Rembulan Yang Di Rindukan

Rembulan Yang Di Rindukan
Berbahagialah, Nak!


__ADS_3

Next..


Rembulan akhirnya bisa mengontrol tangisan nya, rasanya sangat melegakan bisa menangis di pelukan sang Ayah.


Ternyata dia masih memiliki kesempatan untuk bisa memeluk Anthony 🫂.


Antony juga tidak kalah terkejutnya saat sang anak menumpahkan segala kegelisahan dan kesedihan nya di depan sana, mereka juga menjadi pusat perhatian para tamu undangan yang hadir saat ini.


Tapi, entah kenapa saat dia mebalas pelukan putrinya itu hati nya begitu damai dan bahagia, seperti menemukan sesuatu yang sudah hilang begitu lama.


Saat ini sepasang pengantin itu telah turun dari pelaminan, dan berbaur denga tamu yang ada di bawah sana. Mungkin Lewis akan sangat biasa dengan keramaian itu, tapi sangat berbeda dengan Rembulan, yang sedari tadi hanya duduk di salah satu meja di bawah sana seorang diri.



**illustrasi images**


Ruangan pesta kini telah di hias dengan lampu Tumbler yang sangat indah, perpaduan gelap dengan Cahaya lampu membuat kesan pesta semakin sempurna.


Bahkan Berlian pun tidak mau menemani nya, sungguh saat ini Rembulan kembali sedih. Pernikahan ini hanya menguntungkan bagi mereka yang ikut andil disini. Berbeda dengan dia, teman saja tidak ada.


Ah, membahas seorang teman dia jadi teringat dengan teman baru nya itu, teman yang dia temui di taman saat itu.


Rembulan jadi merindukan pemuda itu, ya dia merindukan El.


Sudah hampir seminggu dia tidak berkomunikasi dengan El, ternyata sepulang dari taman waktu itu, ponsel Rembulan kembali bermasalah. Padahal dia ingin mengundang El di hari pernikahan nya, tapi belum sempat dia mengabari El, ternyata sang Tuan Muda menyuruh orang untuk menjemput dia ke Hotel X.


"Apakah El menghubungi ku? Aih kenapa ponsel ku kembali mengulah sih?" keluh Rembulan sedikit kesal dalam hati.


Lewis yang sedang memperhatikan Rembulan dari jauh pun merasa tergelitik dengan tingkah istri nya itu, kadang dia mengerucutkan bibir, dan bergumam tidak jelas. Hem, itu terlihat sedikit imut di mata nya. Ingat ya, HANYA SEDIKIT imut 🤣.


"Apa yang di pikirkan gadis bodoh itu?" Gumam Lewis tidak tahan berkomentar apa yang di lihat nya.


"Hem!! Tuan Muda sedang memperhatikan Nyonya Muda? Kenapa tidak di hampiri saja Tuan? Ucap Caka asal omong.


Lewis mendelik pada Caka, sejak kapan Asisten nya itu ada di samping nya? Sudah seperti hantu saja.

__ADS_1


"Apa yang kau bicarakan Caka, apa otak mu bermasalah? Jawab Lewis sangat kesal.


"Astaga Tuan, aku kira setelah menikah Tuan Muda akan sedikit lembut..." Ucap Caka spontan mendapatkan mata melotot Lewis kepada nya 🤣.


Tidak menunggu reaksi Lewis, kini Caka langsung kabur menghindari amukan dari Tuan Muda kejam itu 😌.


"Aih.. kenapa dia semakin kurang ajar sekarang? Apa perlu dia aku kirim ke Pulau Y??" Sungut Lewis berjalan menuju ruang istirahat di lantai 2, tanpa berniat mengajak Rembulan di meja sana.


...****************...


Rembulan yang masih dalam pikiran nya sendiri, di kagetkan dengan duduk nya seseorang di hadapan nya. Dia sangat senang melihat Antony di depan nya.


Apakah Ayah nya kini peduli pada nya? Apakah dia akan di tawari untuk tinggal di mansion sang Ayah saja setelah menikah? Ah, Rembulan sangat senang memikirkan itu semua.


"Ayah!! " Seru Rembulan sangat senang sambil tersenyum lebar.


"Iya" Jawab Antony singkat.. "Kenapa kau hanya berdiam diri disini? Lanjut nya.


"Aku tidak tau harus melakukan apa Ayah.." ucap Rembulan kecil sekali, rasanya dia sangat malu karena tidak mengerti apa yang tamu undangan bahas disini. Padahal dia dan Lewis lah pemilik acara malam ini.


