Rembulan Yang Di Rindukan

Rembulan Yang Di Rindukan
Canggung


__ADS_3

Selamat membaca 💜 jangan lupa kasih dukungan untuk karya Author ya


...----------------...


Next


Jam berputar dengan cepat malam pun kian larut, Orang tua Lewis kini telah masuk ke dalam kamar untuk tidur begitu pun dengan Lewis selesai mengobrol kan hal serius di ruang kerja nya bersama sang Ayah. Kini Lewis memasuki kamar nya dan melihat sang istri hendak berbaring di ranjang mereka.


Tak ada obrolan dari sepasang pasutri itu hanya ada tatapan acuh yang di berikan Lewis pada istri nya. Begitu pun dengan Rembulan kian canggung di hadapan sang suami.


Apa lagi dari awal pernikahan ini hanya sebuah kesepakatan bersama antara Lewis dan Sang Ayah Antony Albertcius. Di tambah kejadian di meja makan pun masih membuat Rembulan makin malu saja, kenapa bisa dia kelepasan seperti tadi...


"Kenapa kau melihat ku seperti itu?" Lewis pun bingung dengan sang istri menatap nya seperti melihat hantu saja. Ck!!


"Ha? Ti-Tidak! Aku hanya mau berbaring saja.." Gugup semakin ada di hati Rembulan.


"Ck, mau tidur saja kau banyak gaya!" Dia berlalu membersihkan diri sebelum tidur.


"Baik" Jawab Rembulan singkat lalu bergegas tidur dengan selimut dia naikan sebatas dada.


Siap dengan ritual sebelum tidur nya pun Lewis hendak berbaring di samping Rembulan, tapi sebelum itu dia menatap Rembulan yang memejamkan mata nya seperti di paksa menutup mata saja.


"Kenapa tidur mu begitu? Apa mata mu sakit sampai bergerak gerak begitu walaupun sudah terpejam?" Tanya Lewis memicing kan mata nya, ada ada saja gadis kecil ini pikir nya.


Kontan saja mata Rembulan terbuka lebar, melihat sang suami dengan tatapan takut takut nya.


"Aku hanya gelisah saja, makanya tidak langsung tertidur Tuan. Sebenar nya beberapa hari ini aku merasa sedikit tidak enak badan jadi agak susah tidur nya ..." Ucap nya dengan kecil.


"Hem, ingat ya jangan menyusahkan orang lain jika kau sedang sakit. Aku paling tidak suka di repotkan!" Lewis berkata ketus tapi tidak melihat wajah Rembulan di samping nya.


Lewis pun yang berkata begitu pun merasa ada yang aneh di hati nya, jujur dia tidak pernah di repot kan oleh orang lain kecuali keluarga nya sendiri. Biasa nya hanya Ibu dan adik perempuan nya yang boleh merepotkan dia.

__ADS_1


Tapi, malam kemarin adalah pertama kali nya buat Lewis peduli pada sesama. Ya, tak akan mungkin dia mau jujur jika merawat Rembulan yang sedang demam tadi malam.


Mau letak di mana muka nya jika orang sampai tahu? Huh, terserah Lewis saja mau nya bagaimana.


"Tidak akan Tuan, aku jika sedang sakit hanya butuh istirahat saja.." Balas Rembulan menunduk pandangan nya takut.


Dia takut akan di perlakukan lebih buruk lagi di kediaman suami nya di saat sedang sakit.


Dia berharap akan cepat sembuh seandai nya sakit, agar tidak merepotkan orang lain terutama Suami nya itu. Tidak juga berharap akan di bawa berobat karena saat ini dia tidak punya uang sepeser pun.


"Hem, baguslah" Jawab Lewis singkat kemudian berbaring di samping Rembulan yang sedang berkecamuk pikiran nya.


Sedangkan Lewis juga tengah memikirkan apa lagi yang terjadi tengah malam nanti.


Apa tidur nya akan nyenyak tanpa gangguan dari Istri kecil nya itu? Atau, apakah dia kembali mengurus Istri nya yang tiba tiba saja sakit?


Harapan nya pun malam ini semoga Rembulan tidak kembali mengulah dalam tidur nya, tidak bermimpi buruk lagi agar tak menyusah kan nya. Tanpa sadar dia tengah berdoa untuk Rembulan Bukan?


Kini kedua Anak manusia itu sedang berbaring menatap langit langit kamar ..


"Ekhm! Kadang aku bermimpi buruk kadang juga ti -tidak! Jika aku sedang tak enak badan maka aku bisa saja bermimpi buruk malam hari nya ... tapi aku tidak akan mengganggu jika sedang mimpi begitu. Jadi Tuan tenang saja!" Jelaskan Rembulan pada Lewis, tapi di akhir kalimat nya suara nya terdengar ragu dan kecil sekali.


