Reinkarnasi Dengan System

Reinkarnasi Dengan System
BAB 41. DAERAH KEKUASAN PERTAMA


__ADS_3

Dengan menghela nafas...


"Aku tidak tau apa salah ku terhadap kalian, selama ini aku mempercayai kalian dengan segenap hati, ternyata di balik itu semua masih ada juga yang yang berniat buruk terhadap ku"Kata Xiao Huan dengan menatap geram ke semua petinggi itu.


Tiba-tiba....


"Duarrrrrrr!"suara ledakan sihir yang berasal dari penasihatnya sendiri mengarah ke Xiao Huan itu.


Tapi dengan cepat Xiao Bin menahan nya dengan barier pertahanan.


"Kauuuuuuu baji*****!"teriak Xiao Bin ingin membalas serangan nya.


Roy yang dari tadi hanya diam saja menggelengkan kepala nya pelan.


"Aktif kan mata dewa"gumam Roy tiba-tiba dari mata Roy mengeluarkan aura penindasan bagi yang berniat jahat di ruangan itu.


"Ughhhhhhh,kenapa aku tidak bisa bergerak"ujar semua petinggi yang berniat jahat.


"Ughhhhh,Baji**** kalian semua terutama kau,tidak memperbolehkan kami menjual budak yang bisa menguntungkan kerajaan,dan banyak nya peraturan membuat ku benci terhadap mu,lebih baik kau di ganti saja,matiiiiii!"Kata penasihat menunjuk Xiao Huan ingin menyerang kembali tapi sebelum itu terjadi.


"Slassssss!"Bukhhhhhh!"


Dengan cepat Xiao Bin menebas kepala penasihat yang menyerang tadi.


"Hanya kematian yang berani menghianati kerajaaaan!"Teriak Xiao Bin yang sudah berada di samping penyerang tadi.


Para petinggi yang terkena efek penindasan mulai berkeringat dingin tapi tidak bersuara sama sekali.


"Kalian tau Niat ku mengumpulkan kalian karna Hari ini kerajaan pedang merah akan meratakan semua para kutu yang menghinggap di kerajaan!"Teriak Xiao Huan yang tidak tahan lagi melihat wajah polos para petinggi itu.


Dengan mengulurkan tangan nya di kehampaan Roy mengarahkan ke semua petinggi yang terkena aura penindasan nya.


Tiba-tiba cahaya berwana biru muda keluar dari telapak tangan Roy membekukan separo tubuh para petinggi.


"Itu orang yang kalian cari,selebih nya aku sisakan saja untuk kalian"kata Roy dengan wajah datar nya sambil menyaksikan Xiao Bin mau pun Xiao Huan melesat ke semua orang itu.


"Ampuni kami Yang Mulia kemaren itu kami di suruh oleh klan Tian,karna kami di ancam mau tidak mau kami harus melakukan nya"ujar salah satu petinggi itu.


"Halah omong kosong"kata Xiao Bin lalu melesat ke arah nya.


"Slassss!"Slassssss!"Slassssss!"


"Bukkkkk!"Bukkkkkkk!"Bukkkkkkkk!.......

__ADS_1


Selama 15 menit Xiao Huan dan Xiao Bin melampiaskan kekesalan mereka dengan membunuh dengan cara brutal ke seluruh penghianat itu.


Setelah itu...


"Huhhhhh, lega sekali!"ucap mereka bersamaan setelah puas menebas seluruh penghianat itu yang hanya menyisakan 2 orang lagi petinggi kerajaan yang tidak kena penindasan.


Roy dan Luyina yang melihat aksi dua bersaudara itu hanya diam tanpa mengeluarkan suara.


Petinggi yang tinggal dua orang itu mematung tanpa sepatah kata pun.


"Huhh,untung kami tidak termakan omongan klan Tian itu,ternyata karma tidak kemana"Ujar mereka dengan bergidik ngeri.


Dengan menjentikkan jari nya Roy membakar seluruh penghianat itu lansung menjadi debu.


"Sekarang tinggal kalian berdua!"kata Roy sambil melirik mereka dengan ekspresi datar.


Tiba-tiba...


"Yang Mulia Raja atas nyawa kami! Kami bersumpah akan selalu setia dengan kerajaan pedang merah apapun yang akan terjadi"Ujar mereka sambil bersujut dengan keringat dingin.


Xiao Huan yang melihat itu hanya menghela nafas pelan.


"Baiklah untuk saat ini aku percaya ke pada kalian tapi belum tentu masa depan nya akan seperti apa!"ujar Xiao Huan dengan ekspresi datar lalu melangkah kembali ke singgah sana nya di ikuti oleh Xiao Bin dari belakang.