"Mulai dari sekarang kau harus belajar untuk bisa menyeimbangkan kehidupan suamimu. Jangan sampai tingkahmu saat tinggal di kediaman Wilson mempengaruhi perusahaan kita." Ucap Antony tanpa berniat memikirkan perasaan Rembulan saat ini.


Deg!!


Rembulan hanya menahan rasa sakit hati nya saat mendengar perkataan sang Ayah, tapi ini lebih baik dari pada berdiam seorang diri di sini.


Ya, dia bukankah Pengantin pengganti? Atau lebih tepat nya di jadikan sebagai alat ganti rugi yang di alami oleh perusahaan sang Ayah? Benar atau tidak nya alasan Ayah nya untuk menikahkan dia dan Lewis, itu sama saja kehidupan Rembulan tidak ada baik nya.


"Ternyata keuntungan Perusahaan lebih penting di banding kebahagiaan ku?? Gumam Rembulan sedih menatap mata sama ayah.


Antony tertegun sejenak seolah dia tersadar akan perkataannya kepada sang putri. Sebenarnya dalam hati tidak ingin melontarkan kata demikian tapi entah kenapa saat berhadapan langsung dengan sang Anak, keegoisannya kembali mendominasi.


"lupakan.. tidak usah kau pikirkan! Ayah tidak bermaksud menukar kebahagiaanmu dengan kepentingan perusahaan, hanya saja Ayah meminta dengan sangat agar kau juga memikirkan keberlangsungan Perusahaan kita untuk kedepan nya." jelas Anthony kepada Anaknya.


"aku akan mengingatnya Ayah" balas rembulan patuh, "Apa Berlian tidak mau berbicara denganku? tanya rembulan kembali.

__ADS_1


"Ayah juga tidak mengerti, mungkin saja dia ingin mencari koneksi dengan pengusaha yang hadir malam ini." Antony menjelaskan.


"Padahal aku sangat ingin berbincang dengan Kak Berlian, Ayah. aku sangat rindu masa masa kami selalu bersama." Rembulan mengenang masa beberapa tahun silam.


"aku pasti akan sangat merindukan kalian! Apa aku boleh berkunjung ke rumah Ayah nantinya? Aku merasa sangat berat melepas kebiasaan ku di mansion.." Rembulan terkekeh kecil.


Entah apa yang ada di benak nya, walau dia di perlakukan tidak adil di sana, tapi dia sangat menyayangi kedua nya dengan tulus.


Hati Rembulan yang lembut sangat jauh berbeda dengan sang Kakak pastinya.


Antony terpaku melihat kekehan sang Anak, dalam lubuk hati nya jauh tersimpan rasa tidak tega melepas putrinya untuk di bawa oleh Lewis, tapi mau bagaimana lagi, semua sudah terjadi. Dia hanya bisa menjalani keputusan yang telah dia ambil.


"Kau bisa berkunjung kapan pun kau mau, asal dengan ijin dari suami mu tentunya." Ucap Antony serius.


Rembulan berbinar mendengar ucapan Ayah nya, dengan begitu dia tidak akan sulit lagi jika ingin berkunjung.


"Terimakasih Ayah, aku sangat senang mendengar nya.." Rembulan sangat bahagia, itu terlihat jelas di wajah mungil nya.


"Rembulan..! Antony memanggil dengan wajah serius, kemudian berkata .. " Berbahagialah, Nak!! Semoga kau bahagia dengan Pernikahan mu, jadi lah istri yang patuh kau paham kan? Ucap Antony serius, sangat jarang sekali dia berkata seperti ini.


Rembulan sangat terkejut dengan ucapan sang Ayah, dia sangat bahagia saat ini, matanya berkaca kaca serta hidung nya memerah. Dia sedang menahan tangis haru nya di hadapan sang Ayah.


Ini momen langka, tidak biasanya sang Ayah berkata begini. Dengan sekali gerakan Rembulan beranjak memeluk Ayahnya lagi.


Menangis untuk yang terakhir kali, semoga hari esok tidak ada lagi air mata yang dia keluarkan. Semoga doa sang Ayah selalu menyertai nya 😭🫂.


"Iya Ayah, iya!! Rembulan akan menjadi istri yang berbakti, terimakasih Ayah mendoakan yang terbaik untuk ku." Ucap Rembulan sembari menangis.


Antony hanya terdiam dan sekali lagi, dia membalas pelukan sang Anak.


...****************...


***huhuhu 🥲 ini emang perjuangan banget nulis 1k dalam sehari!!


Kasih dukungan ya, like nya jangan ketinggalan*** 💜🫂

__ADS_1


__ADS_2