
"Tapi apa buktinya? sekarang semuanya cuma omong kosong. Kamu dan kalungmu, udah nggak ada artinya untukku!" Lia meneteskan air mata yang sedari tadi dia tahan.
Kai tertegun melihatnya, tangan Kai mulai meraih wajah Lia, dia menghapus air mata yang menetes di pipi Lia saat itu.
Mata Lia dan Kai saling menatap, Steve hanya bisa diam melihat mereka dari kaca. Kai merasa sudah cukup mengenal Lia saat melihat dari mata Lia.
Sekarang hati Kai mulai menyadari kalau memang Lia lah yang bisa membuatnya tidak bisa mengontrol perasaannya. Bibir mereka mulai bertemu satu sama lain. Mereka mengabaikan kalau ada Steve dan Angel di dalam mobil bersama mereka.
Perasaan mereka mulai melayang. Kemudian Kai melepaskan kecupan lembut di bibir Lia. Lia serasa berada di dalam mimpi, tidak pernah terlintas bahwa dia akan melakukan hal itu dengan Kai.
"Steve, aku ingin bertemu kakek." Kai meminta Steve membawanya ke rumah Lia karena ingin bertemu Kakek Yee.
Steve mengiyakan permintaan Kai. Sekarang kekuatan Steve di bawah Kai, maka dari itu Steve menuruti kemauan Kai. Meskipun sebenarnya Steve merasa kesal karena Kai mencium Lia dihadapannya.
Setelah sampai didepan rumah Lia, terlihat sangat jelas semua kenangan Kai di sana. Saat Kai turun dari mobil, dia langsung bisa melihat semuanya dengan jelas.
Baru dia mengerti kenapa perasaan dia ke Lia berbeda.Ternyata karena memang dari awal dia dan Lia saling menyayangi meskipun mereka bukan pasangan kekasih.
"Kai," ucap Kakek Yee saat melihat Kai.
"Kakek." Kai langsung memeluk kakeknya yang sudah lama tidak dia temui.
Mereka saling melepas kerinduan antara kakek dan cucu kesayangannya. Sesaat Kai merasa hawa berbeda dari kakeknya itu. Kai melepaskan pelukannya, dia lalu menatap kakeknya itu dengan sangat pekat.
Kakek Yee hanya terdiam saat Kai melakukan aktivitasnya menatap kakek Yee. Setelah beberapa menit, Kakek Yee bertanya apa yang dilihat Kai saat menatap matanya.
"Apa yang kamu lihat?" tanya Kakek Yee.
"Kenapa kakek menyembunyikannya dariku?" tanya Kai sambil duduk di sofa.
"Kakek sengaja, jika suatu hari ilmu kamu sudah melebihi Steve dan orang tuamu, kamu pasti bisa menerawang lebih jauh lagi." Kakek Yee tersenyum.
Steve, Lia dan Angel hanya diam mendengarkan pembicaraan kakek dan Kai. Kai masih merasa kesal karena merasa dibohongi oleh kakeknya.
"Kai, kamu bukan anak kecil lagi. Kekuatan dan ilmu kamu juga sudah meningkat, sebentar lagi waktu kamu untuk menjalankan aoa yang menjadi tugas kamu." Kakek Yee menepuk bahu Kai yang marah padanya.
Kai masih diam tanpa sepatah katapun. Angel dan Lia masuk ke dalam kamar Lia untuk beristirahat. Steve masih tetap duduk bersama Kai dan Kakek Yee.
__ADS_1
"Kai, kamu sekarang sudah dewasa. Kenapa kamu marah sama kakek cuma masalh itu." Steve mencoba menjelaskan pada Kai agar tidak salah faham.
"Aku tau aku bukan anak kecil, tapi aku juga berhak tau ini dari dulu kan Steve! kamu bisa bicara seperti itu karena kamu sudah tau dari awal tentang kakek adalah Dhampire." Bentak Kai pada Steve.
"Sudah, sudah. Kalian tidak usah ribut. Iya kakek memang Dhampire, dulu kakek buyut kalian menikah dengan seorang manusia, bisa dibilang karena itu kakek termasuk Kaln Hybrida Juga. Tapi kakek lebih kuat dari Klan Hybrida karena kakek adalah Dhampire." Kakek Yee menjelaskan semuanya pada Steve dan Kai.
