keluarga brends*k itu. Rasa nya kami ingin menghancurkan mereka saat itu juga. " kata nakula dengan kilatan amarah yang terlihat jelas di mata nya.


" eh malah dia tahu sendiri dengan mata kepala nya sendiri dan berakhir di caci dan di hina oleh keluarga mereka, saat itu quin menangis dan mengadu kepada kami, " kenang nakula tersenyum pedih saat mengingat hari di mana quin datang dengan mata yang sembab dan bengkak.


" itu kali pertamanya kami melihat ia menangis setelah kematian paman dan bibi. Saat itu, seketika penyesalan kami semakin dalam. Kenapa kami tidak segera memberi tahu secara real kepada nya dan tidak hanya bukti berkas atau sekedar tulisan" sesal sadewa lagi. Aisyah nampak mengelus punggung sadewa untuk menenangkan sang kekasih.


Kevin dan narendra terhenyak saat mendengar kenyataan dan kejadian yang menimpa quin. Senyum ceria dan keisengannya selama ini ternyata ada setelah ia mengalami kejadian yang tidak mengenakkan. Meskipun narendra sudah tahu garis besar nya saat tengah menyelidiki latar belakang quin.

__ADS_1


Ruangan itu seketika hening setelah sadewa dan nakula menceritakan kejadian masa lalu quin. Sadewa dan nakula nampak masih menetralkan kembali perasaan mereka. Bagaimana pun mereka sangat merasa bersalah karena tidak bisa menjaga adik nya.


" lalu, apa yang akan kalian lakukan kepada mereka ?" pertanyaan kevin memecah keheningan di ruangan itu.


" kami tidak melakukan apa - apa, krena quin ingin dia sendir yang akan membalas semua. Kebetulan sekali mereka masuk ke adipati dan berbuat kesalahan." kata nakula.


" kesalahan ? Kesalahan apa? Bukankah nyali mereka cukup besar untuk melakukan kesalahan di dalam perusahaan yang cukup besar di negara ini ?" tanya kevin heran.


" heemm,, yah begitulah orang yang tamak dan tak tahu diri. Mungkin karena melihat hanya seorang gadis muda yang memimpin perusahaan besar itu jadi mereka meremehkan quin. Mereka menganggap quin hanya gadis yang baru saja lulus kuliah seperti anak - anak mereka. Bahkan mereka lupa jika quin buka hanya lulusan biasa. Dia S3 manajemen bisnis. Serta lulusan luar negeri. Entah darimana mereka melihat jika quin hanya gadis muda yang polos dan mudah tertipu" kata nakula lagi.


" dengar kalian berdua, jangan pernah meremehkan quin. Terutama kamu kevin, tadi narendra bilang jika kamu berdebat dengan quin kan. Hahh. Jika kam tahu kenyataan yang mengerikan dari nya kau yakin kamu akan terkencing di celanamu " peringat nakula lagi. Sadewa Hanya tersenyum saat mendengar peringatan nakula kepada kevin. Narendra dan Kevin mengernyit penasaran dengan ucapan nakula yang terdengar ambigu.


" kenapa ? apa ada yang belum aku ketahui ?" tanya narendra. Seingatnya ia telah mengumpulkan semua informasi quin.tapi ini malah ada yang ia lewatkan.


" di balik tampang polosnya itu, quin menggagalkan transaksi ilegal sebuah jaringan narkoba saat di London dulu ... ! "

__ADS_1


__ADS_2