
Selamat membaca 💜
...----------------...
Next ..
Acara makan malam pun usai dengan aman, meski ada sedikit drama akibat porsi makan Rembulan di meja makan tadi. Lewis yang kini berada di ruang kerja nya bersama dengan sang Ayah. Lewis menepati janji nya menjelaskan apa alasan karena tidak memberitahu Tuan Wilson dan Nyonya Wilson tentang pernikahan nya.
Sedang kan Rembulan masih ada di ruang santai bersama Nyonya Wilson mereka saling bertukar cerita, walaupun Rembulan masih sedikit canggung pada sang mertua dia mencoba untuk santai agar tidak terlalu gugup.
"Sayang, kalau Ibu perhatian kau masih sangat muda ..! Apa benar tebakan Ibu?" Nyonya Wilson bertanya pelan pada sang menantu takut tersinggung oleh pertanyaan nya.
Karena Nyonya Besar itu sangat perasa orang nya, jadi dia akan selalu berhati hati berbicara agar tidak menyinggung sesama. Meski terkenal kaya raya, dia ternyata sangat merendah, tidak ada yang menyangka kedua orang tua dari Lewis Wilson itu sangat ramah dan peduli dengan sesama tanpa membanding kan derajat sosial nya.
__ADS_1
"Benar Bu, aku berumur 19 tahun, ta-tapi itu sudah cukup dewasa bukan?" Rembulan menjawab dengan senyum kikuk nya pada sang mertua.
"Wow!! Ternyata putra ku itu dapat daun muda!!" Seru Nyonya Wilson seakan mendapatkan undian saja 🤣
"Memang nya k-kenapa Bu..?" Tante Rembulan cengo dengan reaksi sang mertua.
"Kau tau sayang, dulu Ibu tidak pernah berharap mendapat kan menantu semanis dan secantik kau. Apa lagi usia nya masih muda seperti mu .. aaah beruntung sekali anak tengil itu." Jelas sang mertua terkekeh di hadapan Rembulan.
"Ibu harap kau bisa memahami sikap Lewis Nak, dia orang nya sangat emosian jika di pancing sedikit saja. Tapi di balik sifat nya itu pun Lewis sangat penyayang orang nya, pada Ayah, Ibu, dan bahkan ke dua adik nya pun sangat dia sayangi, hanya saja cara dia menyayangi orang terdekat nya agak sedikit berbeda .." Panjang lebar sang mertua menjelaskan pada menantu nya itu agar bisa mengerti.
"Misalnya, orang akan akan mengungkapkan rasa sayang nya dengan kata kata atau lain nya, tapi Lewis akan menunjukkan rasa sayang dan peduli nya dengan tindakan. Banyak yang mengira nanti nya Lewis sedang marah, tapi sebenar nya tidak!! Dia tidak pandai merangkai kata manis untuk orang terdekat nya, Nak." Nyonya Wilson tersenyum kecil mengingat sifat dari sang Putra sulung nya itu.
...----------------...
__ADS_1
Siap dengan cerita santai di ruang keluarga, kini Rembulan pun beranjak menuju kamar di lantai atas. Bersiap untuk tidur karena rasa kantuk yang menyerang sedari tadi sang mertua pun inisiatif menyuruh nya tidur ke dalam kamar. Padahal masih banyak yang ingin di ceritakan Nyonya Wilson itu pada sang menantu, tapi dia tidak tega untuk memaksa Rembulan menemani nya.
"Mimpi indah sayang, ingat jangan sampai kau kelelahan akibat suami mu ... ok? Sang mertua teriak dari lantai bawah di dengar oleh Rembulan, kontan saja itu membuat wajah nya memanas.
Sangat malu dengan ucapan mertua yang bicara tanpa filter itu, untung saja para pelayan sudah kembali ke kamar mereka masing masing, jika tidak entah bagaimana malu nya sang Rembulan.
Mertua nya masih saja mengira dia dan Lewis seperti pasangan lain nya, menikmati malam dengan peluh dan keringat. Ah .. semoga saja kedua orang tua itu tidak kecewa jika suatu hari nanti tau seperti apa pernikahan yang Rembulan jalani. Jika saja tidak memikirkan sang Ayah, bisa saja dia berencana untuk kabur dari sana.
...----------------...
Hallo, terimakasih sudah membaca karya author ya 🙏
Selalu kasih support dan Like coment, jangan lupa tekan ❤️👈
__ADS_1
Terimakasih 😚