Kai baru mengerti alasan kakeknya menyembunyikan identitasnya. Kakek Yee tidak ingin Klan Hybrid mengetahui keberadaan Dhampire karena bagi Klan mereka Dhampire adalah ancaman untuk menghabisi mereka.
"Maaf kek, aku tidak bermaksud ...."
"Sudahlah, kakek tidak menyalahkan kamu. Cukup keluarga kita saja yang tau, kakek akan simpan lagi identitas kakek." Kakek Yee kembali menutup dirinya agar tercium oleh Klan Hybrida.
"Kai, apa ingatanmu sudah kembali?" Steve bertanya pada kai.
Kai tersenyum dan mengerutkan dahinya saat mendengar pertanyaan kakaknya itu. Kai mulai tertawa terbahak-bahak, sepertinya sang kakak sangat ingin tau tentang dia dan Lia.
"Kamu gila ya? aku bertanya malah diketawain." Steve mulai kesal pada Kai.
"Boleh nggak aku berpikir kalau kamu suka sama Lia," ucap Kai.
Kakek Yee memilih pergi ke kamarnya, karena dia tidak mau mencampuri urusan kedua cucunya. Bagi Kakek Yee, siapa pun yang dipilih Lia, dia pasti yang terbaik.
"Ayolah Steve, ngaku aja. Kamu suka kan sama Lia?" Kai masih memaksa Steve untuk mengakui perasaanya.
Tapi Steve tetap tidak mau mengakuinya, Steve tidak mau kalau Lia sampai tau kalau Steve menyukainya, Lia aka menjauhi Steve.
"Tidak! apaan sih kamu Kai," kata Steve kesal.
"Yah, baiklah. Jika memang kamu tidak suka dia, boleh dong dia untukku." Kai mulai menggoda Steve.
Steve merasa kesal saat mendengar Kai berkata seperti itu, tapi dia bisa apa. Steve mencoba tidak terpancing dengan pertanyaan-pertanyaan dari Kai.
"Hei kalian bicarain apa?" Angel tiba-tiba keluar dari kamar Lia.
"Nggak ada kok." Kai tersenyum.
Kemudian Kai masuk ke dalam kamar Lia. Lia yang sedang mandi tidak tau kalau Kai ada di dalam kamarnya, Lia meminta baju pada Angel karena dia berpikir Angel masih di dalam kamarnya.
__ADS_1
Kai mengambilkan satu pasang baju yang sudah tersedia di atas ranjang, dan langsung memberikannya pada Lia. Lia mengambilnya tanpa rasa curiga pada Kai.
Setelah mengenakan pakaiannya, Lia langsung keluar dari kamar mandi. Lia terkejut mendapati Kai terbaring di atas ranjangnya.
"Kai, apa yang kamu lakukan di sini?" Lia langsung bertanya pada Kai.
"Yah, aku tadi membantumu mengambilkan baju." Kai menjawab dengan santainya.
"Kamu pikir, kamu bisa seenaknya masuk kamar cewek?" Lia mulai marah.
"Aku biasa masuk ke dalam kamar Angel, dia nggak apa-apa tuh," ucap Kai masih sambil dengan posisi rebahannya.
Lia tambah kesal saat Kai mengakui kalau dia pernah masuk kamar Angel. Kemudian Lia mengusir Kai dari kamarnya. Saat Lia mensekati Kai, dia malah terpeleset oleh bercakan air dilantai, dan akhirnya jatuh tepat di atas Kai.
Kai terkejut, bibir Lia sudah menempel di bibir Kai. Mata mereka saling memandang dengan tatapan kaget, Lia manjadi salah tingkah saat itu, dan akhirnya Lia segera bangun dari posisinya saat ini.
.
.
.
.
.
MAAF JIKA MASIH ADA KESALAHAN DALAM PENULISAN CERITANYA ...
**JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN BINTANG NYA YA ...
DUKUNGAN KALIAN AKAN MEMBUAT AUTHOR SEMANGAT UNTUK UPDATE BAB SELANJUTNYA...
NANTIKAN KELANJUTAN CERITANYA PARA READERSKU**** ...
TERIMA KASIH ...
IG : Blue Flower
__ADS_1