
Saat Roy sudah sampai di kamar nya dia melihat Lin Xin sedang melakukan sesuatu, lalu dengan mengaktifkan jubah manipulasi nya.
"Hmm, menarik!"Gumam Roy dengan senyum kecil nya.
"Dasar bodoh!, otak polos!"Gumam nya kecil.
"He..he..he...kau ingin bermain dengan ku?, kau kira aku tidak tau apa yang kalian rencanakan!"Ujar nya sambil mengambil kantong kulit yang berisikan bubuk putih di celana nya.
Lalu dia menaburkan di bantal,seprai,barang mana saja yang sering di pakai oleh orang.
"Dengan begini tidak akan ada lagi yang menghalingi jalan ku! menguasai kerajaan ini Ha..ha...ha!"Ujar nya sambil tertawa kecil.
"Untung aku memiliki Kristal masadepan itu!,meski cuman sekali pakai tapi, sebelum dia membunuh ku akan aku bunuh duluan!"Ujar nya sambil melangkah keluar ruangan.
Roy yang melihat Dan mendengar itu memasang senyum licik nya sambil mengikuti Lin Xin itu ke suatu tempat.
Dengan melihat kiri Dan kanan Lin Xin tidak menemukan keberadaan Roy Dan Rombongan itu Karna dia sudah pernah melihat sepenggal MASA depan saat Roy Dan juga bawahan nya pergi entah kemana hari ini.
Dulu waktu Lin Xin tidak sengaja menemukan Kristal pusaka di gudang penyimpanan kekaisaran, Karna dia tau apa kegunaan nya dia pun membawa itu,meski hanya untuk sekali pakai saja.
***
Di hutan molilin bagian barat kekaisairan...
"Kak Tomoe, bagai mana kalau kita lansung ratakan saja?"Ujar Mio sambil melangkah itu.
Dengan gelengan Cepat...
"Tidak! aku kan ingin mengetes katana baru ku!, supaya aku terbiasa menggunakan nya"Ujar Tomoe dengan membusungkan dada nya.
"Apa seperlu itu ya?"Tanya Mio.
"Kan kalau cepat selesai kita bisa jalan-jalan dulu, sambil berkuliner di sana, aku belum puas membeli makan-makanan yang berada di sana"Ujar Mio dengan cemberut.
"Huh...begini saja, siapa yang membunuh paling banyak, akan mengikuti perintah nya!, Bagai mana?"Tanya Tomoe sambil melirik Mio.
"Hmmm!, mungkin boleh juga"Ujar Mio dengan senyum kecil nya.
Tidak lama mereka berjalan mulai nampak seperti Wc umum 1 pintu dengan 2m-2m di setiap sisinya.
"Mio apa ini benar lokasi nya?, Mana bisa tempat itu menampung puluhan ribu orang"Ujar Tomoe dengan menahan tawa tapi setelah itu.
Ada Dua orang keluar Dari bangunan kecil itu...
"Tuan kita, sudah memberi informasi, katanya kita memiliki musuh yang kuat, Dan dia sekarang sudah berada di kekaisaran!"Ujar seorang laki-laki itu dengan serius.
__ADS_1
"Kalau memang benar kenapa kita tidak bergerak kesana saja?"Ujar teman nya dengan bingung.
"Kalau masalah itu aku tidak tau juga!"Ujar nya dengan menghela nafas.
Tiba-tiba...
"Kalian tidak usah mencari kami lagi"Ujar Tomoe lalu mengayun Kan katana nya.
"Slasss!"Slassss!"
"Bukkkkk!"Bukkkkk!"
Lansung saja Tomoe menebas kepala Dua orang itu...
"Sudah Dua, sama ku, ha...ha...ha..."Ujar Tomoe dengan berdecak pinggang.
"Hisss...lihat ini!"Ujar Mio lalu mengarah Kan tangan nya ke bawah, tiba-tiba cahaya bulat sebesar kepalan tangan, berwarna hitam dengan tepian kebiruan, melesat kedalam arah pintu.
"Kabommmm!" Suara hentakan mana saat bersentuhan dengan sesuatu itu menciptakan lobang yang dalam.
"Huh....lihat itu mungkin sudah Ribuan!"Ujar Mio dengan mengangkat sedit dagu nya.
