Reinkarnasi Dengan System

Reinkarnasi Dengan System
BAB 35. MENYERANG KLAN TIAN 2


__ADS_3

"Bisa hitung nanti saja system notifikasi nya mengganggu saja"Gumam Roy dalam hati.


[Ding,baik tuan]


Dengan cepat Roy melesat kembali menuju 9 tetua yang melesat ke arah nya itu dengan gaya yang anggun namun mematikan Roy mulai mengayun kan pedang nya kembali.


"Tinnnnnnnng!"Tinnnnnnng!"Tinnnnnnng!"


"Slasssss!"


"Bukkkkkk!"


Satu lagi tetua di penggal oleh Roy lalu dia melayang kembali dimana para tetua berada.


"Cepat keluarkan Pill itu biar aku yang menahan dia dulu"Teriak Tian Shi yang di balas anggukan oleh para tetua lalu melangkah mundur dan Tian Shi melesat di mana Roy berada.


"Hmmmm,menarik mulai mengeluarkan kartu as kalian ya!"gumam Roy dengan seringai tipis.


"Tinnnnnng!"suara tangkisan bilah pedang Roy dengan Tian Shi.


"kauuuuu! memaksa kami bermain kasar, kau lihat saja tidak lama ajal akan menjemput mu hahahaaha"kata Tian Shi yang berada tepat di depan Roy itu lalu melangkah mundur.


Tian Shi yang sudah mundur itu mulai mengambil pil di dalam Jubah juga, tiba-tiba semua tetua yang berada di depan Roy bertransformasi menjadi iblis dengan wajah yang semua nya menyeramkan.


[Ding,tetua klan Tian bertransformasi menjadi iblis level 650]


[Ding,Tian Shi bertransformasi menjadi iblis level 800 Di harap tuan berhati-hati]


"..."


Roy yang melihat itu sedikit ngeri.


"Huh kelihatan nya akan merepotkan!"Gumam Roy.


"Terima serangan kami ini Baji*****"Marah para tetua lalu melesat ke arah di mana Roy berada.


Roy dengan cepat melayang juga ke arah para tetua.


"Tinnnnnng!"tinnnnnng!"tinnnnnng!....


30 menit Roy terus menangkis serang yang dilakukan para tetua itu dengan nafas yang mulai tak beraturan.


"Sungguh merepotkan sekali sial!"gumam Roy.


Para tetua yang melihat musuh mereka mulai kelelahan itu makin menyerang Roy dengan membabi buta.


"Bughhhhhh!"Tinnnnnng!"


Roy terkena serangan pertama dari para tetua lalu mundur 5 meter ke belakang.


"Ukhhhhhhh!,sial ternyata tidak segampang yang aku kira"kata Roy lalu bangkit berdiri kembali.


"Menyerah saja kau terima saja kematian mu iniiiiiii!"kata Tian Shi sambil melesat ke arah Roy dengan mengulurkan kuku nya yang tajam.


Dengan cepat Roy menangkis serangan Tian Shi.

__ADS_1


"Tinnnnnng"


Tapi setelah Roy menangkis serangan Tian Shi tiba-tiba dari belakang nya datang seorang tetua yang lain.


"Duarrrrrrrr!"


Suara benturan pukulan tetua dengan barier pertahanan Roy karna tidak sempat mengelak Roy terlempar kembali tapi sebelum Roy berdiri Salah satu tetua lansung memukul nya kembali.


"Duarrrrrrr!"Duarrrrrrrr!"Duarrrrrrrrr!......


Selama 20 menitan Roy terlempar kesana kesini seperti di permainkan oleh para tetua itu.


"Duarrrrrrr!"


"Ughhhhhh,sial aku seperti di permain kan mereka"lalu Roy mulai menangkis kembali serangan para tetua itu.


Tian Shi yang melihat musuh nya seperti mainan oleh para tetua itu tertawa bahagia.


"Hahahaha rasakan itu penyiksaan sebelum kau menemui ajal mu"kata Tian Shi lalu melesat kembali ke arah Roy.


Karna merasa terpojok Roy melangkah mundur 50m dari mereka lalu mengangkat tangan nya di kehampaan tiba-tiba dari atas kepala Roy banyak bola-bola api yang lansung mengarah ke arah mereka itu.


"Swuss!"Swuss!"Swusss!.....


"Duarrrr!"Duarrrrr!"Duarrrrr!"


Daerah yang terkena dampak serangan Roy seperti tak berbentuk dan juga rumah yang berada di dekat Tetua itu juga hancur luluh lantak.


Mereka yang melihat itu semakin geram.


"Kauuuuuu! Ingin cepat mati ya!"kata para tetua lalu mengangkat tangan di kehampaan juga lalu tiba-tiba bola-bola berwana merah darah tak kalah banyak juga dengan sihir yang Roy lontarkan tadi,langsung melesat membalas serangan Roy itu.


