Reinkarnasi Dengan System

Reinkarnasi Dengan System
BAB 47. ORGANISASI BATU GINJAL


__ADS_3

Tidak lama Roy berjalan tanpa ada yang menyadari,Roy lansung masuk ke ruang kerja nya itu.


"Aku datang!"lalu melangkah masuk.


Shi Mo dan Gu Yinji yang melihat kedatangan Roy lansung bertekuk lutut.


"Salam Yang Mulia"Ujar mereka secara bersamaan.


Dengan gelengan pelan...


"Paman, disini tidak usah terlalu formal seperti ini! Paman sudah aku anggap sebagai orang tua ku juga"Ujar Roy lalu melangkah ke tempat duduk yang berhadapan itu dengan Mio di sebelah nya.


Dengan anggukan pelan mereka mulai berdiri lalu kembali duduk...


"Hmmm,aku mendapatkan pesan dari Mio apa paman mendapat halangan?"Ujar Roy yang pertama buka suara.


Dengan menatap satu sama lain lalu mengangguk pelan Shi Mo mulai angkat bicara...


2 BULAN YANG LALU KEKAISARAN MATAHARI...


"Bagai mana pendataan nya, apa sudah benar semua?"Ujar Shi Mo sambil berjalan ke arah penginapan itu.


"Sudah,tapi saat aku ingin mendata tempat nya, ada sedikit masalah"Ujar Gu Yinji tepat di sebelah nya.


"Maksud mu?"ujar Shi Mo kebingungan.


"Tadi, saat aku pergi mengecek lokasi sekalian mencari untuk yang kita pekerjakan, aku di hadang oleh dua orang pria dengan pakaian yang tertutup"Ujar Gu Yinji dengan serius.


"Saat aku ingin beranjak pergi entah kenapa mereka tiba-tiba menyerang ku"


"Karna aku tidak sempat mengelak aku sedikit terkena serangan nya"


"Setelah aku terjatuh mereka bilang! *Hentikan penjualan kalian atau semua yang kalian lakukan sekarang akan kami hancurkan*, lalu mereka melesat pergi begitu saja"Ujar Gu Yinji dengan serius.


"Apa kau melihat sesuatu seperti tanda pengenal mereka?"Tanya Shi Mo dengan penasaran.


"Kalau tidak salah di bagian punggung jubah mereka tadi bertuliskan *BATU GINJAL*"Ujar Gu Yinji.


Dengan menggangguk pelan...


"Kelihatan nya kita mendapat masalah dengan organisasi itu"Gumam Shi Mo.


Meski mereka mendapat ancaman pertama Shi Mo tetap mendirikan toko mereka di kekaisaran matahari.


Setelah itu Shi Mo juga menjelaskan kejadian yang ke dua kalinya yang baru terjadi hari ini juga...


***


Roy yang mendengar itu sedikit penasaran...


"Paman tau nama organasi itu?"Tanya Roy.

__ADS_1


Dengan anggukan pelan...


"Sebenarnya aku tidak terlalu mendapatkan informasi tentang mereka, tapi kebanyakan orang bilang kalau organisasi itu semacam bandit dan juga mempunyai bisnis hampir sama dengan kita"


"Dan siapa saja yang menghalangi jalan mereka akan di habisi dengan kejam"


"Yang aku tau mereka kisaran 50.000 orang di dalam organisasi itu! Yang kebanyakan bandit semua dan aku juga mendapat informasi bahwa salah satu petinggi mereka juga bekerja di kekaisaran matahari"


"Hanya itu informasi yang aku dapatkan selama ini"Ujar Shi Mo yang di angguki Gu Yinji.


Lalu Shi Mo menyodorkan gulungan tadi yang berisikan kata ancaman itu.


Dengan mengulurkan tangan nya Roy mengambil gulungan itu...


"Hmmmm, menarik!"Gumam Roy sambil melihat kata yang tertera itu.


"Berani sekali mereka mengancam mu tuan!"Ujar Mio yang melihat kata-kata itu juga.


"Biar aku saja yang melenyapkan orang-orang dungu itu karna mengancam yang seharusnya tidak mereka sentuh"Ujar Mio dengan geram.


Dengan gelengan pelan...


"Baiklah untuk berjaga-jaga lebih baik paman membawa beberapa prajurit dari sini"


"Biar aku yang menyapa mereka duluan"Ujar Roy dengan seringaian di wajahnya.


"Tuan! Aku ikut ya"Ujar Mio dengan wajah yang di imut-imut kan.


