
"Hiks!... Xin'er, suami ku, apa kalian bisa mendengar Suara ku ini?" Ujar nya dengan Terisak.
Tomoe yang melihat wanita itu tidak memperdulikan sekitar, yang Sedang menantap nya juga, merasa Iba...
"Apa Aku bisa melihat kondisi mereka?" Ujar Tomoe yang sudah berjongkok di sebelah Fu Ziani itu.
Dengan menoleh sedikit dia mengaguk Pelan...
Sambil mengulurkan tangan nya Tomoe memeriksa Nadi dan pernafasan ke dua orang itu, lalu mengecek detak jantung nya...
"Hah...syukurlah mereka Masih bisa di selamat Kan"Ujar Tomoe lalu mengarahkan kedua Tangan nya di kehampaan.
"A-apa itu benar Nona! Kalau iya Tolong Aku, menyelamat Kan keluarga kecil ku, apa pun Nanti Akan Aku berikan asal mereka berdua selamat"Ujar nya sambil memegang sebelah pergelangan tangan Tomoe dengan air Mata.
Semua orang yang berada tidak jauh Dari kaisar dan calon nya itu, mendengar pernakataan Tomoe lansung bahagia, dalam diam...
Cahaya berwana hijau transparan mulai keluar dari telapak Tomoe lansung menyelimuti ke dua orang itu...
Tidak lama...
Shi Ani dan Shi Gen yang Baru melangkah ke lantai dasar melihat Tomoe Sedang menyembuh Kan orang itu Mulai mendekat juga...
"Nona Tomoe biar kami Bantu"Ujar mereka lalu duduk berhadapan dengan Tomoe...
"Restorasi!" Gumam Mereka, lalu cahaya Terang berwana hijau tua keluar Dari telapak tangan mereka menyelimuti kedua orang itu.
Tidak lama wajah yang awalnya pucat sekali, mulai kembali normal seperti tidak terjadi apa-apa.
"Meski kami belum menguasai skil yang di ajar Kan Oleh Yang Mulia, ternyata saat seperti ini penting juga"Gumam Mereka dalam hati dengan keringat yang mulai membanjiri tubuh kedua nya.
20 Menit kemudian...
"Uhukkkk! Mana Ku tipis sekali" Ujar mereka berdua saat sudah melepaskan tangan nya itu dengan seteguk darah.
"Shi Gen, Shi Ani, apa kalian Baik-baik Saja?" Kata Tomoe dengan panik.
Dengan gelengan Pelan...
"Kami Baik-baik Saja Nona"Ujar Mereka yang mulai lemas karna kehabisan mana itu...
Fu Ziani yang melihat itu lansung bertindak...
"Siapa Saja Tolong Bawa Dermawan ini ke ruang peristirahatan"Teriak nya sambil melihat sekitar.
Dengan cepat beberapa orang melangkah maju lalu memapah ke dua Shi berdaudara itu menuju ruang peristirahatan yang berada di Istana itu.
__ADS_1
30 Menit kemudian, setelah semua nya selesai Satu persatu orang keluar dari ruangan bawah Tanah lalu di kumpulkan di aula Istana yang lumayan luwas itu...
***
Di perjalanan...
"N-nona, apa anda yang melawan semua iblis itu?"Ujar seorang laki-laki paruh baya yang sudah tepat di sebelah Tomoe itu.
Dengan gelengan Pelan...
"Kau benar, tapi bukan Aku sendiri Saja, Tuan ku dengan pasukan nya juga turun tangan"Ujar Tomoe ringan.
"Mungkin Kah?" Gumam nya dalam hati dengan sedikit keterkejutan.
"A-apa Tuan Nona memiliki elemen netral?"Tanya nya.
"Hmm... Aku tidak tau, soalnya Tuan hampir memiliki semua elemen, dan Aku juga tidak pernah Tuan Beri tau elemen apa Saja yang dia miliki"Ujar Tomoe, meski Tomoe dekat dengan Roy tapi dia tidak pernah menanyakan masalah elemen itu ke Tuan nya.
"Apa Aku bisa bertemu dengan Tuan Nona? Oh ya perkenalkan nama ku Su Muing, Aku patriak Klan Su"Ujar Su Muing dengan menunduk sedikit.
Dengan anggukan Pelan...
"Mungkin beberapa hari lagi Tuan Akan ke sini, Nanti Aku sampaikan ke Tuan"
"Nama Ku Ro Tomoe, Kau bisa memanggil Ku sesuka mu"Ujar Tomoe dengan ekspresi datar.
