
💜
💜
💜
Next..
Di sebuah Restoran Mewah tak jauh dari bandara internasional Kota X, kini Lewis dan Rembulan tengah duduk berhadapan dengan kedua orang tua nya, yaitu Tuan Besar David Ace Wilson dan Nyonya besar Margareth Sheill Wilson.
Kelihatan sekali Rembulan gugup, bahkan wajah nya kian pucat seperti tidak di aliri darah sama sekali. Pandangan ke dua Mertua nya sangat menakutkan, terlihat seperti menilai dia dari ujung kepala sampai kaki. Ah sangat menakut kan batin Rembulan
Rembulan meremat kedua tangan nya di bawah meja saking takut nya di tolak oleh orang tua Lewis. Tapi tak berselang lama pun Ayah Lewis memulai obrolan nya pada pengantin baru ini, terlihat Tuan Besar Wilson sedang menahan amarah nya pada sang putra sulung nya itu.
"Bisa kau jelaskan ulah mu kali ini Lewis? Kenapa kau selalu saja mengundang amarah orang tua? Jawab!!" Bentak Tuan Wilson pada anak nya itu.
"Tenang lah Sayang, jangan buang energi mu pada anak kurang ajar ini.." Sinis Nyonya Wilson pada putra Pertama nya itu, sembari mengelus lengan suami nya hendak untuk memberi tahu untuk tetap tenang.
"Bagaimana tekanan darah ku tidak naik seketika, jika Pernikahan putra ku sendiri saja aku tidak tau? Astaga, ingin sekali rasa nya aku membunuh anak tengil ini!!" Ucap Tuan Wilson menggebu gebu saking emosi nya.
"Entahlah, mungkin sekarang Lewis tidak menganggap kita keluarga lagi! Hiks hiks.." Terdengar lah tangisan Ibu dari Lewis itu, terkesan di buat buat sih, tapi itu fakta nya bahwa Nyonya Wilson itu ratunya drama di hadapan Suami dan ke tiga Anak anak nya.
"Hufft! Ibu, stop jangan keluarkan air mata buaya itu lah.." Ucap Lewis sedikit kesal, kenapa ibu nya ini suka sekali memanasi situasi.
"Yakk, anak tengil ini kenapa kau bicara begitu ha? Kau menuduh ibu sedang berbohong begitu??" Nyonya Wilson mencebik kan bibir nya pada perkataan Putra nya ini.
"Habis nya ibu sih, sudah tau Ayah sedang emosi. Kenapa malah di panas panasi lagi..!!" Lewis makin kesal saja pada sang Ibu tercinta nya itu.
__ADS_1
"Jangan kau salah kan Ibu mu Lewis, disini kau lah yang bersalah! Mana ada anak yang menikah tanpa memberi tahu orang tua nya..
Kau benar benar!!! Semakin geram saja Tuan David Wilson itu.
"Ayah, aku minta maaf jika membuat kalian berdua kesal, tapi aku memiliki alasan kenapa sampai Ayah dan Ibu tidak aku beritahu." Lewis menjelaskan dengan lancar alasan nya tidak mengundang keluarga di acara pernikahan nya.
"Saat tiba di mansion nanti aku akan menjelas kan pada Ayah apa alasan nya. Aku yakin setelah Ayah tau, pasti tidak akan marah lagi." Ucap Lewis lagi pada Ayah nya.
Kemudian dia menatap sang ibu, "Aku minta maaf Ibu, jika tingkah ku kali ini membuat mu kecewa. Sungguh aku sangat ingin membawa kalian kesini pada saat itu. Hanya saja aku tidak bisa gegabah Bu, Ku mohon maafkan aku.." Ucap Lewis menurunkan intonasi nya pada Ibu nya itu. Agar tidak ada lagi drama sang Ibu kembali menangis di hadapan Ayah nya.
"Hufft!! Baiklah, kali ini Ibu menginginkan alasan yang tepat saat tiba di mansion. Awas saja alasan nya tidak masuk di akal Ibu." Ucap Nyonya Wilson pada putra nya.
"Iya Bu, aku pasti akan menjelaskan pada kalian berdua nanti." Balas Lewis menatap Ayah dan Ibu nya saat ini.
Rembulan yang sedari tadi hanya menjadi patung melihat ketiga orang di depan nya hanya bisa membatin dalam hati.
