
Kerajaan Pedang Merah...
Masih di daerah Utara di mana Roy sebelum menghilang itu,daerah yang di pijaki Roy sekarang masih sepi karna tidak ada yang berani memasuki daerah ini.
"Baiklah paman,sekarang aku menuju ke klan Tian dulu paman sampaikan saja pesan ku tadi"kata Roy yang sudah ingin melangkah itu.
"Hmmm,baiklah aku harap kau berhati-hati saat di sana!"ujar nya lalu ikut melangkah juga dengan berlawanan arah.
5 menit Roy berjalan dengan mengaktifkan langkah cahaya nya Roy melasat tanpa ada yang menyadari cuman hembusan angin saja yang di rasakan oleh orang-orang.
Setelah sampai di depan pintu yang sudah hancur itu Roy menatap daerah sekitar sebentar lalu mulai melangkah kembali ke bagian paling belakang klan Tian tanpa ada yang menyadari.
"Huhhh! kalian tunggu aku sebentar lagi, penderitaan yang kalian rasakan akan berakhir"gumam Roy dengan wajah masam.
Roy mulai membuka pintu gudang itu lalu melangkah masuk kedalam.
"Kayyyy"gumam Roy lalu menekan salah satu tumpukan buku yang berada di sana.
"Ckretttt!"suara pintu ruangan itu terbuka dengan kegelapan yang mengarah ke jalan menuju bawah tanah itu.
Dengan mengangkat satu jari nya Roy menciptakan api kecil di ujung jari telunjuk lalu berjalan menuruni tangga itu.
"..."
"Tap!"Tap!"Tap!"Tap!"deru langkah kaki Roy.
Tidak lama saat menampaki kaki di Area paling bawah tiba-tiba obor di sana menerang dengan sendirinya.
Tiba-tiba...
"Jangan! Mendekattttt!"kata salah satu tahan di sana yang melih Roy itu.
"Ampuni kami tuan biar kami tidak makan asal jangan di siksa hiks! hiks! hiks!"kata salah satu wanita di sana.
Roy yang mendengar berbagai suara itu mulai meneteskan air mata yang di mana dia melihat sekarang semua penghuni bawah tanah ini kurus tak terurus dengan kaki dan tangan di rantai, ada banyak mayat berserakan di bawah lantai dan ada juga yang masih di ikat di atas kasur tapi sudah terbujur kaku juga.
"Baj***** ini, ternyata sangat kejam!"gumam Roy dengan airmata yang tidak bisa berhenti menetes lalu Roy mulai angkat bicara.
"Tolong jangan takut terhadap ku,hari ini aku akan membebaskan kalian semua dan akan aku bawa ke dunia yang indah untuk kalian merubah hidup!"kata Roy yang sudah menstabilkan emosinya itu.
__ADS_1
Mereka yang mendengar itu bukan nya senang malah melontarkan kata-kata kotor.
"Kau baji*****, aku tidak akan pernah percaya terhadap kalian lagi alasan kau membawa ku kemari juga sama!"teriak salah satu tahanan dengan wajah yang memerah.
Yang awal nya mereka meminta pengampunan lansung berubah 180° karna mendengar kata yang Roy lontarkan itu,karna termakan kata seperti itu mereka semua berakhir seperti ini.
Merasa keadaan sudah tidak lagi kondusif dengan mengalirkan sedikit mana di suaranya.
"Baiklah! kalau kalian tidak percaya terhadap ku tapi tolong jangan menganggap ku sama dengan klan baji**** ini!"Teriak Roy yang sudah tidak tahan mendengar penderitaan mereka itu.
Dengan helaan nafas...
"Makan lah ini dulu percaya atau tidak nya kalian, itu urusan kalian nanti!"ujar Roy.
Sambil mengarahkan tangannya di kehampaan Roy mengeluarkan berbagai buah-buahan dengan cepat di depan semua orang itu terdapat berbagai macam buah.
Mereka yang melihat itu menatap Roy dengan curiga.
"Apa kau ingin meracuni kami?"ujar salah satu tahanan.
Roy yang mendengar itu hanya menggelengkan kepala pelan lalu dia mengambil buah juga di dalam penyimpanan system nya.
