Reinkarnasi Dengan System

Reinkarnasi Dengan System
BAB 60. KLAN SU


__ADS_3

Su Ford Dan semua anggota klan Su yang sendang sibuk merapikan ruangan pertemuan itu, benar-benar membuat nuansa yang mewah, Karna mereka kedatangan tamu istimewa....


Tidak lama mereka selesai mendekor sedikit ruang pertemuan itu, datang laporan kalau tamu mereka akan sampai....


Dengan rapi mereka menunggu kedatang Roy di depan pintu klan...


Setelah nampak Dan Roy beserta bawahan nya sudah keluar Dari gerbong itu...


"Salam hormat kami Yang Mulia!"Ujar Seluruh orang yang berada di luar itu.


Dengan terlonjak kaget...


"Y-ya terima kasih atas sambutan nya"Ujar Roy sambil garuk-garuk kepala yang tidak gatal.


Sambil mengangguk singkat Roy beserta semua bawahan nya mulai memasuki kediaman klan Su itu di tuntun oleh Su Ford...


Yang di lihat Roy sekarang semua orang yang di tatap nya lansung menunduk hormat...membuat Roy sedikit canggung...namun atas saran Tomoe, Roy harus berwajah datar tanpa harus memperlihatkan kesan apapun...


"Ugh...Tomoe ini, wajah ku Terasa beku sekali"Ujar Roy sambil menahan ekspresi nya.


Setelah sampai di ruangan seperti tempat pertemuan, Roy di tuntun ke kursi paling atas yang biasa nya Su Muing gunakan...dengan anggukan singkat oleh Su Muing yang sudah berada di dalam itu, Roy naik ke atas di mana satu kursi dengan Dua meja kecil yang berada di sisi kiri Dan kanan nya...


Tidak lama berbagai hidangan di sediakan oleh pelayan klan Su itu...dengan perasaan antusias, Komoe yang memang suka mencicipi makanan yang Terasa baru di lihat nya...


"Selamat makan!"Ujar nya lalu menyantap yang berada di depan nya tanpa memperdulikan tatapan orang.


Semua orang yang berada di dekat Komoe berada sekarang, lansung menelan ludah mereka...


"Ugh...anak ini, dengan Cepat nya menghilangkan wajah kami"Gumam Tomoe dalam hati..


"Maaf, Komoe memang suka penasaran, dengan Hal baru"Ujar Roy dengan senyuman manis nya.


"Ya, tidak apa-apa Yang Mulia, malahan kami merasa senang kalau hidangan nya kalian sukai"Ujar Su Muing.


***


15 Menit berlalu setelah acara kecil itu selesai, Roy mulai membuka suara kembali...


"Aku tau, kakek mengundang kami kemari, tujuan utama nya bukan lah ini!"Ujar Roy dengan serius, yang suaranya hanya terdengar oleh Su Muing Dan Su Ford yang berada di depan nya.


Dengan anggukan singkat oleh mereka berdua...

__ADS_1


"Ya, Yang Mulia...Kami memang Dari dulu mempunyai tujuan ingin memperlihatkan sesuatu...saat kami mendengar Yang Mulia dulu berada di Desa Bunga Hijau, sebenar nya hari itu lah tujuan kami tercapai, namun kami kehilangan keberadaan Yang Mulia saat itu"Ujar Su Muing dengan serius.


"Hah...Ternyata tidak meleset"Gumam Roy dalam hati.


Dengan anggukan singkat, Roy menceritakan kejadian yang di timpa nya beberapa tahun silam...setelah semua nya selesai, Roy melihat ekspresi ke Dua orang itu seperti menahan geram...tapi dengan Cepat, Roy menenangkan nya Karna semua sudah selesai.


Dengan anggukan singkat...


"Yang Mulia, apa kamu tidak keberatan mengikuti kami ke ruangan peninggalan klan Su"Ujar Su Muing Dan di angguki singkat oleh Roy...


Setelah memberi tau semua bawahan nya...Roy tanpa di kawal mengikuti Su Muing Dan Su Ford yang berada di depan nya sekarang.


***


Di lorong...


"Dek!" Tiba-tiba Roy merasakan firasat yang hampir sama saat pertama kali memasuki kerajaan pedang merah...


