Quinsha (Nona Muda Tersembunyi)

Quinsha (Nona Muda Tersembunyi)
bab 61


__ADS_3

Resepsi akan di laksanakan hari ini pula. Saat ini quin dan narendra berada di hotel aldebaran. Di kamar yang terpisah, quin di rias. Beberapa staff MUA yang sengaja di datangkan oleh yulia tengah bergegas memasangkan segala ornamen untuk menunjang penampilan quin yang aka menjadi ratu sehari ini. Wajah cantik quin semakin terlihat menawan dengan sentuhan riasan yang tidak terlihat tebal. Para staf diam - diam berdecak kagum dan iri dengan kecantikan alami yang di miliki oleh quin.


" nona, sebelum mengaplikasikan make up yang berlebih,, ada baiknya anda memakai gaun pernikahannya dahulu, " sara ketua MUA. Quin setuju dan segera mengikuti langkah wanita paruh baya di depan nya.



Saat melihat gaun yang akan di pakai hari ini, quin terpaku. Mata nya nampak berkaca kaca saat gaun itu ada di depan nya. Gaun berwana biru lembut dengan ciri khas salah satu karakter disney yang dia suka. Ia teringat perkataannya dahulu.


FLASHBACK ON


" waah princess ayah sedang gambar apa nih ?" tanya ayah prabu kala sore itu. roro, bunda nya juga nampak mendekat saat melihat sang suami berteriak antusias. Ia melihat gambaran anak gadis nya yang sudah berusia 14 tahun itu.


" ini desain rumah ayah, bunda, " jawab santai quin. Sesekali tangannya terlihat sibuk memoles kertas dengan pensil nya. Masih terlihat kasar desai nya, tpi prabu sudah bisa melihat bayangan seperti apa jika desain itu jadi secara sempurna.


" waah ini pasti akan bagus sekali, ini rumah impian quin ?" tanya roro.


" iya bunda, quin ingin jika nanti sudah dewasa dan menikah, rumah quin nanti akan seperti ini , " kata quin polos. Seketika tawa prabu dan roro pecah mendengar jawaban polos anak gadis nya.


" ha ha ha, jadi Quin akan memberikan desain ini pada calon suami quin ?" tanya prabu. Dia diam - diam merekam setiap ucapan anak gadis nya.


" heem, dan juga, jika nanti quin menikah, quin ingin hiasan nya adalah tema disney , " ucap quin lagi. Nampak binaran mata nya tersirat keinginan yang menggebu.


" kenapa disney ? Bukankah seperti anak - anak ?" tanya prabu heran.


" yeeee, ayah jangan salah. Quin uka suasana disney. Seperti terlihat hangat dan membawa keceriaan. Meskipun setiap kisah di disney tidak mudah, tapi mengajarkan beberapa pelajaran. Dan nampak suasana disney sangat penuh kegembiraan. Quin ingin di hari pernikahan quin nanti, semua orang bisa merasakan kehangatan dan kegembiraan seperti quin, " harap quin. Prabu dan roro nampak mengangguk - angguk paham dengan keinginan sang putri.


FLASHBACK OFF


' ayah bunda, apa ini hadiah dari kalian ? Apa ayah dan bunda memberi tahu pama dan bibi tentang keinginanku ?' batin quin terharu. Tak sengaja ia meneteskan air mata. Hati nya di penuhi dengan kegembiraan yang membuncah. Ia hampir saja melupakan keinginannya untuk menikah karena di tinggal kedua oran - tua nya. Dan telah mengubur lama keinginannya untuk desain rumah impian serta dekorasi pernikahan impiannya. Ia tak menyangka akan di pertemukan dengan narendra dan ia tak menyangka jika sang ayah serta bunda telah memasukkan keinginannya di wasiat yang disampaikan oleh paman dan bibi.


Quin segera memakai gaunnya dengan di bantu oleh beberapa staff MUA. Lalu acara make up nya di teruskan.

__ADS_1


.


.


di sebelah kamar quin.


Nampak narendra yang berjalan mondar mandir. Ia gelisah menanti pesta resepsi nya. Dia tadi dipisahkan dengan quin karena sang istri kan di make up. Di dalam ruangannya, ada kevin, sadewa, dan nakula yang sedari tadi hanya geleng - geleng kepala melihat tingkah laku narendra yang di luar nalar.


