
Bab 28
Beberapa saat kemudian suara gitar terdengar diiringi dengan musik yang lain.
[Andrew]
~Ku ingin kau tahu
Ku ingin kau selalu
Dekat denganmu setiap hariku~
[Katherina]
~Sudahkah kau yakin
Untuk mencintaiku
Ku ingin hanya satu tuk selamanya~
[Andrew & Katherina]
~Ku tak melihat dari sisi sempurnamu
Tak perduli kelemahanmu
Yang ada aku jatuh cinta
Karena hatimu~
Suara mereka berdua sangat merdu dan serasi. tidak seperti suara Edie, suara Andrew sangat merdu.
"Wow, aku tidak menyangka suara Andrew sangat merdu"
"Ya, memang benar apa yang dikatakan Edie bahwa suara Andrew merdu"
'Sial, mengapa jadi seperti ini? aku berniat untuk mempermalukannya karena kupikir dia tidak bisa bernyanyi'. Pikir Edie dengan kesal.
Namun wajahnya tetap tersenyum dan berkata. "Sudah kubilang".
Andrew dan Katherina terus bernyanyi dengan sangat mantap, mereka terlihat seperti pasangan yang baru saja jatuh cinta.
__ADS_1
Sambil bernyanyi Katherina mengingat masa lalunya. Dimana saat itu dia masih menjadi siswi yang biasa biasa saja.
Dia dulu terlihat kucel dan bodoh, tidak ada yang mau berteman dengannya. Namun suatu hari seorang pria tampan mau berbicara dengannya.
Pria itu membantunya dalam belajar, pria itu juga selalu membantunya setiap dia menghadapi masalah.
Pria itu selalu menghiburnya dengan cerita lucu dan juga senyumnya yang menawan.
Dan pria itu membuatnya menjadi lebih bersemangat untuk menjalani hidupnya.
Tentu saja pria itu adalah Andrew, Andrew saat itu tidak terlalu memikirkan kepada siapa dia berbuat baik. Dia hanya membantu jika ada yang membutuhkannya.
Perlakuan Andrew itulah yang membuatnya jatuh cinta, dia pun bertekad untuk merubah hidupnya agar pantas bersanding dengannya.
Katherina mulai dari merubah penampilannya hingga menjadi sangat cantik.
Dia juga belajar bernyanyi dan juga Akting, semua itu dilakukannya hanya untuk pria yang di cintainya.
Akhirnya kini dia menjadi Artis terkenal dan di cintai banyak orang. Banyak Tuan Muda yang menyatakan cinta kepadanya, Namun dia menolak mereka semua.
Dia melakukan semua itu hanya untuk pria yang di cintainya, Yaitu Andrew.
Beberapa saat kemudian mereka berdua akhirnya selesai bernyanyi.
*Prok* *Prok* *Prok*
"Woah, Luar biasa"
"Ya, sangat Romantis"
"Kyaa, seandainya aku bernyanyi dengan Andrew, aku rela umurku berkurang 10 tahun"
Para penonton berteriak dengan histeris, mereka sangat menikmati lagu yang di nyanyikan oleh Andrew dan Juga Katherina.
"Wow, Ayah sangat luar biasa". Rose bertepuk tangan dengan bangga.
"Aku juga tidak menyangka dia sangat hebat dalam menyanyi". Licas berkata dengan tidak percaya.
'Pemilik tubuh lama sebenarnya tidak bisa bernyanyi, namun berbeda denganku. Seorang pembunuh bayaran harus ahli dalam banyak bidang, jadi bernyanyi adalah hal mudah bagiku'. Pikir Andrew.
"Luar biasa sekali kalian berdua, ayo kita nikmati kembali pestanya". Edie berkata dengan senyum di wajahnya.
__ADS_1
Andrew kembali ke tempat duduknya, Rose langsung bertanya padanya setelah Andrew berada didekatnya.
"Ayah, kapan kamu belajar bernyanyi?"
Andrew tersenyum dan mengelus kepala Rose. "Ayah sebenarnya sangat hebat dalam menyanyi, namun Ayah tidak ingin menampilkannya di depan umum, namun karena hari ini adalah sebuah Reuni, jadi Ayah mengeluarkan Skill menyanyi Ayah".
"Wow, itu luar biasa, Apakah Ayah bisa mengajari Rose bernyanyi?". Rose bertanya dengan penuh harap.
"Tentu saja, Ayah akan mengajari Rose sampai Rose menjadi sangat hebat dalam bernyanyi". Andrew berkata dengan senyum ramah.
"Yey, aku sayang Ayah"
Rose memeluk Andrew dengan sangat bahagia.
Katherina yang melihat kedekatan Andrew dan Rose merasa sangat masam dihatinya. 'Seandainya aku lebih cepat menyatakan perasaanku, mungkin orang yang menjadi anaknya adalah anak kami'
'Walaupun dia sudah mempunyai anak dan istri, itu tidak akan menghalangiku untuk tetap mencintainya. Aku hanya akan mencintainya dalam diam'. pikirnya
Beberapa saat kemudian pesta akhirnya selesai, mereka akhirnya bersiap untuk pulang.
Edie kemudian bertanya kepada Katherina. "Katherina, apakah asistenmu akan menjemputmu? jika tidak aku yang akan mengantarmu".
Katherina menggelengkan kepalanya. "Tidak perlu, aku bisa memesan Taksi online jika dia tidak menjemputku".
"Tidak, itu sangat bahaya, aku tidak bisa membiarkanmu naik taksi online seorang diri". Edie tetap bersikeras.
"Jika begitu aku akan ikut dengan Andrew saja". Katherina mendekat kepada Andrew.
Mendengar itu Edie sangat jengkel, dia pun berkata dengan nada sedikit menghina. "Dengan Andrew? apakah dia menggunakan mobil? aku takut dia hanya menaiki sepeda kesini".
Andrew menanggapinya dengan santai. "Aku tidak keberatan mengantar Katherina, aku juga kebetulan menggunakan mobil hari ini".
"Apa? jadi Andrew punya mobil?"
"Aku yakin itu adalah mobil yang murah"
"Siapa tau? kita akan mengetahuinya setelah melihatnya"
"Baiklah, aku akan melihat mobilmu dulu". Edie berkata dengan kesal.
Akhirnya mereka semua keluar dari ruangan itu dan menuju ke tempat parkir.
__ADS_1