Rembulan Yang Di Rindukan

Rembulan Yang Di Rindukan
Kesal!


__ADS_3

Selamat membaca 💜 ingat untuk kasih like nya ya 😍


...----------------...


Next.


" Apapun yang terlihat, bisa jadi tidak seperti yang kita lihat .." Begitulah pepatah yang sering di sebut oleh orang orang di luaran sana. Itu pun berlaku bagi Lewis yang saat ini mempercayai apa yang dia lihat, di banding memikirkan dari sudut pandang yang lain nya bahwa bisa jadi itu tak sepenuhnya seperti yang dia pikirkan.


Karena, Lewis lah yang berada di balik pilar itu. Dia mencoba mencuri dengar apa yang di bicarakan oleh Rembulan bersama dengan sepupu nya itu. Ada rasa tak suka saat dia melihat Rembulan dekat dengan pria lain selain dirinya sendiri. Terdengar egois memang, tapi itulah kenyataannya.


Orang yang cenderung mengedepankan emosi dan ego seperti Lewis akan berpikir bahwa semua yang dia lihat adalah BENAR. Tanpa mau mendengarkan penjelasan karena apa yang dia yakin kan itu tidak pernah salah.


Dampak nya tentu saja sangat besar bagi orang yang di anggap salah oleh Lewis bukan? Salah satu nya adalah Rembulan yang dia cap sebagai penipu, bahkan tak lagi dia bisa menganggap Rembulan adalah perempuan baik baik. Lewis merasa bahwa Istri nya itu hanya berpura pura polos saja di depan nya.


"Hah!! Tidak tahu malu, bagaimana bisa dia berhubungan dengan pria lain saat dia sudah menjadi Istri? Batin Lewis semakin muak dengan tingkah Rembulan.


Setelah beberapa saat El pergi dari dapur lalu kembali keruang keluarga, melihat itu kini Lewis pun keluar dari tempat persembunyian nya. Masih dengan emosi di hati nya Lewis mengepalkan tangannya kuat! Kenapa sepupunya ini berani mendekati Istri nya? Apa maksud mereka berdua ingin menusuk dia dari belakang? Makin menjadi saja pikiran Lewis saat ini.


Apa El masih benci pada nya? Bukankah sudah Lewis jelaskan jika kejadian itu mereka menjebak dia. Tapi El tidak mau mendengarkan penjelasan Lewis pada saat itu kedua nya sudah dikuasai amarah dan terlibat baku hantam.


"Apa mau bocah ingusan itu mendekati Istriku?" Geram Lewis kecil


Apa sekarang Lewis sudah mengakui Rembulan sebagai Istrinya? Entahlah, kita lihat saja apa maksud dari kata ISTRI KU itu 😌


...----------------...


Skip


Rembulan menyuguhkan cemilan yang di ambil nya tadi lalu menyuguhkan nya di meja untuk di nikmati.


"Kenapa kau lama sekali Nak? Apa kau merasa kesulitan di dapur tadi?" Tanya Paman James terkekeh melihat Rembulan yang merasa bersalah karena membuat semuanya menunggu dia di ruang keluarga.

__ADS_1


"Ti-Tidak Paman, tadi aku sempat berbinc ..-" Belum sempat Rembulan menjelaskan tiba tiba saja El bersuara dari belakang mereka ..


"Paman, Bibi aku harus pergi sekarang aku baru saja dapat telpon dari sekretaris ku ada berkas yang perlu aku tandatangani. Seperti nya ini sedikit penting!" Ucap El melihat Paman dan Bibi nya yang ada di ruangan itu.


"Astaga Nak, kenapa setiap hari kau selalu sibuk?" Ucap Nyonya Wilson pada keponakan nya itu.


"Iya, El! Ingat ya .. jangan terlampau hanyut dalam pekerjaan. Kalau begini terus kapan kau bisa mencari calon mantu untuk Mommy mu Nak? Secepatnya bawakan kami calon Istri ok?" Sambung Bibi Joana pada ponakan nya itu.


"Hehe, mau bagaimana lagi Bi namanya juga kerjaan .." El terkekeh menggaruk kepala nya yang tak gatal .. "Astaga Bibi ku yang baik hati ini, emang nya cari calon Istri dikira tinggal comottt saja? Huh, tapi aku usahakan secepatnya! Haha ..." Tawa El pun begitu renyah di dengar keluarga besar dari sang Mommy.


