Reinkarnasi Si Pembunuh Bayaran

Reinkarnasi Si Pembunuh Bayaran
Episode 13


__ADS_3

Masih tempat di tempat yang sama, Jia Li hanya melihat-lihat keadaan sekte lembah ular emas. Suasananya tenang dan sejuk, semua murid sekarang sibuk dengan aktivitas nya masing-masing.


"Han." laki-laki yang dipanggil pun melihat kearah Jia Li sambil memiringkan kepalanya.


"Ada apa Jia Li?" tanya Han pada gadis disebelahnya itu. Jia menarik nafasnya dalam-dalam, lalu bersuara.


"Han dari mana kau tahu tetap sekte ini?" tanya Jia pada Han.


"Sekte ini semua orang pun tahu." ucap Han jujur.


"ouh yah, ini hampir malam, sebaiknya kita kembali ke kamar masing-masing." ujar Han disetujui oleh Jia Li dan Ying Ying. Ketiganya pergi dari aula itu.


Sementara itu, malam harinya di kediaman Kaisar. Terdengar suara musik yang diiringi dengan tarian para pelayan.


Dipojok ruangan istana, tepatnya di sebuah kamar, terdapat dua orang pria tampan dan gagah duduk bersama.

__ADS_1


"Yang mulia Pangeran Fan, saya mohon ijin untuk menyampaikan berita dari yang mulia kaisar." ujar salah satu pelayan istana.


"Yah silahkan pelayan." suruh salah satu pria itu.


"baik yang mulia pangeran pertama, jadi begini, anda dan pangeran Feng di suruh Yang Mulia Kaisar untuk ke ruang pesta." jelas sang pelayan tersebut sopan.


"Ouh baiklah, aku dan adik bungsu akan segera kesana, kau bisa pergi sekarang." perintah Pangeran pertama bernama Fan Jiang Liu.


"baik yang mulia pangeran, saya undur diri, permisi." sang pelayan itu segera pergi setelah selesai menyampaikan amanah dari sang kaisar.


"ayok kita ke ruangan pesta Adik Feng." Ajak pangeran Fan di iyakan oleh pangeran Lei Feng Liu. Kedua kakak beradik itu langsung bergegas menuju ruangan pesta.


Pangeran Fan Jiang Liu adalah putra pertama Sang Kaisar dengan Ratu, Pangeran Fan Jiang Liu atau yang sering dipanggil pangeran Fan adalah pria ramah dan dermawan, dia adalah laki-laki yang baik dan pengertian sangat bertolak belakang dengan sang Adik Lei Feng Liu, pangeran bungsu dari Kaisar dan Ratu, laki-laki dingin dengan wajah datar bak tembok menjadi ciri khas pangeran Feng. Pangeran Feng adalah pangeran paling ganteng sekaligus pangeran paling dingin di kota. Walaupun dingin tidak akan mengurangi ketampanan dari seorang pangeran Feng. Pangeran dengan Rambut Putih panjang terurai, dengan bola mata Abu-abunya membuat ketampanan sang pangeran bungsu bertambah berkali-kali lipat.


Diruang Pesta, terdengar suara gaduh, hal yang paling dibenci oleh pangeran Bungsu yang terkenal introver alias tertutup.

__ADS_1


Disini sangat bising, rasa-rasanya telinga ku ingin pecah gara-garanya, cih sangat menyebalkan. Batin pangeran bungsu—pangeran Feng.


"adik kau kenapa?" tanya pangeran Fan yang melihat gelagat sang adik bungsunya itu, Feng melihat kearah sang pangeran pertama lalu berucap.


"Tidak ada apa-apa, hanya disini terlalu ricuh, saya tidak menyukai itu." pangeran Fan mengangguk lalu memegang pundak sang adik tak lupa senyuman yang senang tiasa terbit diwajah tampan nya itu.


"kau akan terbiasa jika kamu ingin mencoba untuk berteman, jadi ayok lah, sekali ini saja, kau pasti bisa." ujar pangeran Fan menyemangati sang adik tercinta...pangeran Feng. Pangeran Feng hanya menghembuskan nafas nya lalu mengangguk tanda bahwa dia menyetujui kata-kata sang kakak tertua...pangeran Fan.


"ayok kalau begitu." ajak antusias pangeran Fan sambil berjalan beriringan dengan sang adik bungsu.


aish aku membenci keributan, tapi demi kakak tertua...yah sudahlah, tidak apa-apa mengikuti saran nya sekali-kali. Batin pangeran Feng sambil terus mengekor in sang kakak tertua nya.


like komen vote favorit


makasih yang udah mendukung karya author^^

__ADS_1


maaf jika banyak typo, maklumi yah pren^^ see you next episode^^


__ADS_2