RESIDENT KIDS ( Ghost Hunter)

RESIDENT KIDS ( Ghost Hunter)
Anna


__ADS_3

Seorang anak laki laki sedang berlari dengan kecepatan tinggi. Ia berusaha mengejar Sebuah mobil Van yang membawa seorang gadis kecil yang mulutnya dibekap.


Dengan fokusnya, mata yang tajam seperti elang. Ia melompat dari batang pohon ke batang pohon lainnya. Sesekali ia berlari diatas tebing yang sangat curam.


Beberapa menit kemudian, mobil van itu berhenti. Ada lima orang yang turun dari mobil itu. Tiga orang laki laki berbadan besar dan dua orang wanita dengan salah satunya yang masih sangat muda. Saat akan melempar gadis kecil yang terikat itu. Ibu tua itu berkata," matilah kau, susul ayahmu yang menyusahkan itu." Sahut ibu itu.


Secara tiba tiba, anak laki laki itu memberi hadiah bogem pada tiga laki laki berbadan besar yang dalam pengaruh minuman keras itu. Hingga membuat tiga preman itu lemas tak berdaya.


" Siapa kamu??" Tanya seorang wanita muda dengan nada melantur. Anak laki laki itu berbalik dan berkata," kepo" ucapnya sambil mengangkat alisnya. Anak laki laki itu pun mendorong wanita muda itu sampai jatuh tersungkur.


" ibu mau kayak mereka??? Boleh.... dengan senang hati." Anak laki laki itu mendorong ibu tua itu hingga kepalanya membentur bagasi mobil. Anak laki laki berjaket merah dan membawa tas selempang itu segera melepaskan ikatan dan lakban yang ada pada gadis itu. Lalu membawanya pergi dari tempat itu.


Anak laki laki itu membawa gadis kecil ke tempat yang aman. Setelah sampai, ia segera mengecek Keadaan gadis itu. " kamu enggak apa apa? Tanya anak laki laki itu." Gadis itu menjawab," ini tangan, kaki sama Wajahku luka luka." Ucap gadis itu sambil menahan rasa sakit yang dialaminya.

__ADS_1


" Mana? Sini aku obati. Anak laki laki itu mengeluarkan syal berwarna merah dan obat luka. Ia meneteskan obat luka itu pada bagian tubuh si gadis kecil yang terluka. Sesekali gadis itu menjerit kesakitan saat anak laki laki itu meneteskan obat luka.


" aww.... sakit!!! Hiks hiks" ucapnya sambil menangis. " sudah sudah, udah beres kok. Rumah kamu dimana? Biar aku antar pulang" Tanya Anak laki laki itu.


" disana...." anak laki laki itu mengangguk tanda mengerti. " oke, kita lewat kebun singkong, kuburan lalu hutan." Ucap anak laki laki itu.


" oh iya, kalau boleh tau. Nama kamu siapa?" Tanya gadis kecil itu. Anak laki laki itu menjawab" Zafran Danish Syafiq." Ucapnya sambil mengulurkan tangan. " namaku Anna Destianii. Panggil aja Anna biar gampang panggilnya.


" ayo Anna.Aku antar pulang." Ucap Zafran. Gadis itu kemudian tersenyum " iya, terimakasih ya Daniel." Ujarnya sambil merasa senang.


Setelah melewati hutan,kuburan dan kebun singkong milik warga. Kini Zafran dan Anna harus melewati areal Rel kereta api. Memang jarak yang terbilang jauh apalagi Zafran harus menggendong Anna dari Danau sampai ke rumahnya.


" ini masih jauh Zaf?" Tanya Anna. " lumayan, setelah lewat rel kereta ini kita harus lewat sawah." Ujarnya pelan.

__ADS_1


" apa?lewat sawah? Jauh banget. Kasian kamu harus gendong aku terus." Gumamnya pelan.


" enggak juga, nanti abis rel ini ada stasiun. Kita naik angkot disana. Kebetulan hari ini aku bawa uang banyak. Lagi enggak jajan di sekolah tadi." Sahutnya sambil tertawa kecil.


Setelah berjalan menyusuri rel, akhirnya mereka berdua tiba di stasiun di daerah Perbatasan Bogor - Sukabumi. Ya perjalanan dapat dilanjut dengan menyusuri sawah. Tapi karena kelelahan, mereka berdua memutuskan naik angkot.


Setelah beberapa lama. Akhirnya mereka berdua tiba di depan sebuah rumah berukuran sedang berwarna abu dan ungu. " ini bang uangnya, untuk berdua ya!!" Ucap Zafran pada sopir angkot.


" gila, anak segede gini udah berani bayarin anak orang. Mantap lah." Ujar sopir angkot itu. " ini kembaliannya." Sahut sopir angkot itu.


" terimakasih ya Zafran. Udah antar aku pulang." Ucap Anna dengan perasaan senang. Zafran pun menjawab, " sama sama. Kalau begitu aku pulang dulu." Ujarnya dengan sopan.


" enggak mampir dulu. Minum dulu lah minimal." Zafran tertawa pelan. " enggak usah. Kalau begitu aku pulang ya." Zafran pun pergi sambil berlari.

__ADS_1


" iya, sekali lagi makasih ya. Hati hati." Ucap Anna pada Zafran yang kini menghilang dalam pandangannya.


__ADS_2