
Dengan gerakan Anggun Roy dan Kloning nya melesat bagai cahaya dengan wajah datar nya.
"Kau Salah memilih Lawan! Karna Kau melawan sang penguasa"Kata Roy lalu mengayun Kan pedang nya.
"Duarrrr!" petir lansung menyambar di langit dengan ganas nya mewakili ucapan Roy itu.
"Zwing!....." bilah pedang berwana ungu itu melesat ke bagian kedua kaki iblis itu dengan Kloning Roy juga melakukan hal yang sama.
"Slasss!" kedua kaki Kloning iblis itu lansung Saja terpotong Dari tubuh nya.
"Bukkk!" kedua nya lansung tertidur di Tanah dengan getaran.
"Roarrrrrrr!..."Raung marah Nya lalu tiba-tiba di kedua mulut merekat keluar cahaya Merah darah, lansung mengarah ke Roy dan juga Kloning nya.
"Hmm... Sampah!" Kata Roy lalu mengarahkan tangan nya di kehampaan. Cahaya berwana Putih menyilaukan keluar Dari telapak tangan nya lansung menelan sihir iblis itu.
Tiba-tiba Roy dan Kloning nya melakukan tarian pedang yang entah kenapa dia merasa itu adalah Salah Satu gerakan untuk menyerang yang pernah di lakukan nya.
Dengan memutar pedang nya di atas kepala Roy dengan Gaya melingkar di ke hampaan...
Lalu di area sekitar mencakup 500 meter dengan sinar Terang dengan Pola aneh bercahaya galaksi yang berpusat di bawah kaki Roy dan juga Kloning nya...
"Gerakan pertama pemusnah Jiwa"Gumam Roy.
Tiba-tiba di area Roy sekarang sinar itu menerang dan memancarkan Hawa yang sangat mencekam dan....
"Kabooom!......"Suara ledakan sihir di dalam kubah penguruangan yang begitu dasyat nya memancar ke langit dengan warna hitam transparan dan hembusan angin yang begitu kencang menerpa sekitaran nya.
[Ding, selamat mendapatkan hadiah pil penempa tubuh tingkat : perunggu]
[Ding, selamat mendapatkan Kotak hadiah misterius Dari Quest tersembunyi]
[Ding, selamat Naik level 900]
[Ding, selamat mendapatkan 2 trilliun poin Dari kenaikan level]
Setelah itu...
"Uhughhhhh...!"Roy lansung berlutut dengan seteguk darah keluar Dari mulut nya, Kloning Roy juga lansung menyatu kembali dengan diri nya.
[Ding, Bahaya! Tubuh tidak sanggup menampung kekuatan penguasa]
__ADS_1
[Ding, memaksa melepas Kan secara paksa mode Penguasa]
Tiba-tiba tubuh Roy lansung terkulai lemas dan tanda di keningnya juga mulai memudar...
***
Alam Iblis...
"Yang mulai....Yang Mulia.... Hamba ingin melapor!"Ujar nya dengan berlutut sebelah kaki.
Raja iblis dan juga penasihat nya yang Sedang membahas sesuatu itu lansung terhenti...
"Ya cepat katakan!" Ujar nya dengan serius karna yang datang adalah perancang strategi penyerangan di Medan perang.
"Lapor Yang Mulia, Kristal Jiwa jendral 11 dan 12, tiba-tiba hancur tanpa hamba tau penyebab nya"Ujar nya dengan menatap Raja Iblis itu.
"Siapa sebenar nya, musuh yang Aku hadapi di Alam manusia itu?"Gumam nya dalam hati yang Sedang membahas kematian dua jendral nya itu juga.
"Kunkun menurut mu kapan portal bisa aktif kembali?" Kata Raja iblis ke penasihat nya itu.
"Hamba juga tidak tau Yang Mulia, kapan pasti nya"Ujar nya, Masih dengan kebingungan Oleh pembahasan mereka tadi.
Dengan menghela nafas...
***
Dengan mengarah Kan tangan nya di kehampaan semua prajurit itu, menciptkan tembok barrier juga supaya para Iblis Itu tidak melarikan diri kemana-mana.
Yang pernah Roy ajar Kan ke mereka semua...
"Semua nya, ayo Bergerak dengan Formasi pertama"Teriak Shi Gen dengan mengangkat pedang nya.
