
[System over power]
[Nama: Roy(laki laki)]
[Umur: 6 tahun]
[Ras:~penguasa,~manusia]
[Level: 600(exp: 45%)]
[HP: 1.500.000(100%)]
[Mana: 150.000(100%)]
[Beladiri:~pukulan amukan neraka]
[Status:~penyihir Dewa,~kestria raja]
[Kekuatan: 99]
[Ketahanan: 85]
[Kelincahan: 90]
[Kepintaran: 90]
[Wajah: lumayan tampan]
[Pelayan:~Ro Tomoe,~Ro Mio,~Ro Komoe]
[Elemen:~api,air,petir,tanah,angin :100%,~Berlian,lava,es:100%,~kayu,cahaya:100%
~Gelap,ruang Dan waktu:0%,~Netral:45%]
[Skil:~Restorasi,~Kloning,~Langkah angin,~kay,~telekinesis,~membaca pikiran,~mata dewa,~kabut ilusi,~pemakan sihir]
[Poin: 1.100 Triliun]
[Quest:~menciptakan daerah kekuasaan sendiri lalu menundukkan 3 kekaisairan(120bln/28hari)]
[Penyimpanan:~pedang rembulan,~pedang amukan neraka,~dual pedang pemecah surga,~jubah manipulasi,~jubah Dua warna,~mahkota emas,~potion tingakat rendah 1.010,~potion tingakat tinggi 1.088,~potion tingakat emas 110,~buku alkemis tingakat awal]
[Toko:]
"Ternyata status ku semakin banyak ya"gumam Roy dalam hati.
"System apakah di Dunia ini aku memiliki orang tua?"kata Roy Karna penasaran Dari awal kenapa dia di temukan di tepian hutan.
[Ding,memerlukan versi.5 untuk mengetahui informasi yang tuan inginkan]
__ADS_1
Roy sudah menebak jawaban Dari system Karna setiap informasi penting pasti harus upgrade versi dulu,meski Roy penasaran tapi mau gimana lagi.
"Biarlah waktu yang memberi tau nanti"gumam Roy dalam hati lalu menutup kedua mata nya.
Malam yang indah dengan bulan yang menyinari Dunia ilusi itu digantikan dengan cahaya matahari yang terang menandakan semua aktifitas akan di mulai kembali.
"..."
Ke-esokan hari,09.00Pm kemudian...
"Apakah kau melihat dimana tuan Tomoe?"Tanya Mio yang sedang milihat-lihat rak kaca ingatan Dari Roy itu.
"Entahlah aku tidak tau Dari pagi aku sudah berada di sini tidak memperhatikan daerah sekitar"ujar Tomoe sambil memasukan ingatan Roy kedalam kaca perekam.
"Apa mungkin tuan Masih tidur ya?"gumam Mio dalam hati.
Karna Mio tidak mendapati keberadaan tuan nya di perpustakaan Mio mulai melangkah di kediaman nya Roy berada 10 menit kemudian.
Mio yang sudah di depan pintu langsung saja menerobos masuk kedalam kediaman Roy.
"Tuan,aku datang"kata Mio sambil melihat Roy yang sedang seperti melamun itu.
"Hmm pagi Mio,ada apa kau kemari pagi-pagi begini"kata Roy yang tidak mempermasalahkan tingkah Mio itu.
"Tuan aku Dan Tomoe ingin memperlihatkan sesuatu terhadap tuan,apa tuan ada waktu luang?"ujar Mio.
"...."
Saat sampai di luar kediaman Roy memperhatikan sekitar yang tidak ada sama sekali orang bekerja.
"Apa hari ini mereka libur ya?"gumam Roy dalam hati sambil mengikuti langkah Mio.
Mio yang menuntun jalan Roy di depan itu mulai mengarah ketengah-tengah lokasi dimana area pembangunan,Dari jauh Roy melihat ternyata semua ras-ras sedang berkumpul di satu tempat itu.
"Kenapa mereka semua berkumpul di sini?"gumam Roy dalam hati.
Mio yang melihat Tomoe sudah berada di atas tribun melambaikan tangan nya lalu menuntun Roy untuk naik keatas tribun.
"Baik lah semuanya harap perhatian nya"kata Tomoe Dari atas tribun menenangkan kerumanan berbagai ras itu.
Setelah semua nya tenang Tomoe melanjutkan.
"Sekarang kalian bisa memanggil ku Ro Tomoe"ujar tomoe.
"Aku Ro Komoe anak papa sama mama"kata Komoe dengan tingkah lucu nya.