"Terimakasih Banyak Nona Tomoe, Aku menantikan kedatangan kalian ke Klan Ku"Ujar nya dengan antusias dan di Balas anggukan singkat Oleh Tomoe.
"Apa Ford'er sudah mengetahui ke adaan di kekaisaran, selama dua tahun ini? Semenjak pesan itu di Kirim nya, Aku belum mendapat kabar apapun Dari nya"Gumam Su Muing sambil melangkah.
***
Dia aula Istana...
Dengan langkah Anggun nya Tomoe Naik ke atas podion itu, dengan anggota Klan Tian yang sudah berada di atas nya serta para petinggi kekaisaran...
Dengan menghela nafas...
"Maaf semuanya, Aku merepotkan kalian untuk hadir di aula ini"
"Aku bermaksud mengumpulkan semua penghuni kekaisaran untuk membuat aliansi Antara kekaisaran matahari dengan kekaisaran ilusi"
"Meski kekaisaran kami terasa asing di telinga kalian semua, tapi itu memang Ada nya"
"Baiklah, Aku tidak suka bernegosiasi kalau kalian mau mengikuti kami, Aku sebagai perantara Dari Yang Mulia Kami, Akan membantu kekaisaran ini lebih maju, memperkuat pertahanan dan pasukan nya"Ujar Tomoe dengan serius.
__ADS_1
Semua warga Maupun para petinggi kekaisaran matahari yang mendengarkan perkataan Dari Tomoe mulai berbisik...
"Apa mereka menolong Kita karna Alasan ini?" Ujar anggota Klan yang berada di belakang Tomoe.
"Seperti nya begitu, mereka mengambil kesempatan dalam kesempitan"Ujar nya.
"Mungkin kalian Salah menilai nya!"Gumam Su Muing tepat berada di sebelah ke dua orang itu.
"Aku setuju dengan mu, meski mereka mengutarakan saat keadaan kekaisaran Kita terpuruk, tapi Aku merasa niat mereka tidaklah jahat"Ujar teman Su Muing itu.
Banyak nya bisik-bisik yang Tomoe dengar sekarang Ada yang menjelekkan dan Ada juga yang mendukung itu, Tomoe hanya diam tanpa sepatah Kata pun...
Dengan gelengan Pelan...
"Permaisuri, Aku tidak memaksa kalian untuk mengiyakan ucapan Ku ini, tapi lebih Baik kalian putuskan secepat nya, karna Masih Ada urusan yang Harus Aku selesaikan"Ujar Tomoe dengan melirik sedikit ke kanan di mana Fu Ziani itu berada.
"Aku juga tidak bisa mengambil keputusan karna semua nya tergantung suami ku"Ujarnya dengan gelengan Pelan.
"Baiklah kalau itu keputusan kalian, Aku Akan memberi waktu 3 hari"
"Kalau kalian menolak, Kami Akan tutup telinga, bila kejadian yang sama, terulang kembali"Ujar Tomoe datar, lalu melangkah mundur..
Setelah penuturan Tomoe itu, kerumunan sekitar mulai Ribut dengan pembahasan nya Masing-masing.
Tidak lama...
"Tak!"Tak!"Tak!"Tak!" Suara langkah kaki yang Banyak di luar aula itu.
Tiba-tiba semua prajurit Dunia Ilusi mulai menampakkan kaki mereka di Sana juga, dengan zirah yang megah...
"Salam Nona Tomoe, kami sudah memeriksa semua nya, sudah tidak Ada lagi Iblis yang berkeliaran"Ujar mereka serempak dengan berlutut kaki.
"Eih! Apa mereka sudah janjian, sampai semua nya bisa datang bersaaman seperti ini?"Gumam Tomoe dalam hati dengan sedikit keterkejutan.
Semua masyarakat yang melihat banyak prajurit berbaris dengan rapinya dan gagah nya itu, lansung berkeringat dingin sambil menjaga jarak.
"Baiklah! Kalian bisa berdiri kembali"Ujar Tomoe.
"Ha.."Gema Suara mereka lalu berdiri dengan rapi nya.
Dengan mengarahkan tangan nya di kehampaan Tomoe Menyelimuti seluruh pasukan itu, lalu menghilang di kehampaan.
Setelah itu Tomoe mulai melangkah di mana Shi berdaudara berada...
"K-kemana semua orang itu pergi?"Ujar kerumunan itu dengan keterkejutan.
__ADS_1
"..."