Reinkarnasi Dengan System

Reinkarnasi Dengan System
BAB 21. PELAYAN BARU,DUA OPSI PILIHAN


__ADS_3

"Krak!"Krak!"Krak!,tiba-tiba laba-laba hitam keluar Dari tanah lalu menanap tajam naga yang ada di depan nya.


"...."naga yang di tatap seperti itu,langsung saja mengambil posisi untuk menyerang.


"Slrettttt"jaring laba-laba mengenai tubuh dimana Roy berada dengan Cepat di tarik nya kembali tubuh Roy melesat dimana laba-laba berada.


"Heiiii lepaskan tuan ku!"kata naga dengan nada panik.


"....?"


"Uhhhhh,serangan mu sakit sekali,nikmat sekali,baru kali ini aku merasakan rasa yang sangat sepuas ini"ucap laba-laba dengan memeluk tubuh Roy erat-erat,tanpa menjawab ucapan Dari naga.


"Ternyata mesum nya udah akut"kata naga dalam hati dengan bergidik ngeri.


"Heiiiii sudah kubilang lepaskan tuan ku!"ucap nya dengan lompatan indah Naga memukul kepala laba-laba lalu dengan Cepat naga mengambil alih tubuh Roy.


"Aduhhhhh,kenapa kau ikut campur?"ujar laba-laba jengkel.


"Sudah aku bilang tadi lepaskan tuan ku tapi kau malah tidak mendengar nya"kata naga dengan geram,lalu dia mengambil syal di lehernya,mengikat bekas Luka Roy agar darah nya berhenti.


"Apa,dia tuan mu?,padahal aku sudah befikir ingin mengikuti nya mulai Dari sekarang!"ujarnya dengan sedikit nada kaget.


"Hahhh,kau ingin mengikuti tuan?,hahahahahaa dengan tubuh mu yang sebesar gaban itu"naga ketawa terbahak-bahak mendengar ucapan laba-laba.


"Emang nya kenapa?,yang penting tekat ku sudah bulat mengikuti jejak manusia itu"sambil membusungkan dada laba-laba berujar percaya diri.


"Huh,huh,huh,Kau bisa lihat tubuh ku ini mana yang pantas mengikuti tuan?, kau atau aku hahahahaha"dengan bergaya molek naga memperlihatkan tubuh nya yang indah.


"Sudah aku bilang! aku tetap akan mengikutinya apapun itu halangan nya"ujar laba-laba


Naga yang melihat itu tidak bisa berkata-kata lagi apapun alasan yang akan di berikannya pasti akan selalu di bantah oleh laba-laba,dengan berfikir keras naga mulai membuka suara kembali.


"Baiklah kau bisa mengikuti tuan asal kau mau membuat kontrak dengan nya!"ucap naga dengan helaan nafas.


"Baik, senior"dengan perasaan bahagia laba-laba mulai melukis di kehampaan hampir sama seperti yang di lakukan naga dulu tapi ini agak sedikit berbeda.

__ADS_1


"Meski,kau Dan aku tidak jauh berbebeda level nya tapi kita tetap akan menjadi pelayan nya tuan meski kau lebih kuat Dari ku"gumam naga pelan lalu mulai menjauhi laba-laba yang sudah memulai kontrak dengan Roy itu.


Cahaya merah antara laba-laba Dan Roy mulai menerang.


"Heh kontrak pengontrolan"Gumam naga dalam hati.


Tidak lama!, laba-laba yang semula besar itu digantikan dengan sosok seorang wanita 15 tahunan,berpakaian kimono hitam panjang sampai mata kaki dengan lengan pendek,mata ungu, tinggi 165 cm,rambut pendek sebahu berwarna hitam dengan bendo pita di kepalanya, perlahan-lahan turun Dari kehampaan dengan anggun.


"Tuan!,aku ingin rambut hitam juga"kata naga sambil memegang pipi Roy dengan cemburu.


"....."


Satu hari kemudian Dunia ilusi.....


"Ukhhhhhh,kepala ku sakit sekali"sambil mengerjap-ngerjap Kan mata nya Roy mulai bangkit.


"Ehhhh dimana aku ini?"kata Roy dengan kaget.


"Tuan,sekarang berada di Dunia ilusi"ujar laba-laba sambil membungkukkan badan.


"Hehhhh,kau siapa kenapa bisa berada disini?"kata Roy sambil menoleh kearah di mana laba-laba berada.


