
Bab 29
Beberapa saat kemudian mereka akhirnya tiba di tempat parkir, Dan mereka terkejut melihat sebuah mobil mewah berwarna merah terparkir di sebelah mobil Edie.
"Jangan bilang kalau itu mobil Andrew?"
"Kurasa tidak mungkin"
"Ya, memangnya berapa gaji seorang penjaga keamanan?"
Teman teman sekeleas Andrew saling bergumam ketika melihat sebuah mobil mewah berwarna merah.
Mereka tidak percaya kalau mobil itu milik Andrew, lagipula gaji seorang penjaga keamanan tidak akan cukup untuk membeli mobil itu walau terus bekerja selama 10 tahun.
Namun mereka dikejutkan dengan bunyi mobil merah itu.
*Bip*
Andrew mengeluarkan kunci dari sakunya dan menekan tombol untuk menyalakan mobil itu.
"Ya tuhan, mobil itu benar benar miliknya"
"Wow, memangnya berapa gaji penjaga keamanan saat ini hingga dia bisa membeli mobil mewah ini?"
"Sepertinya aku akan menjadi penjaga keamanan saat pulang nanti"
Edie menjadi sangat marah saat melihat semua itu, urat urat menonjol di dahinya dan wajahnya menjadi sangat merah.
Andrew mempersilahkan Katherina untuk masuk ke dalam mobilnya.
"Silahkan masuk"
Andrew membukakan pintu mobil untuknya, kemudian Katherina masuk dengan anggun sambil tersenyum dengan sangat bahagia.
Setelah itu Andrew masuk ke dalam mobil bersama dengan Rose, mereka bertiga duduk di depan dengan Rose ditengah mereka.
*Vrom*
Mobil menyala dengan suara yang sangat bagus, kemudian Andrew menyapa semua teman sekelasnya.
"Baiklah teman teman, aku dan Katherina akan kembali lebih dulu"
"Oh, dan Maafkan aku Lucas, aku tidak bisa mengantarkanmu"
__ADS_1
"Oh, kau tidak perlu merasa tidak enak, yang lebih penting kamu harus mengantarkan Katherina dengan selamat". Lucas berkata dengan penuh pengertian.
Dia juga memasang wajah senyum yang seperti orang cabul .
*Vrom* *Vrom*
Andrew akhirnya menjalankan mobilnya dan pergi meninggalkan semua teman sekelasnya yang tercengang.
Setelah Andrew menghilang dari pamdangan mereka, mereka semua mulai saling berbincang lagi.
"Apakah menurutmu itu mobil Andrew?"
"Kurasa dia menyewanya, tidak mungkin seorang penjaga keamanan bisa mempunyai mobil seperti itu"
"Iya, aku baru ingat kalau mobil seperti itu bisa di sewa, kenapa aku percaya begitu saja, sial"
Sementara itu Edie sangat marah dengan apa yang terjadi hari ini, dia kemudian menelpon seseorang.
[Halo Tuan Muda]. Suara terdengar dari sisi lain Telpon.
"Aku ingin kamu menghabis seseorang untukku, aku akan mengirimkan fotonya untukmu". Edie berkata kepada orang di sisi lain Telpon.
[Siap Tuan Muda]. Orang dari sisi lain Telpon menjawab dengan tegas.
Kemudian dia menutup telponnya dan bergumam. "Siapa pun yang berani memepermalukanku, maka aku akan membuatnya sengsara".
Edie masuk ke dalam mobilnya dengan senyum licik.
.....
Sementara itu Andrew dan Katherina sudah jauh meninggalkan hotel tempat Reuni mereka.
Andrew akhirnya menanyakan alamat Katherina.
"Katherina, dimana kamu tinggal? aku akan langsung mengantarkanmu ke tempat tinggalmu"
Katherina kemudian memberitahukan alamat tempat tinggalnya kepada Andrew.
"Hanya sedikit orang yang tahu alamatku ini, karena jika banyak orang tau, mungkin tempat tinggalku akan penuh dengan penggemar setiap harinya"
Mendengar itu Andrew menggodanya. "Apakah itu berarti aku orang yang spesial bagimu?"
Mendengar itu pipi Katherina memerah dan dia berkata dengan gugup. "I... iya k.. kamu a.. adalah o... orang y.. yang S.. spesial bagiku".
__ADS_1
"Seberapa Spesial itu?". Andrew kembali menggodanya.
"S.. sangat Spesial". Katherina menjawab dengan gugup.
Andrew kemudian tertawa. "Hahaha, ternyata seorang artis terkenal bisa bersikap seperti ini juga".
Mendengar itu Katherina menjadi semakin malu, dan dia menutup wajahnya dengan tangannya.
"Ayah, lihat wajah bibi Katherina sangat merah seperti tomat". Rose berkata dengan lucu.
"Hahaha, munkin bibimu ini sedang demam". Andrew tertawa sambil mengelus kepala Rose.
Mendengar Rose mengoloknya, Katherina menjadi semakin malu. diapun memalingkan wajahnya melihat ke luar jendela.
Setelah beberap saat akhirnya mereka tiba di Apartemen Katherina, Andrew mengantarkannya hingga masuk ke dalam dengan selamat.
Di depan pintu kamar Apartemennya, Katherina berkata kepada Andrew dengan wajah bahagia.
"Terima kasih untuk hari ini, aku sangat senang dapat bertemu denganmu lagi"
"Santai saja, kita adalah teman lama"
Andrew melambaikan tangannya dengan santai.
"Teman ya". Katherina bergumam dengan sedih.
"Tunggu dulu sebentar"
Katherina masuk ke dalam Apartemennya, setelah beberapa saat di keluar membawa sebuah tiket.
"Ini adalah tiket konserku, kuharap kamu akan datang bersama Rose dan Istrimu"
Andrew mengambil tiket itu dan berkata. "Terima kasih, aku pasti akan datang".
"Kalau begitu aku pulanh dulu"
Andrew kemudian berbalik dan pergi meninggalkan Katherina sendirian.
'Aku sangat bahagia walau hanya dapat melihatmu saja'. pikir Katherina.
Setelah keluar dari Apartemen Katherina, Andrew masuk ke dalam mobilnya bersama dengan Rose.
Kemudian Andrew menyalakan mobilnya dan menuju pulang ke rumah Grace.
__ADS_1