Reincarnated Into A Parallel World(Dropped)

Reincarnated Into A Parallel World(Dropped)
Berduet


__ADS_3

Bab 27


Setelah mereka semua selesai minum, mereka kembali membahas masalah pencapaian bisnis mereka.


"Hey, kudengar Edie sedang melakukan kerja sama bisnis dengan Grup SG"


"Ya, aku juga mendengarnya"


"Apakah itu benar Edie?"


Mendengar itu Edie menjadi sangat bangga dan berkata dengan senyum. "Ya, aku sangat beruntung bisa bekerja sama dengan Grup SG, salah satu Raksasa Bisnis kota C".


"Wow, seperti yang diharapkan dari Edie"


"Ya, tidak seperti seseorang yang tidak diketahui sedang bekerja apa"


"Ehem, Andrew, kalau boleh tau bisakah kamu memberitahu kami apa pekerjaanmu?"


Mendengar itu Andrew menjawabnya dengan santai. "Aku bekerja sebagai penjaga keamanan".


"Penjaga keamanan? berapa gajimu perbulan?"


"Cukup untuk biaya hidupku dan putriku". Andrew kembali menjawabnya dengan santai.


"Kasihan sekali kamu"


"Ya, bukankah dulu di sekolah kamu pintar? bagaimana bisa menjadi seorang penjaga keamanan?"


"Hey, apa kau tidak tau? pintar saja tidak cukup untuk berbaur di masyarakat, Yang penting itu Koneksi"


"Sayang sekali"


Andrew menanggapi perkataan mereka semua dengan santai. "Tidak apa apa, aku bersyukur dengan pekerjaanku sekarang".


Mendengar Andrew bekerja sebagai penjaga keamanan, Edie mencoba untuk terlihat menjadi seorang dermawan di hadapan Katherina.


"Andrew, bagaimana kalau kamu bekerja di Perusahaanku? aku akan memberikanmu gaji 3 kali lipat dari gajimu saat ini"


"Sebelumnya terima kasih, namun aku akan tetap bekerja di perusahaanku". Andrew menolak dengan sopan.


"Hey Andrew, Edie sudah menawarkanmu sebuah pekerjaan, mengapa kau menolaknya"


"Ya, itu sungguh membuang Rejeki yang di berikan kepadamu"


"Ya, padahal Edie sudah mau berbaik hati untuk mempekerjakanmu"

__ADS_1


"Tidak apa apa teman teman, Andrew mungkin punya alasannya sendiri untuk menolaknya". Edie berkata dengan senyum ramah di wajahnya.


'Sial, beraninya dia menolakku di depan banyak orang dan juga Katherina. Tunggu saja, aku akan membalas penghinaan ini'. Pikirnya dengan marah, namun wajahnya tetap mempertahankan senyum palsu.


"Seperti yang di harapkan dari Edie, dia memiliki hati yang besar"


"Ya, jika aku jadi Edie, mungkin aku akan langsung sangat marah"


Lucas yang dari tadi diam akhirnya bergumam dengan pelan yang hanya bisa di dengar oleh Andrew. "Munafik".


"Ayo semuanya, kita bernyanyi"


"Ya"


Akhirnya mereka semua bernyanyi dan menari dengan bebas di ruangan itu.


Kemudian seseorang mengusulkan pendapatnya. "Bagaimana kalau Edie dan Katherina berduet? aku yakin mereka akan terlihat sangat romantis"


"Ya, itu ide yang bagus"


"Duet" "Duet" "Duet"


Mendengar itu Edie mencoba untuk tampil mempesona di depan Katherina. "Kalian semua jangan memaksa Katherina, jika dia tidak mau maka tidak perlu dipaksakan"


"Yah, padahal kami menunggu duet kalian"


Katherina yang tadi hanya diam akhirnya angkat bicara. "Baiklah, aku akan berduet dengan Edie".


"Ya, itulah yang kami inginkan"


Akhirnya Katherina dan Edie berduet menyanyikan lagu Thomas Arya dan Iqa Nizam yang berjudul Izinkan.


Beberapa saat kemudian suara musik melow terdengar dengan sangat merdu. Kemudian Mereka mulai bernyanyi.


[Edie]


~Sampai bila


Diriku ini harus menanti


Satu kata


Ya darimu, oh pujaan hati~


[Katherina]

__ADS_1


~Bersabarlah


Kuharap dirimu dapat mengerti


'Ku tak ingin


Terluka untuk yang kedua kali~


Suara Edie terdengar sangat buruk, seperti kucing yang sedang kawin. Namun orang orang diruangan itu tetap mendengarkannya seakan suaranya sangat merdu.


Berbanding terbalik dengan suara Katherina yang sangat luar biasa merdu, Seperti yang diharapkan dari seorang artis.


Beberapa saat kemudian akhirnya mereka berdua selesai bernyanyi.


*Prok* *Prok* *Prok*


Penonton bertepuk tangan dengan meriah.


"Luar biasa, kalian berdua terlihat sangat cocok menyanyikan lagu itu"


"Ya, kalian seperti pasangan yang sudah di tentukan oleh surga untuk bersama"


"Kalian semua terlalu memujiku, aku masih tidak ada apa apanya dengan seseorang". Edie berkata dengan senyum palsu.


"Seseorang lebih bagus dari Edie? siapa itu?"


Edie kemudian mengarahkan pandangannya kepada Andrew. "Tentu saja orang itu adalah Andrew".


"Andrew, apakah kamu bersedia untuk berduet dengan Katherina? biarkan semua orang mendengar suaramu yang merdu"


Mendengar itu Andrew mengangguk. "Baiklah, aku tidak keberatan".


"Rose, kamu disini dulu bersama paman Lucas oke?"


"Baik Ayah"


Andrew kemudian maju kedepan dan mengambil Microphone dari Edie.


Lalu dia bertanya kepada Katherina. "Lagu apa yang ingin kamu nyanyikan?".


"Biar kamu saja yang menentukannya". Katehrina berkata dengan senyum di wajahnya.


Andrew membalasnya dengan santai. "Aku bisa semua lagu, jadi kamu saja yang menentukannya".


"Baiklah kalau begitu, bagaimana dengan lagu Indah Cintaku?". Katherina bertanya kepada Andrew.

__ADS_1


"Baiklah, aku tidak keberatan". Andrew mengangguk.


__ADS_2