
2 tahun berlalu...
Dunia ilusi sekarang sudah semakin ramai dengan pembangunan yang sudah 75% jadi itu, yang di mana kerajaan yang mewah nya berdiri dengan kokoh di area Utara dengan warna putih dan atap emas di setiap sudut nya menambah kesan elegan dan di sana juga tempat tinggal Roy sekarang bersama bawahan nya.
Shi Mo juga yang menjual produk dari Dunia ilusi itu Toko nya sudah menyebar di mana-mana tidak ada yang tidak mengetahui kualitas barang yang di jual oleh Shi Mo karna itu banyak pedagang lain tutup buku karena ulah nya itu.
Tapi sampai sekarang belum ada masalah yang Rumit Shi Mo hadapi,kalau ada masalah ringan Shi Mo dengan cepat juga menghadapi nya,tapi kedepan nya juga tidak tau.
Sudah banyak ras-ras yang nyaman tinggal di sana mereka selalu berusaha sebisa mungkin untuk memuaskan hati Yang Mulia mereka dengan cara menuruti semua perintah dari Roy itu.
Roy juga sudah membuat pintu masuk daerah kekuasaan nya di hutan kematian dengan tinggi 300 meter dan lebar 100 meter di setiap pintunya, dengan warna emas dan ukiran yang elegan,Wuw dan Wiw juga di tugaskan di Sana untuk menjaga pintu dan mendata pengunjung yang datang itu.
Kerajaan pedang merah yang pertama Roy tundukkan juga tidak kalah megahnya juga berkat bantuan Roy,kerajaan itu sekarang kekayaan nya hampir menyamai kekaisaran matahari.
Meski kekaisaran nya belum resmi Xiao Huan tetap juga membuat aliansi yang dimana semua kerajaan yang di ajak nya akan berada di atas nawungan kekaisaran baru itu dan tentunya akan mendapatkan keuntungan juga di setiap pihaknya.
Sudah 5 kerajaan yang mau mengikuti aliansi itu membuat kekaisaran matahari menjadi geram tapi mereka belum melakukan pergerakan apapun karena mereka tau yang menjadi musuh mereka saat ini bukan lah bisa di anggap biasa saja.
Roy juga melatih budak yang pernah dia temukan itu dengan siapa yang mau ikut saja dan tidak di sangka-sangka mereka semua dengan antusias nya ingin ikut semua, ingin menjadi kuat dan ingin menjaga dunia yang Roy kuasai sekarang ini.
Sekarang pasukan yang Roy punya 10.000 kesatria dan 20.000 orang penyihir dan tentunya dari berbagai ras dengan kekuatan yang melebihi 3 kekaisaran gimana tidak semua alat maupun zirah mereka Roy beli di toko system meski system menjual nya murah tapi kalau di dunia ini semua artefak itu termasuk yang paling langka.
Shi Ani menjadi komandan pasukan penyihir dan Shi Gen sekarang juga menjadi komandan pasukan kesatria berkat pelatihan keras yang mereka jalani dari Roy maupun bawahan nya itu menjadikan mereka disiplin dan juga tegas.
"..."
Dalam istana siang hari...
"Ahhhhh! Aku bosan sekali,kenapa kalian melarang ku menolong pekerjaan mereka,kepala ku pusing mengurus kertas-kertas ini!"Kata Roy dengan wajah lesu sambil memegang satu kuas dan kertas di tangan nya itu.
Dengan gelengan pelan...
"Tuan sebagai pengusa dunia ilusi, anda tidak boleh membantu bawahan dalam bekerja,kalau tidak derajat mu akan sama dengan mereka!"Ujar Mio yang selalu setia di sampingnya itu.
"Sudah berapa kali kau mengucap kata-kata itu!"Ujar Roy dengan jengkel.
"Apa tuan butuh bantuan ku?"Tawar Luyina yang berada tidak jauh dari meja Roy.
__ADS_1
Roy yang mendengar perkataan Luyina lansung berbinar.
"Nah ambil ini tanda tangani saja semua nya aku mau berkeliling dulu"Ujar Roy yang lansung memberikan kertas dan juga kuas itu lansung ketangan Luyina.
"Hmm,baik tuan"Ujar Luyina lalu duduk di atas meja dengan tumpukan kertas di atasnya itu.