"Ternyata, Tuan Muda Lewis bisa bersikap lembut juga ya!! Ah, andai saja setiap hari dia seperti itu.." Mungkin akan jauh lebih baik bukan?" monolog nya dalam hati.
"Hei gadis kecil, apa kau yang menjadi istri dari putra ku ini?" Tanya Nyonya Wilson pada Rembulan.
"I-iya Nyonya Besar, nama saya Rembulan.." Ucap Rembulan sangat gugup, tapi terkesan sangat sopan.
"Aih, panggil aku Ibu, kau paham? Sekarang kau juga adalah bagian dari keluarga Wilson." Ucap nya pada Rembulan sambil menyentuh tangan gadis itu dan tersenyum hangat.
Rembulan yang melihat Mertuanya menyambut dia dengan baik pun tersenyum manis sekali, Ketakutan nya sedikit berkurang saat ini.
"B- baik Bu, aku mengerti" Balas Rembulan terlihat senang.
__ADS_1
Tuan David yang sedari tadi memperhatikan tingkah menantu nya agak sedikit lega. Dia bisa menilai Rembulan adalah gadis baik baik. Tidak tau dari mana Putra nya Lewis menemukan istri modelan begini. Cukup cantik dan manis, hanya saja kalau di perhatikan lagi usia mereka terpaut jauh bukan?? Iya benar sekali, menurut nya gadis yang menjadi menantu nya itu berusia di bawah 20an tahun.
Sedangkan putranya itu Sudah hampir berkepal tiga.
Usia Lewis kini menginjak 28 tahun kan? Apa yang telah dilakukan putra nya itu pada gadis kecil ini, kenapa dia mau menikah dengan laki laki dingin seperti Lewis?
Tuan David masih saja menebak nebak alasan terjadi nya pernikahan putra sulung nya ini. Tanpa di jabarkan pun Tuan David tau seperti apa sifat ke tiga anak nya. Jadi tidak heran kalau dia meragukan kemampuan Lewis mendapatkan Istri seperti Rembulan.
Jika pun di perhatikan, Lewis masih terlihat sangat muda di usia nya akan segera memasuki kepala tiga. Wajah blasteran Indo - Swiss itu sangat enak di pandang, walaupun lewis lebih banyak menunjukkan muka datar dan dingin nya, tetap saja itu tidak mengurangi pesona seorang Lewis Arkana Wilson.
"Kenalkan, aku adalah Ayah dari Lewis, kau pasti gadis yang sangat baik karena mau menikah dengan putra ku ini Nak." Ucap Ayah Lewis ramah pada Rembulan
"Aku Rembulan, Ayah! Tapi, Ayah terlalu berlebihan aku tidak sebaik itu, karena Rembulan juga manusia biasa Ayah." Jawab Rembulan tersipu malu mendapat pujian dari Ayah mertua nya.
"Tidak Nak, kami berdua sangat tau sifat dari putra kami ini. Jadi jangan pernah ragu beri tahu kami jika dia menindas mu, apa kau mengerti?" Ayah David kembali berucap pada Rembulan.
"Ba-Baiklah Ayah, Ibu! Aku akan ingat." Jawab Rembulan gugup. Karena saat ini Rembulan bisa merasakan aura yang ada di samping nya tengah menahan kekesalan.
Ya!! Tidak lain itu adalah suami nya sedang menatap nya dengan tatapan maut. Kenapa dua Orang tua itu mendukung gadis aneh yang telah jadi istri nya itu. Tidak tau saja dia kalau sang istri sedang ketar ketir melihat mata tajam Lewis pada nya.
"Hei, kenapa mata mu seperti itu? Kau menakuti istri mu.." Sentak Nyonya Wilson saat melihat anak nya begitu.
"Sudah lah Bu, jangan mengacaukan suasana lagi!" Balas Lewis pada sang Ibu.
"Kau yang seharus nya jangan mencari masalah Lewis, Ibu mohon sekali kau ubah sifat dingin mu itu! Yang ada nanti menantu ku tidak betah hidup bersama mu." Ucap Nyonya Wilson panjang lebar menasehati anak nya.
"Ck!! Ibu mudah sekali tertipu dengan wajah polos nya itu.." Batin Lewis merasa Ibu lebih menyukai istri kecil nya di banding diri nya.
__ADS_1
...****************...
"Hallo selamat membaca karya baru nya Author ya, mohon di maklumi kalo masih ada penempatan kata yang salah dalam penulisan, apa lagi typo masih bertebaran..."