Reinkarnasi Dengan System

Reinkarnasi Dengan System
BAB 44. KAKEK MISTERIUS 2


__ADS_3

Dengan mengambil satu teko teh panas kakek itu menuangkan ke dua gelas yang entah dari mana lansung tersedia itu.


"Kenapa semua patung itu sangat mirip dengan ku?"Gumam Roy saat melihat ada patung putih tidak jauh dari Ruangan itu yang sedang memengang dua pedang emas di tangan nya.


"Itu dulu waktu aku masih muda"Ujar kakek itu tanpa melihat ke arah Roy.


"Kenapa sangat mirip dengan ku?"ujar Roy kebingungan.


"Mungkin kebetulan saja"Ujar nya santai.


Meski Roy masih di Landa penasaran yang teramat tapi dia juga tidak terlalu memikirkan nya.


Sambil menyesap teh nya...


"Hmmmm ini enak sekali apa aku bisa membawa nya pulang?"Ujar Roy dengan mata yang berbinar.


Dengan gelengan pelan...


"Meski kau bisa menyentuh semua barang yang ada di sini tetap tidak bisa kau bawa pulang dan juga yang ada di saku mu itu secara otomatis nanti akan kembali ke tempatnya"Ujar kakek itu sambil menunjuk saku Roy.


"E-eh itu aku tidak sengaja tadi mengantonginya"Ujar Roy sambil cengengesan kembali mengeluar kan seruling kecil dari saku nya.


Dengan gelengan pelan...


"Roy aku hanya mengingatkan mu di masa depan jangan mengulangi hal yang sama sekali lagi, kalau tidak! usaha mu akan menjadi sia-sia saja kembali"Ujar nya yang lansung membuat Roy mengerutkan kening.


Tanpa mendengar perkataan Roy.


"Baiklah,aku hanya mengingatkan mu itu saja jangan mengulangi kesalahan yang sama!"Ujar nya kembali lalu mengibaskan tangan nya pelan.


Tiba-tiba cahaya putih menyinari semua tubuh Roy.


"E-eeeeeee kakek siapa nama mu dan kenapa kau tau nama ku-"Ujar Roy lalu menghilang di kehampaan.


"..."


Dengan terlonjak kaget dari duduk nya.


"Ukhhhhhhh,Apa tadi itu?,Kenapa rasanya seperti nyata saja!" gumam Roy dalam hati karna dia merasa mimpi itu terasa nyata.


"System?"Gumam Roy.


[Ding,ya tuan]


"Aku tadi merasa bermimpi apa itu benar adanya system?"Ujar Roy yang masih di Landa kebingungan itu.


[Ding, system hanya bisa memastikan kalau itu nyata]


Roy yang mendengar perkataan system semakin penasaran kalau memang adanya terus apa hubungan nya dengan dia pikir Roy.


"Huh biarlah waktu yang menjawab"Ujarnya lalu bangkit berdiri.


"Tolong keluarkan dua bawahan yang baru itu dan juga ikat rambutnya"Gumam Roy.


[Ding,ikat rambut sisik naga pertama,saat di gunakan akan menambah kekuatan pengguna sebanyak 25%]


Tiba-tiba di kehampaan muncul dua orang pria tampan dengan kulit putih,rambut coklat,mata merah,jubah hitam legam,dengan dua pedang di punggung mereka,seperti menyilang,tinggi kira-kira 170cm.


"Salam yang mulia"Ujar mereka serempak dengan berlutut sebelah kaki saat sudah nampak di depan Roy itu.

__ADS_1


"Hmmmm,ternyata tidak meragukan juga hadiah dari System"Ujar Roy saat melihat bawahan baru nya.


"Apa kalian sudah memiliki nama?"Ujar Roy sambil menatap mereka yang masih berlutut dengan satu kaki itu.


"Belum yang mulia"Ujar mereka bersamaan dan di balas anggukan pelan oleh Roy.


"Baiklah,karna kalian kembar aku memberi kalian nama,Ro Wuw dan Ro Wiw apa kalian menerima namanya?"Ujar Roy sambil menatap mereka itu.


"Terima kasih banyak yang mulia"Ujar Wuw dan Wiw lansung menerima nama dari pemberian Roy itu.


Dengan anggukan pelan...


"Kalian bisa berdiri sekarang!"Ujar Roy lalu memasang ikat rambut sisik naga yang berwana putih polos dengan banyak nya sisik-sisik kecil dengan ukiran kepala naga di ujung ikat rambut nya.