Karna merasa penasaran dengan buah yang terasa asing di depan mereka salah satu tahanan memakan dengan gigitan kecil.
"Hmmmmm! ini enak"katanya lalu melahap buah itu tanpa henti.
Mendengar perkataan teman Meraka dengan perasaan yang merasa was-was mereka mulai memakan juga, setelah satu gigitan dengan cepat mereka melahap habis semua yang tersedia itu.
20 menit Roy dengan sabar memberi mereka kembali buah-buahan karna meminta tambah terus, mungkin mereka lapar sekali, pikir Roy.
"Baiklah apa sekarang kalian percaya pada ku?"Kata Roy dengan wajah datarnya.
"I-itu apa yang kau katakan bukan omong kosong kan?"tanya salah satu tahanan itu.
"Kalian bisa pegang kata-kata ku"ujar Roy mantap.
Dengan anggukan pelan mereka mulai mempercayai Roy.
"Hmmmm,kalau begitu aku akan melepaskan rantai kalian dulu "kata Roy sambil melangkah ke setiap tempat pengurungan itu.
__ADS_1
Dengan cepat Roy melepaskan semua rantai yang berbelenggu itu,sekitar 100 pria dan 50 orang wanita yang Roy selamat kan.
"Restorasi"gumam Roy seketika luka-luka yang di alami semua tahanan itu lansung sembuh.
"Aku sudah menghubungi bawahan ku di sana kalian ikuti saja perkataan nya nanti"kata Roy dengan lembut lalu mengarahkan tangan nya di kehampaan Tiba-tiba kabut putih menyelimuti semua orang lalu hilang di kehampaan.
"Huhhhh,tinggal satu orang lagi"Gumam Roy lalu melangkah di bagian pintu besi yang berada dekat dengan penjara itu.
Dengan mengangkat tangan nya di kehampaan pintu yang terbuat dari besi itu meleleh dengan sihir api nya Roy.
Saat baru mau melangkah...
Ada seorang wanita dengan paras cantik,pipi tirus,rambut berwana hijau dengan telinga runcing,baju berwana hijau daun,tinggi 160cm itu.
"Ehhhhh,kok yang ini lain?"gumam Roy saat melihat ras elf yang sedang menatap nya juga tapi tidak mengeluarkan sepatah kata pun.
"Apa kau dari ras elf?"tanya Roy tapi tetap tidak ada tanggapan sama sekali.
Dengan menghela nafas...
"Aku bukan dari klan Tian,klan yang menyekap mu sudah aku hancurkan, niat ku kesini hanya ingin menyelamat kan mu,tidak ada maksud yang lain!"Kata Roy dengan nada yang lembut sambil duduk tepat di sebelah elf itu.
Elf yang mendengar itu masih diam seperti Patung hanya suara nafas nya saja yang bisa Roy dengar.
"Hmmm,apa kau mau mengikuti ku,aku akan mengantar mu pulang kalau kau percaya pada ku"kata Roy kembali.
Elf yang semula tidak menganggap Roy ada mulai merespon dengan menatap Roy kembali.
"A-apa itu benar?"tanya yang mulai bukak suara itu.
"Ya kau bisa pegang kata-kata ku dan siapa nama mu?"tanya Roy dengan lembut.
"Nama?,A-aku nama?,aku tidak memiliki nama"ujar nya seperti orang kebingungan saat di tanyai nama.
"Huhhhhh,kelihatan nya dia mengalami cuci otak yang lama di sini"gumam Roy dalam hati.
Dengan bangkit berdiri Roy mulai menghadap di mana elf itu berada lalu melepaskan semua rantai yang berada di tubuh elf itu,lalu mengarahkan telapak tangan nya di kehampaan"Restorasi"dan tubuh yang semula kelihatan banyak bekas lebam-lebam perlahan sembuh dengan kulit yang kembali cerah.
"Hmmm,karna kamu lupa sama nama sendiri bagai mana aku saja yang memberi mu nama sementara"kata Roy yang di balas anggukan Ringan oleh elf itu.
__ADS_1
"..."