Reinkarnasi Dengan System

Reinkarnasi Dengan System
BAB 43. KAKEK MISTERIUS


__ADS_3

"O-oi apa yang ingin kalian lakukan!"Ujar Roy dengan keringat dingin sambil melihat Komoe dan Mio mulai melepaskan baju mereka.


"Tuan kau harus menikmati tubuh kami dulu, baru tuan nilai kurang kami di mana!"Ujar mereka secara bersamaan lalu perlahan mendekat.


Roy yang mendapat perlakuan seperti itu wajah nya lansung memerah lalu.


"Kay,aktifkan langkah cahaya"Gumam Roy lansung melesat keluar.


"Boooooom!"suara pintu masuk kamp Roy lansung hancur dengan lobang yang berbentuk seperti orang yang lagi menempel.


"Swusssssss!"Roy lansung berlari secepat yang dia bisa dengan darah yang mengalir di hidung nya.


"Aku masih kecilllll!"Teriak Roy perlahan-lahan menghilang itu.


"..."


Komoe yang berada di luar pintu hanya bisa melongo melihat kepergian Roy yang seperti cahaya itu.


"Mama! Papa kenapa?"Ujar Komoe kebingungan saat dia masuk di bekas lobang yang Roy buat itu.


"Uhhhh!, itu kami juga tidak tau"ujar mereka bersamaan lalu terduduk di atas kasur Roy.


"Kak Tomoe apa kita salah?"Ujar Mio dengan kebingungan.


"Aku juga tidak tau"Ujar Tomoe dengan wajah yang masih melongo.


"Kelihatan nya papa hanya ingin berlari sore aja"Gumam Komoe dengan polos nya.


Tomoe dan Mio yang mendengar itu hanya bisa menggelengkan kepala pelan saja.


Roy yang masih berlari ke arah selatan secepat yang dia bisa itu mulai memperlambat lajunya.


"Huhhhh! Untung tidak mereka kejar, bisa bahaya si Toni nanti"Gumam nya lalu melangkah ke pepohonan di dekat sungai itu sambil mengatur nafas yang tidak beraturan.


Setelah sampai Roy lansung bersandar sambil melihat sungai yang bersih dan jernih itu terpampang di depannya.


Dengan menggulir layar hologram nya Roy melihat penyimpanan system nya yang sudah menumpuk itu.


"System tolong buka semua hadiah nya"


[Ding,membuka Hadiah: ]


[Ding,selamat mendapatkan: Potion tingkat rendah 10.000]


[Ding,selamat mendapatkan: Potion tingkat tinggi 10.000]

__ADS_1


[Ding,selamat mendapatkan: Potion tingkat emas 1000]


[Ding,selamat mendapatkan: ikat rambut sisik kaisar naga pertama: Tingkat tidak di ketahui]


[Ding,selamat mendapatkan: Dua bawahan kembar level 650]


[Ding,selamat mendapatkan: Buku pemahaman Ruang dan waktu]


[Ding,selamat mendapatkan: 1 triliun poin]


"..."


Setelah pembukaan semua kotak hadiah nya Roy sedikit senang akhirnya dia bisa belajar Ruang dan waktu juga.


"Huwahhhhh, akhirnya yang aku tunggu selama ini"Gumam Roy.


Lalu dia mengeluarkan buku Ruang dan waktu itu Tiba-tiba.


"Bukkkkkk!"buku itu jatuh ketanah tanpa Roy sadari.


"Eh kenapa buku nya tembus?"Gumam Roy saat dia memegang buku itu tiba-tiba saja tembus sendiri dari tanganya seperti memegang angin saja.


[Ding,Buku Ruang dan waktu, tuan bisa menghentikan waktu atau pun berteloportasi tergantung tingkat yang tuan miliki]


Dengan gelengan kepala pelan Roy membuang jauh-jauh pikiran nya itu.


"System bisa pelajari buku Ruang dan waktu"Ujar Roy.


[Ding,opsi pertama mengguna kan 100 milyar poin untuk mempelajari 10% pemahaman dari buku,opsi dua mengguna kan 500 milyar poin untuk mempelajari 20% pemahaman dari buku,opsi tiga tidak perlu menggunakan poin system sama sekali tapi tuan harus belajar secara manual]


Roy yang melihat penjelasan system di buat ternganga kalau dia ingin memahami semua isi buku harus berapa poin yang dia keluarkan, dengan cepat Roy memilih opsi dua meski dibilang yang di keluarkan nya tidak sedikit juga tapi kan lambat laun poin akan di tambal kembali pikir Roy.


