
Next...
Rembulan merasa sangat senang hari ini, meski mendapatkan luka kecil saat ke taman tadi, dia tidak masalah. Malah dengan kejadian itu Rembulan mendapatkan teman baru! Ya, selama masa sekolah Rembulan tidak mempunyai teman yang banyak seperti kakak nya Berlian.
Dia lebih di sibukkan oleh pekerjaan rumah ,di banding menghabiskan waktu untuk mencari teman ataupun nongkrong dengan anak gadis seusianya.
Antony sangat ketat pada Rembulan, melarang ini dan itu. Berbeda jauh perlakuan nya terhadap Berlian yang bebas mau kemana saja. Bahkan apa yang kadang di inginkan oleh Berlian harus di turuti.
"Baiklah El, ini sudah hampir gelap, aku pulang sekarang saja. Kau juga pulanglah semoga kita berjumpa lagi." Ucap Rembulan tersenyum.
"Ya kau betul, sudah pasti kita akan bertemu lagi Rembulan. Aku sudah mendapatkan nomor ponsel mu bukan? Balas El terkekeh senang. Karena Elvano seperti nya sudah jatuh ke pesona sang Rembulan, maka dari itu dia akan memastikan akan selalu bertemu dengan Rembulan.
"Oh iya, aku lupa" Ucap Rembulan ikut tertawa.
"Bagaimana jika aku mengantar mu pulang? Ini sudah hampir gelap, tidak baik gadis kecil seperti mu pulang seorang diri." Tawar El pada Rembulan.
Rembulan mencebik lucu , kenapa setiap orang memanggilnya Gadis Kecil??
"Tidak perlu El, aku sudah biasa pergi sendirian, lebih baik jika kau pulang saja, soalnya arah rumah kita berlawanan." Ucap Rembulan cepat.
Bukan karena apa, soalnya Rembulan takut jika dia diantar oleh orang asing maka itu akan menimbulkan masalah baru untuk nya.
__ADS_1
Hukuman yang kemarin saja belum selesai, masa iya Rembulan mau menambah hukuman lagi??
"Baiklah jika begitu, sampai jumpa Rembulan, hati hati di jalan!! Kabari aku jika kau telah tiba di rumah." Ucap El mengelus puncak kepala Rembulan. Tentu saja hal itu membuat Rembulan terpaku, dan wajah nya memerah malu.
"Pfftt!! Kau sangat imut jika malu malu begitu." El terkekeh gemas melihat Rembulan.
"Ja-jangan rusak rambut ku El." Gugup Rembulan mengalihkan mata nya dari El. Baru juga berkenalan beberapa jam sudah membuat Rembulan salah tingkah.
...****************...
Di lain tempat yang berbeda, seorang Tuan Muda sedang menahan amarah nya, ini seperti nya akan siap dia muntahkan pada Asisten nya itu.Sedari tadi Caka hanya diam, tidak berani menatap wajah Tuan Muda nya itu.
Kali ini entah apa yang membuat Lewis marah, menurut Caka tadi Tuan Muda nya baik baik saja, entah kenapa setelah pulang dari salah satu taman milik L.A Kingdom, yang baru saja resmi di buka untuk umum sebulan yang lalu Tuan Muda nya itu terlihat aneh.
Caka memberanikan diri untuk bertanya, mana tau dia telah membuat kesalahan saat mengunjungi taman tadi sore " Tuan Muda, apa saya melakukan kesalahan di taman tadi sore? Saya lihat Tuan Muda terlihat sangat kesal..." Tanya Caka menundukkan kepala nya.
"Ya, kau melakukan kesalahan kali ini Caka, bukan nya aku menyuruh mu mencari tau semua tentang gadis aneh itu?" Jawab Lewis marah.
Caka tampak berpikir, mengingat apa yang di maksud oleh Tuan Muda nya itu. "M-maaf Tuan Muda, maksud Anda gadis yang mana? Tanya Caka gugup.
"Gadis bodoh itu, Caka!!! Anak Antony Albertcius, yang akan menikah dengan ku 2 Minggu lagi. Gadis yang di jual Ayah nya hanya untuk penebus hutang." Sentak Lewis terlihat marah sekali.
__ADS_1
"Semua data nya sudah saya berikan pada Anda Tuan Muda, saya bisa pastikan tidak ada yang terlewatkan oleh saya." Jawab Caka yakin sekali.
"Apa kau yakin Caka? Bukan nya di situ tidak di jelaskan kalau gadis bodoh itu mempunyai kekasih? Apa kau mau membodohi ku?" Ucap Lewis kesal.
"Tidak Tuan!! Nona Rembulan tidak memiliki kekasih, teman saja dia tidak punya Tuan Muda, apalagi yang namanya KEKASIH." Jelas Caka panjang lebar.
"Cih!! Aku tidak percaya!! Aku sangat yakin gadis bodoh itu sama saja dengan gadis lainnya. Hanya memanfaatkan laki laki dan mengobral tubuh mereka." Ucap Lewis yakin dengan dugaan nya.
"Cih!! Dia terlihat sangat dekat dengan Pemuda itu tadi." Tambah Lewis kesal.
Caka terperangah mendengar ucapan Lewis yang begitu tidak masuk di akalnya. Caka sangat yakin jika Rembulan berbeda dengan Berlian, yang sangat bebas dekat laki laki di kampusnya.
Rembulan malah terlihat sangat jauh dari perilaku negatif yang di sebutkan oleh Lewis barusan.
Apa Tuan Muda nya itu berjumpa dengan Rembulan di taman tadi?? Jika iya, maka nasib Rembulan semakin sulit kedepan nya, apa lagi sangat terlihat jelas Tuan Muda nya itu pasti melihat hal yang tidak baik disana, semakin menambah salah paham bagi Lewis yang menganggap Rembulan semakin buruk.
"Kau awasi mulai dari sekarang gadis itu Caka, aku tidak mau dia melakukan hal yang memalukan sebelum menikah dengan ku." Perintah Lewis pada Asisten nya itu.
"Baik Tuan Muda" Patuh Caka melihat Lewis berlalu masuk ke dalam mansion nya. "Huh!!! Kenapa Tuan Muda Lewis semakin aneh?" Batin Caka!!
...----------------...
__ADS_1
Yuhuu... jangan lupa dukung karya Author selalu Terimakasih 🙏