Reincarnated Into A Parallel World(Dropped)

Reincarnated Into A Parallel World(Dropped)
Lolipop


__ADS_3

Bab 9


Andrew terus menelusuri tempat tempat yang ada di perusahaan, dan ketika dia sedang berjalan jalan, dia mendengar suara seorang wanita mendesah.


'Apakah ada yang sedang bermain di sekitar sini?'.Pikirnya


Andrew kemudian mencari sumber suara tersebut, dia mendekati ke sebuah ruangan dan suara itu terdengar semakin keras.


Kemudian dia membuka sedikit pintu ruangan itu, Andrew terkejut dengan apa yang dilihatnya.


Orang yang mendesah itu adalah Grace, Andrew melihat Grace sedang memuaskan nafsunya menggunakan jarinya.


'Wow, tidak kusangka wanita seperti Grace bermain di perusahaannya sendiri'. Pikirnya


Andrew melihat Grace terus menggerakan jarinya ke dalam miliknya, Andrew terangsang ketika melihat sesuatu milik Grace yang mempunyai bulu hitam lebat.


'Hairy adalah yang terbaik'. Andrew berpikir dengan bahagia.


Andrew terus memperhatikan Grace yang sedang memuaskan nafsunya, namun kemudian dia tiba tiba tidak sengaja menyentuh bak sampah yang ada di dekat pintu.


*Buk*


"Siapa itu?". Grace langsung terkejut dan memakai celananya dengan cepat.


Kemudian Grace menghampiri sumber suara itu, ketika dia melihat orang yang ada dipintu, wajahnya langsung memerah.


"A.. apakah kamu melihat semuanya?". Grace bertanya dengan gugup.


Andrew berpura pura bingung. "Melihat apa?".


Grace bertanya kembali dengan gugup. "J.. jangan pura pura tidak tahu".


Andrew kemudian menjawab dengan santai. "Apakah ketika kamu memuaskan ***** menggunakan jari? tenang saja, aku tidak akan memberitahu siapapun".


Grace terkejut. "Ja.. jadi kamu benar benar melihatnya!".


Andrew tersenyum dan berkata. "Tenang saja, semua orang pernah melakukannya, aku juga kadang kadang melakukannya".


'Yah, tapi itu bohong, dikehidupanku dulu aku tidak pernah kekurangan wanita, jadi jika aku ingin, aku akan memanggil mereka untuk menemaniku'. Pikirnya

__ADS_1


"A.. apakah istrimu tidak membiarkanmu menyentuhnya?". Grace kembali bertanya.


"Istri? aku tidak memiliki istri". Andrew menjawab dengan santai.


Mendengar itu Grace menjadi bingung, diapun langsung bertanya. "Lalu? bagaimana kamu bisa memiliki Rose?".


Andrew kemudian menjelaskan. "Yah, itu adalah sebuah kecelakaan, tapi akibat kecelakaan itu aku bersyukur bisa mendapatkan Rose".


"Oh, jadi begitu. Lalu apakah Ibu Rose tidak memintamu untuk menikahinya?". Grace bertanya kembali.


Andrew menggelengkan kepalanya. "Tidak, dia terlalu sibuk dengan urusannya, dia juga jarang menemani Rose, dan juga kami tidak mempunyai rasa saling mencintai".


Grace mengangguk. "Jadi begitu, aku mengerti".


Andrew kemudian bertanya dengan menggoda. "Bagaimana denganmu? apakah kamu sering melakukannya sendiri?".


Mendengar itu Grace langsung berkata dengan gugup. "T.. tentu saja tidak".


Melihat Grace yang gugup, Andrew kembali menggoda. "Dilihat dari responmu, sepertinya kamu sering memuaskan diri sendiri".


Andrew kemudian menyentuh pantat Grace dan berkata. "Bagaimana kalau mulai dari sekarang aku yang memuaskanmu?".


Mendengar tawaran Andrew, Grace menjadi sedikit tergoda, dia pun bertanya dengan malu malu. "A.. apakah kamu benar benar mau?".


Grace kemudian mengunci pintu ruangannya dan membawa Andrew ke kursi yang ada di ruangan.


"Kamu duduk dulu". Grace menyuruh Andrew duduk.


Kemudian Andrew duduk dengan patuh, setelah itu Grace melepaskan celana Andrew, Kemudian dia melihat lolipop keluar dari dalam celana.


Setelah melihat lolipop milik Andrew, Grace langsung mencicipinya dengan mulutnya. "Rasanya sedikit asin".


Grace terus mencicipi lolipop hingga lolipop itu menjadi licin.


Kemudian dia berdiri dan duduk di atas lolipop itu, akhirnya lolipop itu masuk ke dalam wadahnya.


Grace terus menggerakkan tubuhnya turun naik agar lolipop itu masuk kedalam wadahnya dengan benar.


Andrew yang merasakan itu langsung berpikir. 'Tidak kusangka Grace sangat ahli'.

__ADS_1


Andrew pun tidak bisa untuk tidak bertanya. "Grace, apakah kamu sudah sering melakukannya?".


Grace terus menggerakkan tubuhnya sambil menjawab. "Tidak, aku hanya pernah dengan mantan suamiku".


"Lalu kenapa kamu sangat ahli?". Andrew bertanya kembali.


Grace menjawab sambil tetap menggerakkan tubuhnya. "Aku juga sering melihatnya di internet".


"Baiklah, sekarang giliranku yang akan bergerak". Kemudian Andrew berdiri, dan menggerakan tubuhnya.


Kali ini giliran Andrew yang bertugas memasukkan lolipop ke dalam wadahnya.


*Plak*


Andrew memukul pantat Grace yang sangat mempesona. Andrew terus memukulnya hingga pantatnya memerah.


Akhirnya setelah beberapa saat, Lolipop mengeluarkan isinya, isi dari lolipop itu adalah susu rasa pandan.


Akhirnya mereka berdua istirahat karena kelelahan akibat terlalu banyak bekerja memasukkan lolipop ke dalam wadah.


"Kenapa kamu mengeluarkannya didalam?". Grace bertanya dengan lemah.


Andrew tersenyum dan menjawab. "Yah, karena itu sangat nikmat".


"Bagaimana jika aku hamil?". Grace bertanya kembali.


Andrew menjawabnya dengan santai. "Jika kamu hamil, maka aku akan menjadi ayah dari anak itu".


Mendengar itu Grace tersenyum, dia yakin jika Andrew menjadi ayah dari anaknya, maka dia akan memperlakukannya dengan baik.


Karena dia sudah melihat bagaimana Andrew memperlakukan Rose dengan sangat baik.


Beberapa saat kemudian rasa lelah mereka sudah menghilang, akhirnya mereka kembali memakai pakaian mereka.


"Sekarang sudah waktunya anak anak pulang sekolah, apakah kamu ingin menjemput Rose?". Grace melihat jam tangannya dan bertanya.


Andrew kemudian baru ingat setelah diingatkan oleh Grace. "Ya, sekarang aku akan menjemputnya".


"Bagaimana kalau kita menjemput mereka bersama?". Grace menawarkan.

__ADS_1


Andrew langsung mengangguk. "Baiklah".


Andrew dan Grace kemudian keluar dari ruangan itu, dan mereka berjalan keluar bersama.


__ADS_2