"Bagaimana bisa kau bilang tidak menggangu? Malahan kau pun merepotkan kan sekali jika sudah tidur lalu bermimpi begitu ...." Lewis menyentak menggebu sekali menjelas kan pada Rembulan, tanpa sadar dia hampir saja membocorkan apa yang dia lakukan tadi malam 🤣


Lewis gelagapan dan salah tingkah akibat ucapan nya sendiri tidak menyangka kelepasan bicara karena tidak terima Rembulan mengatakan jika dia tidak menggangu saat bermimpi begitu. Ck!!


Rembulan kaget dan syok sekali mendengar apa yang di katakan Lewis, bagaimana bisa Suami nya itu tahu kebiasaan buruk itu? Apa tadi malam dia bermimpi lagi? Tapi kenapa dia tidak ingat apa apa?


Bagaimana dia bisa ingat, sebelum tidur Lewis lebih dulu mengembalikan wadah untuk mengompres Rembulan ke lantai bawah.


"Apa yang Tuan katakan? Bagaimana bisa Tuan tahu ..." Rembulan kaget sekali dan kontan saja itu membuat dia terduduk di ranjang.

__ADS_1


"T-Tahu apa? Mana ada yang aku tahu! lagi pula untuk apa aku tahu hal tak penting seperti itu" Gugup juga Lewis menjawab pertanyaan sang Istri, tapi masih bisa saja dia menjawab dengan suara yang kuat agar tidak ketahuan 🤣


"Lebih baik kau tidur, jangan membuat ulah lagi." Lanjut Lewis ketus membelakangi Rembulan yang masih bingung dengan sikap nya.


"Apa itu tadi? Aku membuat ulah? jelas dia yang lebih dulu bertanya!! Aih dasar sombong!!! Batin Rembulan bersungut sungut.


Lalu dia berbaring kembali dan menyelimuti badan kecil nya itu, saling memunggungi satu sama lain. Tapi tidak ada yang tau saat malam sudah benar benar larut nanti nya 😌


...----------------...


Seperti malam yang telah lewat, kebiasaan Rembulan untuk tidak baik baik saja saat tertidur akan selalu terjadi. Ditambah badan yang sedang tidak sehat dan hati yang kian gelisah, mimpi buruk akan dengan cepat menyergap tidur yang awal nya nyenyak kini menjadi tidur yang mengantar dia ke jurang kegelapan. Begitulah kira kira umpama nya ...!


Nafas yang tetiba memburu dan peluh keringat membanjiri kening nya, bahkan baju nya sudah sedikit lembab. Lewis yang mulai tersadar dari tidur nya mengerjab kan mata melihat ke samping.


******* frustasi Lewis terdengar kembali. Sudah bisa di tebak semua ucapan Rembulan sebelum tidur tadi adalah kebohongan!


Lihatlah, buktinya sekarang dia kembali akan merepotkan Suami nya itu. Mau tak mau Lewis pun bangkit untuk memeriksa kondisi sang istri, dia masih bernafas lega Rembulan tidak demam seperti kemarin malam. Lewis mengusap wajah mulus itu dari kening lalu ke pipi menggunakan tissue di atas meja nakas.


Lewis kembali mengulang kejadian malam kemarin, entah kenapa semua perlakuan Lewis saat ini membuat Rembulan sedikit membaik. Sedari tadi dia mengusap telapak tangan sang istri yang terasa dingin, Rembulan mulai bisa bernafas teratur tapi tangan itu tetap seperti kemarin, tiba saja Rembulan kembali meremas tangan Lewis dengan kuat, tapi tak lama kemudia dia memeluk tangan itu.


Lewis yang sudah bisa menebak akan seperti apa yang terjadi nanti, hanya bisa menghela nafas pelan kemudian beranjak naik ke ranjang nya. Dia sudah berbaring di samping Rembulan menarik istri nya itu kedalam pelukan nya, sudah kepalang tangung bukan?


Biarlah malam ini kembali memberi pelukan hangat nya pada Rembulan.


"Seperti nya gadis ini sangat suka memeluk ku, ck!! Apa ini salah satu trik? Awas saja kau gadis kecil" Gumam Lewis bertanya tanya.


Kini sepasang anak manusia itu tidur dengan saling memeluk satu sama lain, Rembulan pun semakin menelusup kan kepalanya di dada Lewis. Mencari kehangatan dalam pelukan itu melingkarkan tangan mungil nya di pinggang kuat sang suami.


Jangan tanya lagi kondisi Lewis saat ini, mendapat pelukan juga dari sang istri kian membuat nya tiba saja berdebar debar. Dia mencoba untuk tetap tenang, bisa saja dia kelepasan kendali untuk menerkam sang kucing kecil ini bukan? Tidak hanya sekali, ini yang kedua kali nya sang istri membuat nya kian kepanasan...!


...----------------...

__ADS_1


hallo 👋


Terimakasih sudah mau meluangkan waktu membaca karya pertama author ya, jangan lupa untuk selalu kasih like coment dan vote nya 💜


__ADS_2