"Ha..."Ujar semua prajurit, meski mereka merasa sedikit takut karna yang menjadi musuh mereka sekarang adalah iblis, dengan melihat semangat yang dikeluarkan pemimpin mereka akhir nya membuang juga jauh-jauh Rasa takut nya itu.
Shi Gen lansung melesat ke depan dengan pedang panjang besar, 2 meter berwana Emas itu lansung menebas iblis di depan nya tanpa berkedip di ikuti Oleh semua pasukan nya.
Karna tidak mau kalah Tomoe juga ikut melesat dengan Anggun nya dengan katana yang di pegang nya erat-erat...
Mio yang dilarang Oleh Roy supaya tidak bertarung....Tapi dia tidak mengindahkan nya dan ikut juga menyerang dengan sihir nya itu...
Shi Ani yang melihat Kakak nya sangat bersemangat itu juga memerintah Kan semua pasukan nya untuk menyerang juga dan tentunya dengan kolaborasi Formasi pertama itu.
__ADS_1
Banyak nya teriakan, ledakan, dan mayat iblis berserakan di mana-mana, membuat siapa Saja pasti takut untuk melihat kejadian itu...
***
15 Menit mereka Bergerak tanpa memberi iblis-iblis itu untuk bernafas dengan Cara lansung membunuh nya...
Tidak lama di arah area Roy yang juga dengan kubah barrier penguruangan cahaya begitu Terang nya keluar Dari dalam itu...
"A-apa yang terjadi?"Ujar Tomoe yang tidak jauh Dari kubah itu.
"Kabooom!...."Suara ledakan dan juga angin yang begitu kencang nya lansung mengahancurkan tembok pertahanan itu dan lansung bersinar ke langit...
Semua orang yang berdekatan dengan lokasi itu lansung terlempar ke Segala arah dengan cepat....
"T-tuan!" Kata Mio dan Tomoe dengan panik...
"Yang Mulia..."Ujar semua prajurit itu setelah ledakan tadi redup...
Dengan cepat mereka melesat ke arah di mana Roy yang sudah hampir jatuh Dari ke hampaan itu.
Yang di lihat mereka sekarang lubang yang dalam nya membentuk lingkaran seperti tanpa dasar itu, dengan 500 meter Luas nya.
Meski mereka semua di Landa keterkejutan Tapi dengan cepat mengaman Kan Yang Mulia mereka lalu Tomoe mengarahkan tangan nya di kehampaan Tiba-tiba Roy yang di peluk Oleh Mio lansung hilang di kehampaan.
Setelah itu....
"Semua nya! pastikan tidak ada lagi Iblis yang berkeliaran di kekaisaran itu, kalau Ada lansung musnahkan Saja, bagi beberapa kelompok untuk mengecek semua nya!"Kata Tomoe lalu melangkah ke arah Shi Gen dan Shi Ani itu.
"Shi Gen, Shi Ani ikut Aku ke Istana kekaisaran!" Ujar Tomoe lalu melesat tanpa memperdulikan tanggapan Shi bersaudara.
Dengan mengguk pelan mereka juga ikut melesat...
***
Setelah berada di dalam Istana Tomoe lansung Saja melangkah ke ruangan rahasia itu karna sudah di Beri tahu Oleh Roy sebelum nya, lewat telepati, dengan Shi bersaudara di belakang nya...
Saat memasuki Ruangan yang pengap dengan sedikit nya cahaya di area itu, membuat Tomoe merasa iba, apa yang di lihat nya sekarang, dengan cepat Tomoe dan Shi bersaudara melepaskan semua tahanan itu...
selama 4 jam Tomoe dan Shi bersaudara di Bantu Oleh orang yang sudah bebas , membebaskan semua Sandra, Dan Tomoe juga lansung menceritakan ke adaan di luar Istana yang sudah tidak ada iblis sama sekali itu...
"D-dermawan terima kasih banyak karna mau menolong kami semua, Hiks! Hiks! Hiks!" Ujar Salah Satu Anggota Klan Lin yang Terakhir Kali Tomoe lepaskan.
__ADS_1
Dengan anggukan pelan Tomoe Mulai melangkah, di mana Ada sekarang seorang wanita yang Sedang menangis tersedu-sedu, dengan dua orang terbaring di depan nya...
"..."