[Ding,menggunakan 500 milyar poin,memproses pemahaman Ruang dan waktu....]


Buku transparan itu lansung saja berubah menjadi partikel cahaya hitam dan putih lalu masuk melalui di tengah Alis Roy.


Tiba-tiba....


"Dek!"


"Dimana aku?"gumam Roy saat kesadaran nya tiba-tiba pindah ketempat yang belum pernah dia jumpai.


Yang di lihat Roy sekarang banyak seperti pulau-pulau terapung di sekeliling di tempat Roy berada sekarang.


Dengan langkah santai Roy terus mencari-cari petunjuk agar dia bisa pulang kembali tapi sebelum itu.

__ADS_1


"Aghhhhhh cahaya apa ini!"Kata Roy sambil menutup matanya.


"Huh baru cahaya sekecil itu kau lansung menutupi mata mu,dasar lemah"Ujar seseorang dengan Suara seperti kakek-kakek yang berada di dalam cahaya itu.


"S-siapa itu bisa hilangkan dulu cahaya ini, menghalangi pemandangan saja"Ujar Roy sedikit berteriak.


"Hahh,baiklah"Ujar nya lalu perlahan-lahan cahaya yang berada di tubuh nya menghilang begitu saja di gantikan dengan sosok seorang pria tua dengan rambut yang di kucir kuda dan jubah berwana biru muda,mata yang sama dengan Roy punya sekarang,meski wajah nya terlihat tua tapi tidak menutupi ketampanan pria tua yang berada di depan Roy itu.


"K-kau siapa?"ujar Roy kebingungan saat melihat pria tua itu.


"Aku penghuni dunia ini dan kau tiba-tiba datang entah dari mana dengan berani nya lansung menginjaki daerah kekuasaan ku"ujar nya lalu mengeluarkan aura penekanan yang begitu kuat.


"Ukhhhhhhh! I-itu aku juga tidak tau kenapa bisa berada di sini, uhukkhhh"Ujar dengan susah payah menahan aura penindasan itu lalu mengeluarkan seteguk darah.


"Bagai mana cara aku melawan nya,dengan kekuatan ku sekarang,kekuatan kami bagai langit dan bumi"Gumam Roy dalam hati dengan keringat dingin.


10 menit kemudia,Dengan gelengan pelan...


"Huh, baiklah main-main nya sampai di sini dulu Ayo ikuti aku"Ujar nya lalu melesat ke arah pulau apung yang berada tepat di tengah semua pulau apung yang melayang itu.


"Ughhh,baji**** ini kelihatan tidak bersalah saja"gumam Roy dalam hati dengan perasaan jengkel.


"Hoiiiii kakek! caraku terbang bagai mana?"Ujar Roy dengan bersorak dari bawah karna di tinggal begitu saja.


"Kau pakai saja elemen mu untuk terbang!"Ujar nya dengan menepuk kening nya pelan lalu kembali melesat pergi.


"Oh iya aku lupa!"gumam Roy kecil lalu ikut juga terbang menuju pulau itu dengan sihir angin nya.


"..."


5 menit Roy terbang dia mulai sampai di pulau apung itu saat baru sampai Roy bisa melihat istana yang berwana hitam dan putih, di tengah-tengah pulau itu berdiri dengan megah nya.


"Ayo masuk"ujar nya lalu melenggang pergi memasuki istana itu di ikuti oleh Roy dari belakang.


Saat menampakkan kaki nya Roy lansung di buat tenganga semua benda yang di pajang itu mengeluarkan aura penindasan yang begitu kuat tapi hanya di daerah mereka saja Karna di sekeliling benda-benda itu seperti terpasang barier pertahanan.


"A-apa-apan semua ini?"gumam Roy dalam hati.


"System kau bisa menilai semua barang yang berada di dalam sini?"Gumam Roy tapi tidak ada tanggapan sama sekali.


"System?"gumam Roy sekali lagi tapi tidak ada juga tanggapan.


"System mu tidak akan berfungsi kalau berada di sini"Ujar kakek-kakek itu dengan Santai lalu berjalan ke meja bundar di tengah-tengah ruangan itu.


"..."

__ADS_1


__ADS_2