Reincarnated Into A Parallel World(Dropped)

Reincarnated Into A Parallel World(Dropped)
Makan Ikan Hasil Memancing


__ADS_3

Bab 6


Setelah beberapa waktu, akhirnya Andrew dan Rose tiba dirumah sewaannya yang kumuh, Andrew memarkirkan sepedanya dan menurunkan Rose dari keranjang sepeda.


Lalu mereka masuk kedalam rumah, begitu masuk kerumah, Andrew langsung memerintahkan Rose untuk mandi. "Rose, kamu mandilah dulu, baru setelah itu kita akan memasak ikannya".


Rose menarik celana Andrew dan berkata. "Ayah, bagaimana kalau kita mandi bersama?".


Mendngar itu Andrew mendekatkan wajahnya ke wajah Rose dan bertanya dengan lembut. "Apakah Rose takut mandi sendiri?".


Rose menggelengkan kepalanya dan berkata dengan manis. "Tentu saja Rose tidak takut, Rose hanya ingin mandi bersama dengan Ayah, apakah itu tidak boleh?".


Andrew tersenyum dan mengelus kepala Rose dengan lembut. "Tentu saja boleh, kalau begitu, ayo kita pergi kekamar mandi".


Andrew meletakkan ikan hasil pancingan Rose di dapur, kemudian dia membawa Rose ke kamar mandi.


Di kamar mandi, dia membantu Rose untuk melepaskan pakaiannya, dia juga berkata. "Rose, jika orang lain mengajakmu mandi bersama, kamu jangan mau".


Rose bertanya dengan bingung. "Kenapa Ayah?".


Andrew kemudian menjelaskan. "Kita tidak tau apa yang ada dalam pikiran orang itu, Ayah takut jika orang itu berpikiran aneh".


Andrew juga menambahkan. "Jika kamu mau mandi bersama, itu harus dengan sesama jenis. dan juga orang yang kamu kenal".


Rose mengangguk dengan patuh. "Baik Ayah, Rose akan mengingatnya".


Setelah selesai melepaskan pakaian Rose, Andrew membawanya ke wadah air, lalu dia memandikan Rose.


*Byur* *Byur*


Andrew menggosokan tubuh Rose dengan sabun. "Rose berbaliklah, Ayah akan membersihkan bagian belakangmu".


Rose kemudian berbalik, lalu Andrew menggosokan sabun ke tubuh bagian belakang Rose.


Setelah selesai Andrew membilasnya kembali dengan air.

__ADS_1


*Byur* *Byur*


Setelah tubuhnya bersih, Rose berkata kepada Andrew. "Ayo Ayah mandi juga, biarkan aku membantu membersihkan punggung Ayah".


"Baiklah". Andrew kemudian melepaskan bajunya dan melepaskan celana panjangnya, akhirnya dia hanya memakai celana pendek.


*Byur* *Byur*


Andrew mengguyurkan air ke tubuhnya, kemudian dia membersihkan tubuhnya dengan sabun.


Rose juga mengambil sabun dan mengeluarkannya sedikit di tangannya, lalu dia menggosokan tangannya hingga berbusa.


"Ayah, biarkan aku membasuh punggungmu". Rose kemudian menggosokkan tangannya ke punggung Andrew.


"Wow, punggung Ayah terasa sangat kokoh". Rose berkata dengan kagum sambil terus menggosok tangannya.


Andrew tersenyum. "Itu karena Ayah terus rajin berolahraga".


'Karena pemilik lama tubuh ini adalah orang yang rajin berolahraga, jadi aku tidak perlu susah payah berolahraga untuk membuat tubuhku kekar'. Pikirnya


Setelah beberapa saat akhirnya Rose selesai membersihkan punggung Andrew, Kemudian Andrew membilas tubuhnya dengan air.


*Byur* *Byur*


Kemudian dia juga menggosokan handuk ke tubuhnya hingga airnya mengering, lalu dia membawa Rose untuk berpakaian.


Di kamar Rose, Andrew memasangkan Baju dan Celana untuk Rose. "Angkatlah tanganmu Rose, Ayah akan memasangkanmu baju".


Rose kemudian mengangkat kedua tangannya ke atas, lalu Andrew memasangkan bajunya.


Andrew kemudian membuka celana Rose agar dia bisa memasukkan kakinya dengan mudah. "Rose,masukanlah kakimu kesini".


Lalu Rose memasukkan kakinya ke lubang celana, akhirnya baju dan celana Rose terpasang dengan rapi.


"Tunggu Ayah sebentar". Andrew kemudian juga memasang pakaian untuk dirinya sendiri.

__ADS_1


Setelah selesai dia mengajak Rose untuk memasak ikan. "Baiklah Rose, mari kita memasak ikan hasil tangkapanmu".


"Ayo". Rose berkata dengan bahagia.


Mereka berdua kemudian berjalan ke dapur, ketika di dapur Andrew langsung mengambil ikan yang ada di wadah.


Lalu dia mengangkatnya dan meletakkannya di sebuah meja yang ada di dapur.


Andrew memukul kepala ikan itu hingga akhirnya ikan itu mati, Kemudian dia membersihkan sisik itu dengan pisau. Rose memperhatikan Ayahnya membersihkan ikan dari meja makan yang ada di dapur.


Andrew membersihkan bagian dalam perut ikan dan juga memotongnya menjadi dua bagian, lalu dia mencuci ikannya dengan air, Kemudian dia meletakkannya di piring, Akhirnya Andrew mencampurkan bumbu penyedap rasa ke ikan itu.


Sambil menunggu bumbu meresap, Andrew memanaskan wajan untuk memasak ikan.


Beberapa saat kemudian wajannya sudah panas dan sepertinya bumbunya juga sudah meresap kedalam daging ikan.


Akhirnya Andrew memasukkan ikannya ke dalam wajan, dia terus membolak balikan ikannya agar matang dengan merata.


Beberapa saat kemudian ikannya sudah matang, Lalu Andrew mengangkatnya dan menitiskan minyak supaya ikannya tidak terlalu berminyak.


Kemudian dia meletakkan ikan yang sudah matang ke piring yang sudah disediakan, lalu dia membawanya ke meja makan.


Rose yang melihat ikannya sudah matang langsung berkata dengan gembira. "Yay, akhirnya ikan tangkapan Rose sudah matang".


Andrew mengajak Rose untuk mencuci tangan terlebih dahulu. "Rose, sebelum makan, ayo kita cuci tangan dulu".


Rose mengangguk dengan patuh, lalu dia mencuci tangannya menggunakan sabun, kemudian membilasnya, lalu dia kembali ke meja makan.


Andrew juga sudah selesai mencuci tangannya, lalu dia duduk di meja bersama dengan Rose.


Andrew mencubitkan ikan dan memberikannya kepada Rose. "Pelan pelan memakannya, ikannya masih sedikit panas".


Rose mengunyah ikan itu dengan mulutnya, kemudian dia merasakan rasa yang sangat lezat, dia pun langsung berseru. "Wow, ikan ini terasa sangat lezat".


Andrew tersenyum dan berkata. "Ya, ikan hasil tangkapan sendiri adalah yang terbaik".

__ADS_1


Akhirnya mereka berdua makan dengan bahagia, beberapa saat kemudian ikannya sudah habis, lalu Andrew mengajak Rose untuk menggosok giginya sebelum tidur.


Setelah selesai menggosok gigi, Andrew membawa Rose ke kamar untuk tidur. karena mereka hanya punya satu kamar, jadi mereka tidur bersama, kemudian mereka berdua tertidur dengan pulas.


__ADS_2