"Kauuuuuuuu!"Lalu Tomoe mulai mengalirkan mana ke katana nya, Tiba-tiba bilah pedang dengan cahaya berwarna hijau muda melesat secepat kilat menuju kedalam lubang itu.
"Slassssss!"Slasssssss!"
Karna tidak mau kalah juga Mio melontarkan serangan nya juga Dan terjadilah ledakan-ledakan dasyat di area hutan Molilin.
***
Roy yang sedang mengikuti Lin Xin dengan Skil Kay nya menuju kekaisairan itu semakin di buat penasaran.
"System, apa kamu menjual semacam alat sihir yang bisa menyatu dengan siang hari?,Karna lama-lama aku memakai Skil Kay Cepat sekali menghisap mana ku"Gumam Roy dalam hati.
[Ding, ada tuan, setelan assassin dengan harga 1.000.000, per 1 jam nya]
"Ha?, Memang nya ndak bisa permanen ya!"Ujar Roy dengan sedikit keterkejutan.
[Ding, cuma kotak hadiah saja yang berisikan barang permanen]
Roy yang mendengar itu hanya bisa garuk-garuk kepala yang tidak gatal.
"Huh baiklah tolong SEWA itu Dan lansung pakai"Gumam Roy dengan kesal.
[Ding, memulai peminjaman setelan assassin, bia-ya akan di kenai 1.000.000, per jam]
__ADS_1
Tiba-tiba di kepala Roy Dan juga tangan nya di selimuti kegelapan lalu sarung tangan Dan topeng yang hanya memperlihatkan hidung Dan juga mata nya saja.
"System yang kamu maksud setelan ASSASSIN INI, seperti pakaian penjahat ya?"Ujar Roy yang merasa tidak asing dengan yang di kenakan nya sekarang.
[Ding, apa tuan ingin mengembalikan nya sekarang?]
Roy yang mendengar itu hanya bisa menggerutu saja.
"Hisssss! Baiklah-baiklah"Meski kesal, Roy tetap memakai nya, lalu mulai melangkah kembali masuk kerajaan itu dengan mengaktifkan barang pinjaman nya.
Tidak lama berjalan Roy mulai sampai di ujung lorong lalu Lin Xin seperti menekan sesuatu Dari Balik lilin gantung yang berada di tembok.
Tiba-tiba...
"Drtttttttt!"Tembok itu bergetar lalu terbuka seperti pintu liflt dengan tangga yang menuju ke bawah tanah.
Karna tidak ingin ketinggalan Roy mengaktifkan langkah cahaya nya.
"Swussssss!" Hembusan angin seperti menerpa Lin Xin.
Dengan melirik sedikit ke belakang...
"Kenapa seperti ada yang mengikutiku?"Kata Lin Xin, dengan tangan memegang sebelah leher nya lalu menggeleng pelan,Dan mulai melangkah kembali.
"Xixixi kau tidak salah, tapi mata mu yang bermasalah"Ujar Roy dengan terkikik pelan.
Tidak lama mereka berjalan lalu tampak lah di setiap lantai yang Roy jalani seperti penjara dengan banyak nya orang-orang seperti penduduk di sana saja yang mereka tahan, Karna di setiap 1 penjara penuh dengan manusia saja.
"BAJI***"Gumam Roy yang mulai emosi tapi belum melakukan pergerakan apapun, dengan sekuat tenaga, Roy terus menahan emosi nya.
Sudah 9 lantai yang Roy lewati dengan penuh nya orang-orang di setiap penjara, seperti tak terurus itu.
Lalu sampai juga lah mereka di dasar ruangan itu...
Yang di lihat Roy sekarang seperti satu buah penjara yang di mana cuman ada beberapa orang di sana dengan ke adaan tangan Dan kaki mereka di borgol dengan berdiri.
Dan ada satu orang yang lagi duduk di sebuah meja dengan tubuh besar tanpa menggunakan Baju,hanya celana pendek saja.
"Jendral Bobiyun Rencana pertama sudah aku lakukan!"Ujar Lin Xin lalu tiba-tiba tubuh nya berubah menjadi tinggi 160cm,kurus,tanduk satu,Dan dua sayap kecil di tubuh nya.
[Ding, terdeteksi jendral iblis level 750]
"Bagus! Tugas mu memang sudah selesai, tapi tidak sepenuh nya!"Ujar nya lalu melihat ke arah belakang Lin Xin.
"Dek!"
__ADS_1
"..."