
"Ro Luyina mungkin nama yang cocok dengan mu bagaimana?"kata Roy sambil melihat elf itu yang mengeluarkan cahaya hijau menyelimuti diri nya.
"Hemeh ternyata dia menerima nama yang aku berikan"gumam Roy dalam hati sambil menyunggingkan sedikit senyum nya.
"Terima kasih"jawab Luyina dengan wajah datar dan di balas anggukan singkat oleh Roy.
"System tolong tukar 1.000.000 juta poin dengan koin emas"gumam Roy dalam hati.
[Ding,1.000.000 poin di tukar jadi 1 triliun koin emas,koin emas akan secara otomatis di simpan di penyimpanan system]
"Baiklah Luyina kita akan menyelesaikan masalah di kerajaan ini dulu baru kembali pulang"kata Roy yang di balas anggukan oleh Luyina.
Roy dan Luyina mulai melangkah keluar mantan kediaman klan Tian itu,dengan langkah santai Roy menuju kerajaan pedang merah.
Di perjalanan banyak sekali orang menatap nya gimana tidak satu orang pria berparas tampan dengan gadis elf cantik tapi dingin di sebelah nya seperti sepasang kekasih yang turun dari khayangan saja pikir mereka dengan iri, tapi tidak ada yang berani menghentikan nya karna mereka pernah melihat pria itu pernah berjalan dengan putri kerajaan.
Tanpa memperdulikan orang-orang itu Roy dan juga Luyina terus melangkah dengan anggun nya.
"..."
Kerajaan pedang merah...
Di aula pertemuan sekarang sedang ramai-ramainya karna semua para petinggi kerajaan di panggil oleh raja mereka dengan alasan pertemuan mendadak.
"Apa kalian tau pertemuan apa yang akan kita bahas?"ujar salah satu petinggi itu.
"Sebenarnya aku tadi mendapat sedikit informasi,katanya kita akan kedatangan tamu,tapi aku juga tidak tau pastinya" jawab nya.
"Kelihatan nya ini sedikit serius,karna tidak biasa nya kita di kumpulkan seperti ini"ujar nya lagi.
Lain hal yang di pikirkan para petinggi lain juga yang di pikirkan oleh raja mereka.
Sebelum nya....
Setelah sampai di kerajaan, Xiao Bin lansung di rundung berbagai pertanyaan kenapa dia menghilang itu,Xiao Bin menjelaskan dengan sabar setelah semua pertanyaan itu Xiao Bin jawab barulah dia menyampaikan pesan Roy.
"Kakak masih ada yang ingin aku sampai kan,kata dia sebut saja nama nya Roy"Kata Xiao Bin dengan serius.
__ADS_1
Xiao Huan yang mendengar nama itu lansung dibuat penasaran oleh perkataan Xiao Bin.
"Apa dia orang yang sama?"Pikir Xiao Huan.
Melihat Xiao Huan yang kebingungan Xiao Bin melanjutkan.
"Benar kakak apa yang sedang kamu pikirkan sama,orang yang menyembuhkan mu adalah Dia juga"kata Xiao Bin.
"Apa kamu bisa melihat isi pikiran ku?"kata nya dengan kaget.
"Tidak juga Roy lah yang menceritakan semua nya"ujar Xiao Bin santai.
Dengan menghela nafas...
"Baiklah,kata Roy dia ingin kerajaan mengumpulkan semua petinggi nya karna ini berhubungan dengan penyakit yang kakak derita,setelah semua nya terkumpul Roy akan datang, setelah semua urusan nya selesai"kata Xiao Bin dengan wajah yang memerah karena geram.
"Apa mereka berniat menyelakakan aku?"ujar Xiao Huan dengan geram dan di angguki singkat oleh Xiao Bin.
"Baiklah kau bisa menjemput mereka lansung, lalu kumpulkan di aula pertemuan, kita lihat siapa yang selama ini bermain di balik tirai itu"Ujar Xiao Huan lalu melangkah keluar ruangan nya yang hanya berisikan mereka berdua saja mangkanya Xiao Bin tidak berbicara formal.
Setelah Xiao Bin menyampaikan pesan yang Roy suruh dengan cepat Xiao Huan melaksanakan nya karna Xiao Bin juga menceritakan penyerangan yang terjadi di klan Tian kemaren juga ulah Roy.
