Reincarnated Into A Parallel World(Dropped)

Reincarnated Into A Parallel World(Dropped)
Bermain pedang²an


__ADS_3

Bab 19


Di dalam kamar pribadi, Greg mulai merasakan efek samping dari obat perangsangnya.


Dia melihat ke arah pria paruh baya yang bersamanya. "Entah kenapa aku merasa bahwa wajahmu menjadi cantik".


Ketika pria paruh baya itu mendengar perkataan Greg, tubuhnya langsung merinding. "A..apa yang kamu katakan,sadarlah".


Greg mendekatinya dan mencoba memeluknya, Namun pria paruh baya itu berhasil menghindar dan berlari menuju pintu.


"Tolong, siapapun tolong aku". Pria paruh baya itu terus menggedor pintu.


Olive terkejut mendengar itu. "A.. apa yang terjadi di dalam?".


Andrew menggelengkan kepalanya. "Tidak ada apa apa, mereka hanya sedang bersenang senang".


"Tolong". Pria paruh baya itu terus berteriak.


Greg kemudian berhasil menangkapnya. "Jangan lari lagi, ayo kita habiskan waktu bersama".


"Ti.. tidak, sadarlah". Pria paruh baya itu meringis.


Greg tidak menghiraukannya, dia melepaskan pakaiannya dan juga pakaian pria paruh baya itu.


Akhirnya Greg menusukan senjatanya ke pantat pria paruh baya itu.


"Tidaakkkk". Pria paruh baya itu berteriak kesakitan.


Setelah beberapa waktu mereka akhirnya selesai dengan bermain pedang pedangan, Andrew kemudian masuk bersama dengan Olive.


Mereka melihat Greg dan pria paruh baya itu sudah mengenakan pakaian mereka kembali, dan duduk di kursi mereka.


Andrew mengambil HP nya dan kemudian duduk bersama Olive. "Jadi sekarang kita bisa menanda tangani bisnis".

__ADS_1


"Kami tidak jadi berbisnis dengan kalian, kami sudah menemukan partner bisnis yang lain". Greg menjawabnya.


"Bagaimana bisa begitu?". Olive terkejut dan langsung berdiri.


"Karena bisnis mereka lebih menguntungkan untuk kami". Pria paruh baya itu menjaaab dengan santai.


Olive berkata dengan tidak percaya. "Bukankah kalian sudah berjanji dengan kami?".


"Ya, tapi kami berubah pikiran". Greg berkata dan ingin langsung pergi.


"Kalian yakin ingin membatalkan kerja sama bisnis dengan kami?". Andrew bertanya.


"Tentu saja yakin". Greg membalasnya.


Andrew kemudian berkata dengan dingin. "Aku tau tujuan kalian adalah untuk memperkosa Olive di sini. Tapi karena kalian gagal, kalian membatalkanya".


Mendengar itu Olive terkejut. "B.. benarkah?".


"Bagaimana jika itu benar? apakah kalian ada bukti?". Pria paruh baya itu berkata dengan sombong.


"Hehe, Jika begitu kalian sama dengan memfitnah kami, kalian bisa masuk penjara". Pria paruh baya itu terkekeh.


Andrew kemudian mengeluarkan HP nya dan berkata. "Tapi aku mempunyai ini".


Andrew kemudian memperlihatkan Video saat mereka bermain pedang pedangan.


Andrew menyimpan kembali HP nya dan berkata. "Jika kalian membatalkan kerja sama dengan kami, maka Video kalian akan menjadi pencarian terbanyak di Media Sosial".


"Hapus video itu". Greg berkata dengan marah.


"Aku akan menghapusnya jika kalian setuju bekerja sama dengan kami". Andrew tersenyum.


Greg kemudian berkata dengan sangat marah. "AKU BILANG HAPUS, JIKA TIDAK KAMI AKAN MEMBUATMU TIDAK BISA MELIHAT MATAHARI LAGI BESOK".

__ADS_1


"Kalian boleh mencobanya". Andrew berkata dengan main main.


Mendengar itu Greg bergerak ke arah Andrew dan mencoba memukulnya, Namun Andrew menangkisnya.


*Prak*


Andrew mematahkan tangan Greg dengan sekali gerakkan.


"Aakkhh"


Greg menjerit kesakitan, dia kemudian memerintahkan pria paruh baya itu untuk menolongnya. "Tolong aku, habisi dia".


Pria paruh baya itu berlari ke arah Andrew, Namun sebelum dia menyentuh Andrew. Andrew melemparkan Greg ke arahnya.


Kemudian dia menendang Greg dan mengakibatkan mereka berdua terpental.


*Gubrak*


Olive yang melihat itu terkejut dan berkata dengan khawatir. "Apakah mereka baik baik saja? bagaimana kalau mereka melapor ke polisi?".


Andrew berkata dengan santai. "Tenang saja, mereka tidak akan berani melakukannya".


Andrew menghampiri Greg dan berkata dengan dingin. "Jika kalian tidak menanda tangani kerja sama, aku akan membuat kalian menghabiskan hidup di ranjang rumah sakit".


"Ba.. baik akan aku tanda tangani". Greg berkata dengan cepat.


Andrew kemudian mengambil surat kerja sama dari Olive dan menyuruh Greg untuk langsung menanda tanganinya.


Setelah Greg menanda tangani surat itu, Andrew kemudian membawa Olive kembali ke perusahaan.


Sebelum Andrew keluar ruangan, Greg bertanya dengan lemah. "Bukankah aku sudah menanda tangani kerja sama? jadi hapus Video kami".


Andrew kemudian berkata dengan bingung. "Apakah aku pernah mengatakan akan menghapusnya jika kau menanda tangani kerja sama?".

__ADS_1


Mendengar itu Greg langsung pingsan karena marah, Andrew kemudian kembali ke perusahaan bersama Olive.


__ADS_2