"Tunggu sebentar!"Ujar Roy tepat di depan pintu ruangan yang tertutup itu.


"Ya, kenapa Yang Mulia!"Ujar Su Muing dengan kebingungan.


"Bisa kalian buka ruangan ini!"Ujar Roy dengan wajah datar nya.


Dengan anggukan singkat oleh kakek nya Su Ford membukakan kamar nya itu...


Setelah masuk Roy lansung saja menuju salah satu lemari kecil yang berada di tepi kasur itu, membuat Dua orang di belakang nya tambah penasaran...


"Apa aku boleh membuka nya?"Ujar Roy, Dan di angguki singkat oleh Su Ford.


Sambil melirik ke sebuah kantung yang berisikan seperti benda padat itu Roy mengeluarkan nya..


"Dimana kau mendapatkan ini"Ujar Roy sambil memperlihatkan Kristal itu ke Su Ford.


Su Ford Dan Su Muing yang mendapatkan tatapan intumidasi Dari Roy mulai berkeringat dingin...


Dengan Cepat Su Ford menjelaskan Dari mana asal dia mendapatkan Kristal itu.


"B-begitulah Yang Mulia, sampai sekarang, aku tidak tau fungsinya apa"Ujar Su Ford sedikit tergagap.


Tanpa menjawab, Roy mengeluarkan sihir cahaya nya lalu menargetkan lansung ke Kristal itu.

__ADS_1


"Ctah!" Kristal itu lansung hancur menjadi beberapa bagian.


Sambil menghela nafas...


"Asal kalian Tau! Ini adalah benda yang membuat klan baji*** itu sampai bersekutu dengan iblis"Ujar Roy dengan geram.


"Buk!" Keduanya berlutut seketika.


"M-maaf Yang Mulia atas tidak ketahuan Cucu saya"Ujar Su Muing tiba-tiba berlutut.


Dengan menghela nafas...lalu Roy memegang ke Dua pundak orang itu...


"Kakek..kalian tidak boleh berlutut ke orang yang lebih muda Dari kalian...di masa depan, kalau menemukan benda yang Terasa mencurigakan kalian lansung beri tau aku saja". Ujar Roy dengan senyuman nya.


***


Setelah penjelasan yang Roy berikan...


Dengan anggukan singkat oleh mereka, Roy kembali di tuntun jalan nya menuju ruangan rahasia klan Su itu.


Sama seperti di klan Tian dulu, Su Muing mengerakkan salah satu rak buku, lalu jalan rahasia terbuka.


Dengan cahaya obor di sepanjang jalan itu, Roy melihat kiri Dan kanan nya sekarang, banyak lukisan-lukisan yang menurut nya terasa familiar sekali, tanpa bertanya Roy hanya melihat lukisan itu saja, sambil melangkah makin kedalam Ruangan itu.


Tidak lama mereka berjalan mulai tampak lah satu patung putih, Dan di belakang nya ada lukisan yang besar juga.


"Kenapa patung itu, hampir mirip dengan yang pernah aku mimpikan"Gumam Roy dalam hati, sambil menatap patung putih, dengan jubah yang seperti berkibar itu.


Dengan gerakan kecil, Su Muing melukis pola sihir di kehampaan.


Tiba-tiba ruangan yang hanya berdiameter 5-5 meter itu, mulai meluas dengan nuansa hitam Dan putih.


Su Ford yang baru melihat ini, beserta Roy yang berada di belakang nya sedikit terlonjak kaget...


"Yang Mulia, ini lah yang ingin aku perlihatkan ke pada mu"Ujar Su Muing sambil melangkah ke salah satu, kotak kayu berwarna emas, yang tiba-tiba muncul Dari dalam tanah itu.


"Tapi Yang Mulia, aku tidak bisa memegang nya, jadi maaf Yang Mulia mendekat saja"Ujar Su Muing dengan hormat.


Sambil melirik lekat di mana Kotak Itu berada, Roy mulai mendekat, dengan perasaan penasaran yang teramat mendera Roy itu, sambil mengulurkan tangan nya...


Tiba-tiba...

__ADS_1


"..."


__ADS_2