"Hehhhhhh,kau laba-laba itu, kenapa bisa ada di sini Dan kenapa wujut mu berubah?"Tanya Roy dengan bergidik ngeri saat di tatap mesum oleh laba-laba.


"Karna sekarang aku pelayan nya tuan berkata jalinan kontrak kemaren"ujar laba-laba


"Heh bukan nya kontrak itu harus di setujui oleh kedua belah pihak dulu ya"kaget Roy Karna sudah punya pelayan baru kembali.


"Kenapa Dunia ini seperti banyak even pemaksaan nya"gumam Roy di dalam hati.


Dengan helaan nafas panjang Roy mulai bangkit berdiri,melangkah keluar Dari ruangan yang di tempati nya tadi dengan di ikuti oleh laba-laba Dari belakang.


"..."


Saat baru sampai di luar rumah seperti kamp pelatihan itu Roy menatap takjub di depan nya sekarang,banyak ras-ras yang saling bahu-membahu mengerjakan pekerjaan mereka,dengan langkah santai Roy mulai memeriksa daerah sekitarnya.

__ADS_1


"Bukan nya ini lokasi di mana naga marah itu ya"gumam Roy dalam hati.


"Berarti mala petaka kemaren berguna juga"dengan anggukan pelan Roy mulai menelusuri setiap tempat.


[Ding,Quest dipicu: Opsi pertama: menghancurkan 3 kekaisairan alam manusia lalu membentuk ulang Dan di satukan menjadi daerah kekuasaan tuan,Opsi Dua: tuan menciptakan daerah kekuasaan sendiri lalu menundukkan 3 kekaisairan Dan membuat peraturan baru di daerah tuan berkuasa,hadiah misterius,Waktu di tentukan saat memilih salah satu opsi]


"Hemmm,sudah lama aku tidak mendapatkan Quest"dengan anggukan pelan Roy mulai perfikir.


"..."


Setiap dimana Roy lewat tidak ada yang berani mengangkat kepala mereka,cuman menunduk kepala saja tanda menghormati pemilik Dunia ini,Roy yang mulai risih dengan tingkah ras-ras itu.


"Heyyyy,jangan seperti itu kalau ingin menatap ku lihat saja jangan sungkan aku tidak sejahat yang kalian pikirkan"kata Roy.


"T_tidak tuan kami tidak berfikir bahwa tuan jahat tapi dengan begini kami merasa lebih menghormati tuan"ujar salah satu ras orc yang dekat dengan Roy itu.


"Huhhh,baik lah terserah kalian saja"Roy mulai menjauh mencari Tempat yang nyaman sambil berfikir Quest mana yang akan di ambilnya.


"..."


Di atas bukit 2 km jauh nya Dari pemukiman yang baru akan di mulai itu Roy mulai menatap layar hologram nya sambil berfikir keras,laba-laba yang berada di samping Roy tidak memperdulikan sama sekali tingkah tuan nya itu karna asik menikmati pemandangan sekitarnya.


"Hmmm,laba-laba apa kau melihat di mana naga berada?"Tanya Roy tanpa menoleh sama sekali.


"Dia sedang berada di pusat perpustakaan tuan, sedang menyalin ingatan tuan, kata nya ingin membangun daerah yang sesuai dengan Dunia nya tuan dahulu atau bangunan yang berbeda Dari Dunia ini"ujar laba-laba


"Huhhh,sudah berapa banyak ingatan ku yang di salinnya?"gumam Roy dalam hati.


Tanpa memperdulikan laba-laba yang disebalah nya Roy mulai melihat opsi pilihan Quest nya kembali.


"Kalau Aku mengambil opsi pertama sama saja aku seperti seorang ba***** yang tak tau diri dengan menunduk Kan mereka secara paksa seperti itu, belum tentu mereka akan setia dengan ku"gumam Roy dalam hati.


"Kalau Aku memilih opsi ke Dua mungkin membutuh Kan waktu yang panjang, Dari membangun daerah kekuasaan sendiri,mencari penghuni kekuasaan,menciptakan lapangan kerja Dan bisnis sendiri,baru membangun relasi di berbagi benua, baru menunduk Kan nya!"gumam Roy sambil mengelus-ngelus dagu nya.


Roy yang sedang kalang kabut memikirkan opsi apa yang akan di pilih nya itu,sambil menghadap matahari yang mulai terbenam.

__ADS_1


"Hmmmm baik lah aku akan memilih opsi yang ini saja"Roy mulai menekan salah satu opsi yang terpampang di layar hologram nya.


"...."


__ADS_2