Reinkarnasi Si Pembunuh Bayaran

Reinkarnasi Si Pembunuh Bayaran
Episode 33


__ADS_3

Hari di mana Jia dan bekerja sebagai Panglima dan juga perdana menteri di kerajaan Liu.


Jia Li sekarang berada di markas prajurit yang akan menjadi bawahannya, tepatnya markas prajurit Phoenix, prajurit yang sangat-sangat lemah dan tak memiliki bakat berperang di kerjaan Liu, lebih tepatnya prajurit terbuang kerajaan Liu.


"Selamat pagi semua nya." Sapa Jia Li pada para prajurit yang sedang duduk-duduk santai di pos mereka, mereka nampak tidak menghiraukan kedatangan Jia Li di markas mereka.


"hufttt, perkenalkan saya Jia Li, saya yang akan bertugas membimbing kalian di sini, dan saya yang akan menjadi panglima di Markas Phoenix ini." Tegas Jia Li dengan wajah datarnya.


Salah satu prajurit itu melihat ke arah Jia Li dengan kening berkerut.


"Kau? Yang akan menjadi panglima kamu? Yang benar saja hahaha, para panglima laki-laki juga muak melatih kami." Tawa para prajurit di sana terpecah, Jia Li hanya melihat mereka satu persatu dengan wajah tanpa ekspresi.


"Kau sebaiknya menyerah saja, karena kami hanyalah prajurit buangan yang tak di butuhkan, kau ini." Lanjut salah satu prajurit di sana yang sedang meminum minuman beralkohol.


Shertttt~

__ADS_1


sebuah belati terbang kearah orang yang sedang minum itu, dan untung saja belati itu tak mengenai kepalanya dan malah tertancap di dinding kayu.


Semua prajurit disana terdiam karena ulah mengerikan yang dilakukan Jia Li baru, yah Jia Li yang melempar belati kearah orang itu.


"Kau, kau mau membunuhku hah?!" murka orang tersebut sambil memecahkan botol arak yang di minum nya tadi.


"Kalian sebaiknya menurut dengan ku, karena aku bisa memisahkan leher dengan tubuh kalian tanpa mengeluarkan tenaga sedikit pun." Jia Li mengeluarkan senyum miring nya sambil menatap kosong kearah orang yang tadi membentak nya.


Glekkk


Mata Jia Li melihat wajah para bawahan dengan sangat intens, terutama yang tadi membentak nya.


"Kau tahu, aku ini adalah putri pertama keluarga Zhang tepatnya putri pertama jendral Zhang, huhhh kalian pasti tahu dengan sebutan-sebutan ku kan? Merak menjuluki ku sebagai putri sampah kediaman Zhang, putri tidak berguna dan sebagai nya." Jia Li menjedahkan ucapannya mengambil udara sejenak.


"Dan kalian lihat sekarang hmm?aku menjadi panglima di kerajaan Liu, dan aku berhasil membuktikan kalau aku bukanlah sampah yang tak berguna, jadi kalian harus seperti, menunjukkan keahlian kalian, jadi mari bekerja sama dengan ku." Ujar Jia Li panjang lebar, semua yang ada di sana saling menatap satu sama lain.

__ADS_1


Setelah berunding akhirnya mereka setujuh menganggap Jia Li sebagai atas mereka, alias orang yang akan membimbing mereka dan yang akan mereka sebut Panglima.


Sementara di sisi lain, di tempat Han bekerja, laki-laki itu nampak sedang bergelut dengan begitu banyak kertas di atas mejanya dan jangan lupakan pena  dengan tintanya.


"Susah juga ternyata menjadi perdana menteri, yah! Harus bergelut dengan banyak kertas-kertas ini, hm kira-kira Jia Li melakukan tugas nya dengan baik gak yah?!." Han menghembuskan nafasnya panjang lalu kembali sibuk dengan kertas-kertas nya.


Hari pertama mereka berkerja di istana saja sudah mendapatkan tantangan yang sangat besar.


like komen vote favorit


maaf jika slow up


banyak typo di maklumi baru pemula


saran/kritik boleh kok

__ADS_1


__ADS_2