
"Maaf kedatanganku mengejutkanmu Jisoo. "
"Iya
"Jena, aku ingin kau kembali denganku.. ikutlah bersamaku kekota kembali.. Ibu dan ayah juga sangat merindukanmu Jena.. "
"Bagaimana kabar Lisa ?
Ternyata Jena masih merasa bahwa Nathan hanya membohonginya. Gadis itu belum sepenuhnya mempercayai Suaminya.
"Aku tidak tau kabar gadis itu, aku tidak pernah berhubungan dengannya . Bahkan 5 tahun terakhir. Dia menghilang"
"Jadi karena Lisa menghilang?kau mendatangiku Nath?
"Tidak sayang.. aku benar benar ingin merubah semuanya.. aku ingin kita memulai lembaran baru.. bersama araya..."Pria itu mengusap lembut pucuk kepala putrinya
"Ibuu dia siapa??.."
Araya menoleh kearah Nathan sekilas lalu beralih menatap ibunya kembali
"Dia.. (Jena menatap Nathan sesaat)
Ayahmu Arraya.. "
"Ayahh?? Kata ibu ayah araya sedang bekerja diluar kota .jadi?sekarang?ayah sudah kembali ya?"
__ADS_1
Jena terdiam,matanya bersitatap dg Nathan . Keduanya mungkin bingung harus menjelaskan bagaimana lagi pada putrinya
"Halo Arayaa.. ini ayah.. Ayah memang benar bekerja diluar kota,seperti apa kata ibumu dan sekarang ayah sudah kembali.. Araya mau kan?ikut bersama ayah.. ?"
Gadis itu terdiam mencerna ucapan ayahny, ia meninggalkan meja belajarnya dan berhambur memeluk Jena ,ibunya
"Ibu.. araya tidak mau ikut ayah.. araya mau disini , araya mau jalan jalan lagi sama paman Sean.. "rengeknya
"Araya, ayo jalan jalan dengan ayah?araya tidak lupa kan?kemarin malam ayah berhasil mendapatkan boneka beruang untuk araya.. "Nathan terus berusaha membujuk putri kecilnya agar mau bersama dia
"Maaf Nat, sepertinya araya butuh waktu.. tolong jangan memaksanya.. lebih baik kau pulang dulu dan tinggalkan kami sekarang"
Jena beranjak bangun sembari menggendong putri kecilnya
"Jangan sebut dia putrimu jika kau dulu pernah menyia-nyiakannya ,maaf.. silahkan pergi.. aku juga butuh waktu untuk memikirkannya.. "
"Baiklah Jena, aku akan datang lagi kemari besok,"
Jungkook mendekat, ia memeluk keduanya , mencium kening hangat Jena ,juga mencium putrinya.. "ayah pulang dulu yaa.. Jangan nakal bersama ibu.. " pria itu kembali mengusap rambut putirnya yg terurai panjang
Keduanya menyaksikan kepergian Nathan yg semakin menjauh ,
"Ibuu. Aku takut melihat paman itu . " Tunjuk Araya pada mobil Nathan yg semakin menjauh
"Arayaa, dengarkan ibu.. araya tidak boleh membenci ayah walaupun ayah sangat menakutkan.. hm?araya mengerti kan apa maksud ibu?..,
__ADS_1
Gadis kecil itu kembali mengangguk paham..
"Kenapa ayah araya bukan paman Sean saja ibu?paman Sean baik dengan Arayya.. "
"Sayangg . Tidak semua orang baik itu akan menjadi keluarga kita.. Walaupun paman Sean baik, tapi paman Sean mempunyai kehidupan sendiri . Kelak paman Sean juga akan mempunyai seorang anak yg sama cantiknya dengan Araya.. "
Jena memberi paham pada putrinya. Ia mencolek hidung mancung putrinya sembari berkata hal demikian.
Araya kembali menyenderkan kepalanya kebahu Jena, gadis kecil itu terlihat lelah.. sudah saatnya jam tidur siang baginya
_____
Setelah menidurkan Araya, Jena mencoba menghubungi Sean berkali kali namun tidak ada Jawaban
"Kemana km Sean?kenapa km menghilang begitu saja dariku ."
Kecemasan Jean semakin menjadi jadi saat ponselnya kembali tidak aktif saat ia berusaha menghubunginya.
"Maaf nomor yg anda tuju sedang tidak aktif atau berada diluar jangkauan...silahkan hubungi beberapa saat lagi.. "
"Sean.. ayo angkat teleponnya! Kumohon.. !"
Bersambung... .
Tahap revisi🙏🏻
__ADS_1