"Dan aku Ro Mio kita berkumpul disini ingin mengenalkan kalian semua kepada tuan kami"sambung Mio.
"Kenapa rasa nya aku ingin pulang saja"gumam Roy dalam hati.
__ADS_1
Lalu mulai lah Tomoe yang duluan mengenalkan para ras-ras yang mengikutinya itu.
"Orc yang menyerupai hewan babi memiliki kemampuan pertahan Dan kekuatan yang kuat,rata-rata pejantan memiliki tinggi 180cm Dan betina 140 cm: 10.000 ras"
"Wizard yang menyerupai kadal bersisik biru semua memiliki elemen angin Dan air,rata-rata tinggi mereka 180cm: 3000 ras"
"Darft yang menyerupai kurcaci dengan Umur yang panjang,mimiliki Skil menempa berbagai artefak senjata Dan sebagai nya yang bisa mereka buat: 5000 ras"
"Baiklah sekarang giliran ku"kata Mio.
"Alke yang menyerupai Laba-Laba dengan tubuh separo manusia,memiliki Skil regenerasi yang sempurna,rata-rata betina maupun pejantan mimiliki tinggi 180cm: 15.000 ras.
"Salam tuan"suara mereka serempak dengan menunduk Dan kaki di tekuk sebelah.
Roy yang sudah mengetahui seluruh ras-ras itu mengangkat sebelah tangan nya tanda menerima semua penghormatan mereka.
"Baiklah Terimakasih Karna sudah mau menempati dunia ilusi yang sempit ini,kedepan nya aku mintak tolong terhadap kalian untuk melakukan pembangunan di daerah sini aku ingin membuat tempat yang nyaman di tinggali berbagai ras-ras yang ada tanpa terkecuali,setelah semua nya tercapai akan kita tunjukkan pada Dunia bahwa ras yang mereka anggap tidak berguna lebih unggul Dari pada mereka"kata Roy dengan mengangkat sebelah tangannya menyemangati semua ras-ras yang berada di bawah tribun.
"Yaaaaaaaaaaaaaaaaaaa,Yang mulia kami akan mewujutkan impian yang mulia"ujar mereka serempak.
Setelah semua pidato singkat yang di sampaikan Roy para kerumunan mulai berpesta ria dengan hidangan yang sudah mereka siapkan Dari awal,meski mereka semua berbeda ras nya tapi itu tidak membuat mereka ingin berkenalan satu sama lain.
"Aku rasa kedepannya perjalanan kita semakin menarik"ujar Mio yang berada di samping Tomoe yang sedang meminum anggur.
"Ya aku merasa senang ternyata Dari awal keputusan untuk mengikuti tuan tidak sia-sia"sambung Tomoe.
"Ternyata papa tampan juga"kata Komoe sambil menatap Roy yang Masih berada di atas tribun sambil memakan makanan yang di sediakan di depan nya.
"..."
4 jam berlalu semua ras-ras yang berpesta mulai melangkah ke tempat dimana mereka bekerja dengan perasaan bahagia,Roy,Komoe,Tomoe,Dan Mio juga mulai melangkahkan kaki mereka menuju perpustakaan tapi saat sampai di tengah jalan.
"Nampak nya aku ingin keluar Dari dunia ilusi dulu ada yang ingin aku pastikan"kata Roy sambil menatap mereka bertiga.
Karna merasa tuan mereka tidak perlu di jaga mereka serempak menganggukkan kepala saja tanda mengiyakan kata Roy yang ingin keluar Dari dunia ilusi itu.
Luar Dunia ilusi,hutan kematian bagian barat...
"Yoshhh sepertinya aku harus kedesa asal ku,menyapa seluruh orang yang berada di sana"dengan senyum tipis Roy mulai melangkah menuju di mana desa tempat dia di besarkan itu.
"..."
3 hari Di perjalanan menuju desa Roy hanya menemukan monster-monster berlevel 20-80 saja Dari pada nganggur di jalan Roy juga membunuh monster itu untuk mengisi poin Dan juga exp nya meski tidak terlalu terpengaruh,kalau di cicil lama-lama Kan jadi bukit juga Pikir Roy.
Saat sampai di depan gerbang desa yang tidak terlalu Ramai itu Roy melangkah mantap memasuki di mana dia di besarkan itu.
"Hehehe,apakah ada yang akan menarik nanti saat memasuki daerah bajingan ini"kata Roy sambil melihat di mana kediaman kepala desa berada.
"...."
__ADS_1