"Duarrrr!"Duarrrr!"Duarrrrr!"suara aduan sihir para tetua dengan Roy membuat lubang-lubang yang dalam di area sekitar.


Karna Roy terlalu fokus menahan serangan tetua itu dia tidak tau kalau Tian Shi sedang merapal mantra juga.


Dengan membaca mantra dan melukis di kehampaan Tiba-tiba pola sihir berwana merah darah dengan sedikit kehitaman besar terbentuk di depan Tian Shi itu.


"Kau terimalah kematian muuuu!"Teriak Tian Shi tiba-tiba pola itu bercahaya dengan terang.


"Zwinnnnnng!"dengan cepat sihir berwana merah dengan kabut hitam itu lansung melesat di mana Roy berada.


"Boooooooooooom!"suara benturan sihir itu dengan barier Roy.


"Bukkkkk!"Bukkkkk!"Bukkkkk!"


Karna tidak fokus dengan Tian Shi,Roy terkena sihir nya lalu dia terbang berkilo-kilo jauh nya menghancurkan apa saja yang dilalui di mana Roy terbang.


"..."


"Duarrrrrr!"


Tiba-tiba Roy menabrak tembok pembatas kota sampai bagian Timur.


Semua orang yang menjauhi daerah pertarungan di bagian barat itu terlonjak kaget saat melihat seseorang menabrak dinding itu.

__ADS_1


"A-apakah dia yang bertarung di klan Tian itu?"ujar salah satu kerumunan yang melihat Roy menempel di dinding itu.


"L-lebih baik kita cepat pergi dari sini dari pada terkena dampak pertarungan itu"ujar temannya saat melihat ada yang melesat ketempat di mana Roy berada lalu menarik temanya tadi supaya menjauh-sejauh nya mereka bisa lari dan para kerumunan di tempat itu juga mulai berhambur lari juga.


Roy yang masih sadar itu mendengar penuturan kerumunan dengan cepat bangkit kembali.


"Uhukhhh!,Sepertinya kalian sudah melewati batas kesabaran ku!,sudah lama aku tidak merasa sesakit ini!"gumam Roy mengeluarkan seteguk darah itu lalu mengambil mahkota dari kehampaan.


Tiba-tiba mana yang semula hanya meluap sampai kepala sekaran makin membesar dan kian membesar.


"Sekarang giliran ku menyerang kalian baji***** Tian"kata Roy lalu melesat bagai cahaya di mana Para tetua itu sudah mulai mendekati ke arah nya.


"kayyyy"gumam Roy sambil melesat kearah Tetua itu dengan gaya anggun Roy menebas salah satu tetua.


"Bahayaaaa menghinda-"


"Slasssss!"Bukkkkk!"


Belum selesai dia berbicara Roy sudah duluan berada di depan nya,dengan cepat kembali Roy melesat ke seluruh para tetua itu.


"Slasssss!"Slassssss!"Slasssssss"


"Bukkkk!"Bukkkkk!"Bukkkkk!"


3 tetua kembali di tebas Roy hingga kepala mereka berpisah itu.


"4 lagi"gumam Roy lalu melesat kembali itu.


Tian Shi yang melihat musuh nya kembali seperti memiliki kekuatan itu kembali terkejut.


"S-siapa sebenar nya dia ini?"gumam nya dalam hati lalu melesat juga di mana Roy yang sudah mendekati tetua itu.


"Tinnnnng!"Tinnnnnng!"Tinnnnnnng!"


"Slasssss!"Slassssss!"Slassssss!"


"Bukkkkk!"Bukkkkk!"Bukkkk"


Roy kembali menebas 3 kepala tetua itu dengan cepat.


[Ding,selamat tuan naik level 799]


[Ding,selamat mendapatkan 200 Milyar poin dari kenaikan level]


Roy yang mendengar ucapan system tidak menanggapi sama sekali lalu melihat dimana Tian Shi yang mundur Karana benturan serangan yang Roy layangkan tadi.


"Cihhhh,cuman segitu saja?,apa kau ingin di siksa dulu atau lansung menyusul para saudara mu itu"kata Roy dengan wajah datarnya.


Tian Shi yang mendengar itu makin marah tanpa berfikir panjang Tian Shi melesat ke arah Roy.


"Tinnnnnng!"Tinnnnnng!"Tinnnnnng!"


suara aduan pedang dengan kuku Tian Shi itu berlangsung selama 10 menit karna sekarang Roy lah yang mempermain kannya.


Merasa dia yang di permainkan membuat Tian Shi meraung marah lalu membalas dengan lebih membabi buta.

__ADS_1


"Tingggggggg!"Boooooom!"Tian Shi terhempas 100 meter saat terkena serangan dari Roy itu.


"..."


__ADS_2