"Apa dia benar akan datang?"kata Xiao Huan yang sudah tidak sabar menghukum pelaku penderitaan yang selama ini dia rasakan itu.
"Mungkin sebentar lagi Yang mulia"kata Xiao Bin tepat di sebelah Xiao Huan itu yang sudah berpakaian ala komandan nya.
Tepat setelah Xiao Bin berbicara tiba-tiba dari arah pintu pertemuan itu, berjalan 2 orang berbeda ras tanpa melihat sekeliling nya yang menatap mereka dengan heran,mereka terus berjalan menuju singgah sana raja.
Setelah sampai...
"Salam Raja pedang merah"kata Roy dengan menatap Xiao Huan itu tanpa melakukan penghormatan sama sekali dan Luyina hanya berdiri diam saja di samping Roy.
Penasihat dan para petinggi yang melihat itu lansung marah.
"Kauuuuuu! rakyat rendahan seperti mu tidak seharusnya mengangkat kepala di depan Yang mulia"ujar penasihat tepat di sebelah kiri singgah sana.
"Hukum saja dia! tidak tau sopan santun sama sekali dengan lancang nya menatap Yang mulia seperti itu"ujar salah satu petinggi dekat dengan Roy.
__ADS_1
Tiba-tiba dari arah samping kanan Roy ada yang melesat dengan sebuah pedang di tangan nya, dengan senyum tipis.
"Kayyy"Roy lansung mengangkat dua jari nya lalu menahan pedang itu.
"Swussssss"hentakan angin karna efek menahan pedang itu.
"Apa kau ingin mati?"kata Roy tanpa memperdulikan orang yang melongo melihat nya itu.
"K-kau baji*****"kata nya lalu ingin menarik pedang itu tapi entah kenapa tidak bergerak sedikit pun.
"Hehh,semut!"kata Roy lalu mendorong sedikit pedang itu.
"Bukkhhhhh"Pria itu lansung terhempas beberapa meter dari Roy.
"Kelihatanya aku disini disambut dengan tidak ramah"kata Roy lalu mengeluar kan mana yang begitu dahsyat nya sampai aula itu bergetar karna efek hentakan mana Roy.
Xiao Bin dan Xiao Huan yang melihat itu lansung berkeringat dingin karna mereka tau seberapa mengerikannya pria tampan yang berada di depan mereka sekarang dan yang menyerang Roy lansung pucat karna menyinggung Roy di pertemuan pertama nya.
"Ughhhh- itu,maaf kan bawahan ku"kata Xiao Huan karna sudah tidak tahan dengan hentakan mana Roy itu.
Dengan melirik sedikit ke arah Xiao Huan Roy kembali menstabil kan mana nya.
Xiao Huan yang sudah tidak merasakan mana itu mulai angkat bicara.
"Baiklah,aku akan menyampaikan sesuatu,tapi sebelum itu tolong hormati tamu ku!, orang yang ingin kalian serang sekarang adalah tamu kehormatan kerajaan pedang merah!"Kata Xiao Huan dengan tegas.
Mereka yang mendengar itu kebingungan sekaligus takut dengan seorang pria muda yang berada di depan mereka sekarang adalah tamu yang di bicarakan itu, pikir mereka.
Setelah semua nya diam,dengan helaan nafas.
"Baiklah Roy kamu bisa duduk di sana terima kasih karna mau datang"ujar Xiao Bin yang hanya di balas anggukan oleh Roy itu lalu mereka mulai menduduki tempat yang sudah tersedia pas di depan sebelah kanan singgah sana itu lalu Xiao Huan mulai angkat bicara.
"Kalian pasti tidak ada yang tidak mengetahui apa yang aku alami selama beberapa tahun ini kan?, sebelum aku bisa duduk kembali di singgasana ini!"kata Xiao Huan dengan menatap semua para petinggi itu.
Para petinggi yang ikut serta dalam kasus ini mulai berkeringat dingin.
"Apa raja sudah mengetahui nya"gumam mereka dalam hati.
__ADS_1
Roy yang membaca isi pikiran mereka itu sudah mengetahui yang mana saja orang nya tanpa memperlihatkan ekspresi apapun.
"..."