"Mio kau bantu saja Luyina aku pergi dulu!"Ujar Roy yang tidak memperdulikan wajah masam nya Mio itu.
Dengan menghela nafas panjang...
"Huh,Tuan yang punya pekerjaan, kenapa kami yang di suruh"Ujar Mio jengkel yang tetap memegang pekerjaan Roy itu.
"..."
Pria yang berjalan di lorong ruangan itu,berwajah tampan,rambut di ikat tinggi dengan warna putih di ikat rambut nya dan rambut perak,jubah putih,tinggi 165cm,berjalan dengan anggun nya.
"Sudah dua tahun aku tidak keluar dari dunia ini,apa aku pergi kekaisaran saja ya?, belum pernah aku melihat nya"
"Quest yang system beri juga makin hari waktunya makin berkurang juga"Gumam Roy dalam hati.
Sambil berjalan ke arah lapangan pelatihan yang berada di belakang istana.
Yang terdengar oleh Roy sekarang suara aduan pedang dan juga ledakan sihir Dimana-mana. Dengan barier pertahanan yang mengelilingi setiap sudut lapangan itu.
"Wahhh,mereka semangat sekali"Gumam Roy sambil mengangguk pelan.
Semua orang yang melihat kedatangan Roy itu mulai berbaris lalu mendekat ke arah Roy.
"Salam Yang Mulia"Ujar mereka secara bersamaan dengan kaki yang tekuk sebelah.
Dengan menghela nafas....
"Ya aku terima salam kalian"Ujar Roy dengan menggaguk.
"Baiklah aku hanya berkunjung saja kesini lanjutkan kembali latihan kalian,atau ada yang ingin berlatih dengan ku?"Ujar Roy dengan senyum tipis nya.
Mereka yang mendengar itu lansung bergidik ngeri dengan cepat.
__ADS_1
"Baik yang mulia kami akan kembali berlatih terimakasih atas tawaran nya"ujar mereka lalu kembali ke tempat masing-masing karna tidak berani berlatih dengan Roy itu.
Gimana tidak setiap sesi pelatihan bersama Roy mereka seperti di siksa saja sampai ada yang pernah pingsan beberapa hari karna latihan yang Roy berikan itu.
Dengan gelengan pelan...
"Huh,aku kan hanya ingin menghibur kebosanan ini"gumam Roy lalu melangkah kembali.
Tidak jauh dari sana dua orang sedang mendekati di mana Roy berada.
"Salam Yang Mulia"Ujar Shi Ani dan Shi Gen secara bersamaan.
"Hmm, tidak usah sesungkan itu kau sudah aku anggap seperti saudara ku juga"Ujar Roy tanpa menjawab ucapan mereka.
Dengan kembali berdiri...
"Kami juga tetap harus bersikap formal karna Yang Mulia sekarang berada di tempat keramaian"Ujar mereka secara bersamaan lalu mengikuti langkah Roy menuju meja peristirahatan yang berada tidak jauh dari sana.
"Ya! Ya! Ya! Terserah kalian"Kata Roy dengan wajah jengkel lalu melangkah kembali.
Saat sudah duduk...
"Kenapa kalian berdiri?, duduk saja!"kata Roy yang melihat Shi bersaudara itu hanya berdiri saja.
Dengan anggukan pelan mereka duduk juga...
"Bagaimana, perkembangan pasukan kalian berdua?"Ujar Roy dengan menatap mereka berdua.
"Kalau pasukan ku, mereka rata-rata sudah level 450-700 mereka juga sudah tidak menggunakan mantra untuk menciptakan sihir"Ujar Shi Ani.
"Kalau pasukan kesatria ku level mereka sama dengan pasukan Shi Ani juga, mereka juga sudah bisa mengunakan sihir dan pedang secara bersamaan"Lanjut Shi Gen.
Dengan anggukan pelan...
"Pertahankan itu semua, kalau dapat mereka bisa seperti kalian!"Ujar Roy dengan perasaan puas dengan latihan mereka.
Setelah pembicaraan singkat mengenai pasukan itu Roy pamit undur diri juga lalu melangkah keluar area lapangan.
__ADS_1
"Huhh,apa aku keluar aja ya?, disini rasanya membosankan sekali!"Gumam Roy dengan senyum tipis nya.
"..."