"Hmm,benar kata kak Mio lebih baik di lenyapkan saja"Ujar Luyina yang baru buka suara itu.


Roy hanya bisa tepuk keningnya saja Karna sudah tidak ada angin,Luyina baru angkat bicara.


2 jam kemudian setelah pembicaraan mengenai bisnis mereka untuk ke depan nya, Shi Mo dan Gu Yinji pamit undur diri, di ikuti oleh Luyina juga.


"Mio apa kau bisa memata-matai mereka?"Ujar Roy dengan serius karna mereka hanya tinggal berdua di ruangan itu.


Dengan anggukan cepat...


"Bisa tuan! Apa aku akan menjadi detektif!"


"Aku suka sekali dengan pekerjaan itu"Ujar Mio dengan mata berbinar.


Roy yang mendengar itu menggeleng pelan.


"Apa Mio juga sudah kecanduan nonton anime?"Gumam Roy dalam hati.


"Huh,baiklah kau pergi sekarang kalau mendapatkan informasi lansung hubungi aku lewat telepati"Ujar Roy dan di angguki oleh Mio.


Setelah itu Mio pamit lalu keluar dari Ruangan Roy dan tiba-tiba Mio masuk kedalam tanah begitu saja seperti di telan bumi.


***

__ADS_1


Malam hari Ruang tamu, Roy dan juga 3 bawahan nya, mereka sedang menikmati kudapan malam sambil bercanda Ria.


"Papa, di pusat kota sekarang ada taman bermain nya, Komoe suka sekali di sana, banyak sekali teman Komoe sekarang"Ujar Komoe menceritakan keseharian nya tadi sambil mengemil camilan tepat di sebelah Roy dengan baju tidur nya.


Dengan mengusap kepala Komoe pelan Roy hanya mengiyakan ucapan Nya itu...


"Mio bagai mana?,apa kau sudah menemukan keberadaan mereka?"Ujar Roy lewat telepati karna dia sudah menyuruh Mio untuk memata-matai daerah kekaisaran matahari itu.


Dengan jaring yang seperti benang pengantar suara Mio memasang di setiap sudut kekaisaran tanpa ada yang mengetahui nya dan mengarah ke bawah tanah di mana Mio berada sekarang.


"Sudah tuan! Ternyata yang menjadi pemimpin semua bandit itu, pangeran kekaisaran yang ke 2"


"Aku juga sudah mendapatkan di mana lokasi sarang mereka"


"Tidak jauh dari hutan Molilin, yang berada di kekaisaran ini"


"Apa aku boleh melenyapkan mereka Tuan?"Ujar Mio yang tidak sabaran itu.


Dengan gelengan pelan...


"Jangan bergerak dulu, aku ingin melihat juga di mana lokasi mereka itu! siapa tau kita mendapatkan keuntungan di sana"Ujar Roy dengan senyum kecil nya.


Setelah pembicaraan singkat itu, Roy menyuruh Mio untuk stay di sana dulu,mencari informasi yang lebih,dan Roy juga akan menyusul di keesokan hari nya.


Dengan bangkit berdiri...


"Hoamm baiklah aku ingin tidur dulu kalian bisa lanjutkan saja"Kata Roy lalu melangkah pergi itu meninggalkan mereka begitu saja.


Saat tiba di depan pintu kamar, Roy lansung saja masuk tiba-tiba...


Dengan terlonjak kaget...


"T-tomoe sejak kapan kau ada di kamar ku?"Kata Roy yang melihat Tomoe pas berada di depan nya sekarang.


"Huhh,kalau aku kesini pasti di tanya seperti itu"Ujar Tomoe dengan cemberut.


"I-itu ughhhh,baiklah apa tujuan mu ke sini?"Tanya Roy.


"Memangnya tuan merencanakan itu, aku tidak bisa mengetahui nya?,huh aku kan pengen ikut juga"Ujar Tomoe dengan mata yang mulai berair.


Roy yang melihat itu lansung kalang kabut...


"Memangnya kau ingin ikut juga?"Ujar Roy dan lansung di angguki dengan antusias oleh Tomoe itu.


Dengan menghela nafas...


"Baiklah besok kita pergi bersama menyusul Mio yang sudah di sana"Kata Roy lalu melenggang pergi.


"Terima kasih Tuan!!!"Ujar Tomoe dengan perasaan bahagia lalu melangkah keluar.


"Hehehe,aku kan ingin mencoba katana baru ku juga"Kata Tomoe sambil menari-nari di sepanjang jalan itu.

__ADS_1


"..."


__ADS_2