"Ck!! Kau sama seperti Abang mu Lewis, selalu menomor satukan pekerjaan. Pergilah, hati hati kau ingat! Jangan lupa kirimkan salam Bibi pada Daddy dan Mommy mu sayang ..." Balas Nyonya Wilson pada El lalu memeluk ponakan nya tanda perpisahan.


"Iya, Bibi ku sayang. Akan ku sampaikan" El membalas pelukan hangat sang Bibi yang sudah di anggap sebagai orang tua nya itu.


Hubungan antara para orang tua itu sangat solid. Paman James ada 5 orang bersaudara terdiri dari Paman James, Nyonya Margareth, Mommy Briana, Uncle Sky, dan Daddy Sean.


Semua nya hadir, kecuali Mommy Briana dan Daddy Hans karena sedang menemani sang suami Pergi untuk perjalanan Bisnis.


Paman James menanamkan keharmonisan di Keluarga besar nya, agar itu bisa di ikuti oleh keturunan mereka di masa mendatang. Tapi menerapkan itu pun butuh usaha dan kesabaran yang banyak juga, menyatukan Keluarga yang satu dengan yang lainnya bukan hal yang mudah.


...----------------...


Setelah berpamitan dengan semua orang termasuk Rembulan juga, tinggal Lewis lah yang tidak dia lihat keberadaan nya.


Tidak mau ambil pusing El pun keluar dari mansion menuju mobil mewah nya di halaman depan mansion. Dia menekan tombol key otomatis mobil di tangan nya lalu siap mengendarai Bugatti Veyron keluaran terbaru itu untuk meluncur ke kantor.



"images photo by google"


-

__ADS_1


Kini kuda besi itu melaju meninggalkan halaman mansion, dan seseorang yang sedari tadi melihat itu hanya bisa diam mengamati saja tak lain Orang itu adalah Lewis sendiri!


Saat tadi hendak kembali ke ruang keluarga Lewis melihat adik sepupunya itu berpamitan dan kontan saja dia mengurungkan niat nya untuk kesana. Malas rasa nya melihat El saat ini karena rasa kesal itu masih belum berkurang. Taman kecil yang ada di halaman samping mansion sang Paman itulah tempat yang didatangi Lewis demi menghindar dari El.


Terlihat kekanakan, tapi begitulah Lewis! Dari pada tak bisa menahan emosi di depan sepupu nya itu, lebih baik dia menghindar saja.


"Sial!! Kenapa juga aku harus memikirkan gadis liar itu!" Lewis memaki kesal karena masih ingat kejadian di dapur tadi.


Lewis beranjak dari sana dan kembali masuk ke dalam mansion, dia melihat Rembulan yang masih berbincang dengan keluarga nya disana. Tak menunggu lama Lewis menghampiri Istri nya itu ..


"Ayo kita pulang!" Ucap nya dingin pada Rembulan dan itu di dengar oleh semua keluarga.


"Ha? Ke-Kenapa cepat pulang, apa kita tidak pulang bersama Ayah dan Ibu? Tanya Rembulan pada Lewis sedikit gugup.


"Nanti Caka yang akan menjemput mereka, kita lebih awal kembali karena aku masih ada urusan." Jelas Lewis melihat jam di pergelangan tangan nya.


Rembulan merasa ada yang aneh dari Lewis suara nya terdengar dingin sekali di telinga Rembulan. Lewis yang melihat tatapan heran dari keluarga nya pun mencoba menjelaskan sekali lagi.


"Ayah, Ibu .. aku kembali lebih awal bersama Istri ku. Tadi Caka menelpon kalau di kantor ada berkas tender proyek dari kota D yang perlu aku tanda tangani .. Ayah dan Paman pun tahu jika proyek itu sangat penting." Lewis memberitahu keluarga dengan jelas.


"Ya, kau benar Nak ..! Pergilah, bawa Istri mu sekalian untuk melihat kantor dari suami nya ini." Ucap sang Paman tak merasa keberatan karena dia tahu seberapa penting proyek itu untuk perusahaan Lewis.


"Baiklah, Ayah tidak masalah. Biar sore Caka yang menjemput Ayah dan Ibu nanti" Ayah David pun mengizinkan.


"Hem" Balas Lewis dengan deheman singkat andalan nya.


Rembulan yang sudah bersiap untuk ikut suami nya ke kantor pun berdiri dan menyalami keluarga yang masih berkumpul. Setelah itu dia mengikuti suami nya yang sudah jalan lebih dulu menuju mobil yang mereka bawa tadi.


...----------------...


Jangan lupa tinggalkan dukungan nya ya 😍🙏

__ADS_1


__ADS_2