"..."


Setelah semuanya kembali ke tempat duduk masing-masing,Tapi belum ada yang berani membuka suara karna melihat Roy yang sedang seperti memikirkan sesuatu itu.


"Hmmmm,Sekarang urusan kalian Sudah selesai"kata Roy membuka suara duluan.


"Ya terimakasi banyak karna sudah membantu ku,berkat kehadiran mu penyakit yang selama ini aku derita kamu sembuhkan dan kamu juga membantu ku mencari penghianat kerajaan"ujar Xiao Huan dengan tulus.


"Aku atas nama Kerajaan Pedang Merah,berhutang Budi kepada mu"kata Xiao Huan dengan tegas.


Roy yang mendengar itu hanya menggelengkan kepala pelan.


"Ternyata tidak sesusah yang aku pikirkan"gumam Roy dalam hati.


"Aku punya permintaan terhadap kalian,mau atau tidak nya itu urusan belakangan"Kata Roy dengan serius.


"Hmmm,aku akan mengabul kan semampu yang aku bisa"Ujar Xiao Huan dengan serius juga.


Dengan senyum tipis...

__ADS_1


"Aku ingin kerajaan pedang merah berada di atas nawungan kekaisaran yang akan aku dirikan,dan kalian harus patuh terhadap peraturan nya!"Ujar Roy sambil melihat semua orang yang ada disana lansung terkejut dengan titah Roy itu.


Dengan mengulurkan tangan nya di kehampaan Roy mengeluarkan hasil panen dan juga artefak yang ras draft buat.


Tidak sampai disana saja Roy kembali mengeluarkan 100 milyar koin emas juga dari penyimpanan system nya.


"Aku tidak bercanda dengan perkataan ku kalau memang kalian mau, semua ini akan jadi milik kalian dan aku juga tidak akan memaksa kalian menuruti permintaan ku itu "kata Roy dengan ekspresi datar.


Saudara Xiao itu dan juga petinggi yang melihat tumpukan emas di tambah berbagai tumbuhan dan juga artefak seperti bukit kecil di depan mereka melongo tanpa berkedip sama sekali.


"B-Bukanya dengan ini kerajaan kita akan sama dengan kekaisaran matahari"gumam Xiao Bin.


"A-aku tidak tau dari mana asalnya semua ini, tapi yang kau katakan ada benarnya juga"Ujar Xiao Huan.


Roy yang melihat tingkah mereka hanya menggelengkan kepala pelan.


"Mungkin dulu saat aku melihat ini sama dengan kalian tapi lain hal kalau sekarang"gumam Roy dalam hati sambil tersenyum tipis.


"Baiklah,aku tidak pandai bernegosiasi kalau kalian mau menuruti perkataan aku tadi silahkan simpan semua nya,kalau tidak semua bahan pangan dan juga artefak akan aku simpan kembali kalau koin itu anggap saja kompensasi karna menghancurkan kota kalian"kata Roy dengan ekspresi datar.


Xiao Huan yang mendengar itu dengan cepat menghilangkan keterkejutan nya.


"Aku tidak masalah dengan permintaan mu,tapi kalau masalah peraturan yang kau sebutkan itu bertentangan dengan ku,mungkin aku hanya akan menolak"Ujar Xiao Huan dengan serius.


Dengan senyum mengambang...


"Peraturan ku cuman dua saja,pertama tidak membedakan ras apapun menempati daerah ke kuasaan ku dan yang ke dua berprilaku adil ke semua penghuni nya"Ujar Roy dengan tegas.


Xiao Huan dan Xiao Bin yang mendengar itu menatap satu sama lain lalu mengangguk pelan.


"Baiklah! kalau itu aturan nya aku sangat menyetujui permintaan mu"ujar Xiao Huan Tiba-tiba.


"Aku Akan pesumpah setia terhadap Yang Mulia Roy mulai dari sekarang"ujar semua orang yang berada di ruangan itu sambil menekuk sebelah kaki mereka.


Roy yang mendapatkan perlakuan seperti itu lansung bahagia dengan begini langkah pertama nya di mulai dari sini pikir Roy.


"Baiklah aku terima sumpah kalian,dan oh iya aku akan membuat pintu masuk daerah kekaisaran ku nanti di hutan kematian"kata Roy lalu melanjutkan.


"Apa ada yang keberatan?"Ujar Roy sambil menatap seluruh orang di kerajaan itu.


"Tidak-tidak sama sekali dengan begini mungkin akan mendekatkan perjalan kami bila ingin berkunjung ke kaisaran Yang Mulia"ujar Xiao Huan.


"..."

__ADS_1


__ADS_2