" bisakah kamu duduk diam ren, kepala ku pusing melihatmu mondar mandir nggak jelas " akhirnya Kevin mengeluarkan protes nya karena sudah tidak tahan lagi, narendra hanya melirik sekilas dan tetap mondar mandir.


Sadewa menghela nafas kasar. Kali ini ia setuju dengan kevin. Kepala nya juga ikut berdenyut melihat kegugupan adik ipar nya ini.


" bagaimana jika kamu mengunjungi kamar quin saja, " usul sadewa yang sudah tidak tahan dengan tingkah narendra. Narendra berhenti dan menoleh ke arah sadewa dengan mata yang berbinar. Kemudian dia segera bergegas menuju kaar quin. Sedangkan sadewa nakula, dan kevin menghembuskan nafas jengah.


di kamar quin.


CEKLEK


quin tengah berpikir, kenapa yulia dan bibi nya tidak memanggil jonathan saja ya, pasti reader juga ingat jonathan kan ? Si ahli make up yang membantu penyamaran quin. Ternyata jonathan sedang melakukan acara fashion show di new york dan tidak bisa datang di acara resepsi quin. Tapi ia sudah menelepon quin tadi saat sebelum ijab qabul dilaksanakan.


Back to topic.


Quin merasa jika pengaplikasian di area mata nya telah selesai,


" apa sudah bisa aku buka mata ?" tanya nya kepada keta tim MUA yang di kira masih ada di belakang nya. Tapi tidak terdengar jawaban. Quin mengernyit heran. Dia akhirnya membuka mata nya. Terlihat pantulan narendra di cermin. Quin menoleh dan tersenyum.


" cantik sekali, " nampak sekali narendra takjub dengan penampilan quin saat ini. Quin tersipu.


" benar kah ? Mas juga sangat tampan, jas ini terlihat cocok sekali dengan mas, " balas quin tersenyum tulus.


__ADS_1


Narendra memeluk quin dari belakang. Quin memegang tangan narendra yang melingkar di sekitar perutnya.


" terima kasih sudah menerima mas, " ucap narendra.


" mas sudah mengatakannya kemarin, quin yang harus nya berterima kasih, " jawab quin.


" mas cinta kamu, sayang. Jangan pernah tinggalkan mas, " kata Narendra lagi. Quin terkekeh.


" never. " bisik quin. Narendra membalikkan badan quin menghadap ke diri nya. Narendra menatap quin penuh cinta. Dia mulai mendekatkan bibir nya ke bibir quin. Quin sudah menutup mata nya.


Tinggal beberapa centi lagi pertemuan antar bibir itu, hingga ...


CEKLEK


" say.... Aduh ren. Mau kamu apakan menantu ibu " teriak ibu yang awalnya ingin memanggil menantu nya karena persiapannya sudah siap. Tapi ia malah di pertontonkan adegan live yang hampir rilis.


Narendra berdecak pelan saat sang ibu menganggu momen first kiss nya. Sedangkan quin langsung menunduk malu. Pipi nya bertambah merah.


" ibu, kenapa tidak ketuk pintu dulu sih, " sungut narendra, di dalamnya hati nya sangat malu tetapi ia menutupi dengan ke dataran wajahnya.


" dasar anak nakal, mau mencari kesempatan heh ? Mentang - mentang udah sah. Nggak bisa nunggu beberapa jam lagi apa " omel ibu. Narendra kembali mendengus. Quin tertawa kecil melihat interaksi antara anak dan ibu ini.


" sudah diam kamu, ayo quin. Dan kamu juga ren, acara akan segera di mulai" ibu kemudian menarik tangan kedua nya . Di depan pintu ternyata sudah menunggu ratih dan arjuna. Kedua nya nampak berkaca - kaca melihat princess kecilnya telah menikah dengan lelaki pilihannya.


Quin juga tak kalah sedih melihat pan dan bibi nya. Dia berjalan ke arah kedua nya dan memeluk mereka.


" sudah, nanti saja sedih - sedih ny, kit sudah di tunggu, " nakula tiba - tiba memotong adegan drama yang sepertinya akan terjadi. Di samping nya ada azizah yang mendampingi nya. Sedangkan sadewa juga ada aisyah di sampingnya. nampak nya hanya kevin yang santai tanpa ada gandengan.


rombongan Sadewa, nakula beserta pasangan, dan juga paman, bibi, ibu serta kevin akan memasuki ballroom hotel terlebih dahulu. Sedangkan narendra dan quin menunggu saat MC mempersilahkan pasangan pengantin masuk.


besok bab terakhir ya men temen πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2