
Jena mengikat perutnya untuk menghilangkan rasa curiga dari suaminya.sebelum waktunya dia akan menceritakan semuanya pada Nathan,
Setiap hari perut itu selalu ia ikat menggunakan korslet yg ia beli tempo hari lalu, badannya terasa sakit semua
Hingga akhirnya saat usia kehamilannya menginjak 5bulan. Nathan mengetahuinya
Back to story.
Jena tersenyum bahagia,ia mengusap perut buncitnya didepan cermin ,"Semoga kamu sehat selalu sayang,Ibu sudah tidak sabar ingin melihatmu hadir kedunia ini".
"Apa!!" Nathan terkejut mendapati Jena mengucapakan kata tersebut, pria itu masuk dan langsung menarik tangan Jena dengan kasar.
Wajah jena kembali ketakutan,ia memang belum memberi kabar apapun pada suaminya, Nathan . Jena takut jika Nathan tidak mau menerimanya. Dan dugaannya benar 100 persen. Nathan tidak menyukai bayi itu.
"Sejak kamu hamil!?hah!! Jawab Jena! Sejak kapan kamu Hamill!!!!!!!" Suaranya menggema begitu lantang .Jena hanya menunduk ketakutan, saat pria itu membentaknya begitu keras..
"Jena!! Jawab!!!"
Nathan memegang kedua bahu Jena kuat, bahkan gadis itu sampai merasa kesakitan karena cengkraman suaminya yg begitu keras.
"Nat, maaf . Tapi kehamilan ku sudah menginjak usia 5bulan,
"5 bulan katamu!!!
Ia mendorong Jena hingga tubuh gadis itu terhempas kebelakang sampai hampir jatuh,
"Anak siapa itu!! Anak siapa itu Jena!!!"
__ADS_1
"Ini anakmu Nath,hiks.. anakmu.. "Jena terisak,ia benar benar sudah terlalu Lelah menghadapi sikap suaminya
"Pasti itu anak Sean kan! Aku tidak mau menerima bayi itu!dia bukan darah dagingku!.. Kutalak kau Jena!"
Nathan pergi meninggalkanny sendirian ,Jena jatuh dalam tangisannya. Kakinya terasa begitu lemas mendengar kata talak dari mulut suaminya, Tangisannya semakin terisak .
Apakah ini akhir dari cerita Mereka?
______
Nathan memukul stir mobilnya berkali kali, mendapati penghianatan selama hidupnya 2x. Pertama Lisa yg membuatnya terpuruk dan kedua Jena,istrinya yg selama 5bulan sudah cukup ia percayai . Kecewa?ya benar Nathan merasa kecewa untuk sekarang, ia mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Tidak peduli jika nanti ia akan mengalami kecelakaan atau apapun itu. Pikiran dan hatinya benar benar kalut!
"Perempuan murahan!berani beraninya Kaka adik sama saja mengkhianatiku dengan berselingkuh!!!Argghhhhh!!!!".
______
Membanting pintu kamar Jena dan menarik istrinya dengan kasar.
"Nath?Sakit!.."
Mata nanar itu terlihat kembali,Jena kembali berkaca kaca melihat perlakuan Nathan yg semakin menyakitkan..
"Pergi!! Kemasi barang barangmu sekarang juga!!" Nathan melotot tajam kearah Jena. Ia benar benar tidak ingin melihat Jenq Kembali. Rasanya baginya sangat menjijikan.
"Nath!kamu mengusirku?"
"Ya!! Aku tidak mau tinggal bersama wanita murahan dan menjijikan sepertimu!! .
__ADS_1
"Nath, aku berkata jujur.. anak ini memang anakmu.. Kau lupa ?kau melakukannya malam itu"mohon Jena menjelaskan
"Berhentilah membuat kebohongan!!!! Aku sangat membencinya !!!"
Bentakan demi bentakan terus Nathan lontarkan dari mulutnya.
Ia menjadi tak sabaran ,tak mau mendengarkan penjelasan Jena yg bertele tele.. ia segera mengambil koper milik istrinya dan mengobrak Abrik seluruh pakaian Jena , memasukkannya secara acak kedalam koper tersebut.
"Nath.. tolong percayalah.. "Jena meraih lengan Nathan berusaha menghentikannya. Bukannya pria itu berhenti, justru Jena terlempar karena Nathan menghempaskannya begitu saja
"Akkhh..
Ia memegangi perutnya dan berusaha bangun kembali.,walau kesakitan dia harus tetap menjelaskan pada suaminya jika memang benar ini adalah anaknya.
Nathan sama sekali tak merasa kasihan pada Jena, ia bahkan tak mau melihat gadis itu kembali..
Segera menutup kopernya dan melemparnya kelantai
"Pergi!!!
Jena masih terus berusaha menjelaskan padanya tapi bukan respon baik yg Jena dapatkan,justru ia terhempas kembali kelantai Karena ulah suaminya yg mendorongnya dg keras. Pria itu seperti kesetanan tak peduli jika gadisnya tengah mengandung .masa bodoh baginya
Hingga perutnya tak sengaja menghantam koper miliknya sendiri ,
"Akkhh..
Bersambung
__ADS_1