"Siap melaksanakan perintah yang mulia"Ujar mereka secara serempak.


Dengan gelengan pelan...


"Kaku sekali mereka"Gumam Roy dalam hati.


Dengan langkah santai Roy berjalan ke arah kamp kembali dan di ikuti oleh dua bawahan nya itu.


Roy juga sudah melupakan hal yang di perbuat oleh bawahan nya tadi.


Di perjalanan...


"System buka status"


[System over power]


[Nama: Roy(laki-laki)]


[Ras:~penguasa,~manusia]


[Level: 810(exp: 25%)]


[HP: 10.000.000(100%)]


[Mana: 1.500.000(100%)]


[Beladiri:~pukulan amukan neraka]


[Status:~penyihir Dewa,~kestria raja]


[Kekuatan: 99]


[Ketahanan: 85]


[Kelincahan: 90]


[Kepintaran: 90]


[Wajah: lumayan tampan]


[Bawahan:~Ro Wiw,~Ro Wuw]


[Pelayan:~Ro Tomoe,~Ro Mio,~Ro Komoe]


[Elemen:~api,air,petir,tanah,angin :100%,~Berlian,lava,es:100%,~kayu,cahaya,Gelap:100%

__ADS_1


,~ruang Dan waktu:20%,~Netral:45%]


[Skil:~Restorasi,~Kloning,~Langkah angin,~kay,~telekinesis,~membaca pikiran,~mata dewa,~kabut ilusi,~pemakan sihir]


[Poin: 1.800 Triliun]


[Quest:~menciptakan daerah kekuasaan sendiri lalu menundukkan 3 kekaisairan(118bln/13hari)]


[Daerah kekuasaan pertama:~Kerajaan pedang merah]


[Penyimpanan:~pedang rembulan,~pedang amukan neraka,~dual pedang pemecah surga,~jubah manipulasi,~jubah Dua warna,~mahkota emas,~potion tingakat rendah 11.010,~potion tingakat tinggi 11.088,~potion tingakat emas 1110,~buku alkemis tingakat awal,~koin emas 900 milyar]


[Toko:]


"..."


Setelah 30 menit mereka sudah berada di dekat kamp itu.


"Sekarang kalian pilih saja salah satu kamp disana anggap saja rumah sendiri"Ujar Roy santai dan di angguki singkat oleh dua bawahan nya itu.


"Baik Yang Mulia,terimakasih banyak"Ujar mereka lalu melenggang pergi.


Dengan gelengan pelan Roy juga mulai melangkah ke kediaman nya...


Saat baru sampai Roy lansung masuk saja lalu melihat Tomoe dan Mio yang masih berada di kediaman nya saat Roy Ingin berbalik pergi kembali.


"T-tuan maaf kan kami"ujar mereka berdua sambil memelas yang tiba-tiba memegang pergelangan tangan Roy itu.


Dengan menghela nafas...


"Huhhhh,baiklah untuk hari ini aku memaafkan kalian,dan jangan ulangi itu lagi"Ujar Roy dengan senyum tipis nya.


Mio maupun Tomoe yang mendengar itu lansung bahagia dan langsung saja mereka memeluk Roy dengan erat.


"Terimakasih tuan"Ujar mereka.


"Ukhhhh! Itu pelukan nya bisa di lepas, aku tidak bisa berfas ini!"Kata Roy saat terapit di dada nya Tomoe.


"Y-ya tuan,kalau begitu kami pamit pulang dulu"Ujar mereka lalu melenggang pergi dengan wajah yang bersumu merah.


"Huh ada-ada saja"Gumam kecil Roy lalu melangkah ke kamar mandi.


"..."


Di perpustakaan Komoe dan Luyina yang lagi berbicara santai menceritakan ke adaan dunia ilusi itu tiba-tiba.


"Ckretttt"Suara pintu terbuka.


"Aku datang"Kata Mio dan juga Tomoe secara bersamaan.


Luyina yang melihat itu lansung memasang ekspresi datarnya kembali.


"Hmmm itu!, kami minta maaf karna meninggalkan mu tadi sendirian"Ujar mereka secara bersamaan.


Luyina yang mendengar itu lansung memasang senyum kecil.


"Hemeh tidak apa-apa aku malah senang kalau kakak tidak mempermasalah kan nya lagi"Ujar Luyina sambil tersenyum.


Tiba-tiba mereka berbincang lalu akrab dengan cepat nya.

__ADS_1


"..."


__ADS_2