RESIDENT KIDS ( Ghost Hunter)

RESIDENT KIDS ( Ghost Hunter)
Chapter 1 : Kenalan


__ADS_3

Beberapa tahun kemudian


Suara jam Alarm berbentuk mario bros berbunyi, Arkan yang masih tertidur lelap belum bangun dari tidurnya.


" Arkan!!! Sayang!!bangun!! Ini kan hari pertamamu sekolah!!" Panggil Dinda yang membangunkan anak sulungnya itu.


" Iya ma... whoaammmm!!!" Arkan bangun dari tidurnya. Lalu ia mengambil handuk berwarna putih miliknya, lalu ia pergi mandi.


Setelah selesai mandi, Arkan pergi ke kamarnya lalu ia mengenakan seragam SMA miliknya.


" oke sudah siap. Saatnya sarapan!!!" Gumam Arkan yang pergi ke ruang makan sambil membawa tas sekolah miliknya.


" Arkan... ayo sarapan dulu!!!" Sahut Dinda yang mengambilkan sarapan untuk anak anak dan Zafran, suaminya.


" Din, kamu ya... anak udah tiga, umur udah kepala tiga. Tapi kamu masih terlihat seperti anak tujuh belas tahun saja." Puji Zafran pada istrinya itu.


" si Mas Zafran bisa saja. Ayo sarapan!! Nanti kalian semua kesiangan." Ucap Dinda yang ikut sarapan bersama keluarga kecilnya itu.


" nah sudah selesai, ma kalau begitu Arkan berangkat ya!!" Ucap Arkan yang cium tangan pada Mama dan Papa nya.


" iya Arkan. Hati hati dijalan ya." Ucap Dinda.


" Dinda...Mas juga berangkat kerja ya!! Sekalian sama antar sekolah Zahra sama Nisha." Ucap Zafran pada Dinda.

__ADS_1


" iya Mas... hati hati dijalan ya anak anak.. silakan berangkat. Doa mama selalu ada untuk kalian semua kok." Ucap Dinda sambil cium tangan suaminya.


" kita berangkat ya!! Assalamualaikum.." Ucap Zafran.


" Waalaikumsallam..." Ucap Dinda yang melihat anak anakdan suaminya yang pergi melakukan aktivitasnya.


...****************...


Setelah sampai sekolahnya, Arkan memarkirkan motor gede miliknya. Setelah itu, ia berjalan menuju kelasnya.


Setelah sampai kelasnya, Arkan duduk di bangkunya sambil membaca buku novel favoritnya. Sedetik kemudian, Arina menghampiri Arkan yang sedang membaca novel itu.


" Hai..." Arkan menoleh.


Ia terpesona dengan wajah cantik Arina.


" namaku Arina Shinta Erisha. Panggil Saja Arina atau Arin." Ucap Arina Ramah.


" namaku Arkan Danish Syafiq. Senang berkenalan denganmu." Ucap Arkan dengan ramah. " iya sama sama." Ucap Arina yang kini duduk di sebelah Arkan.


Jam istirahat, Arkan sedang makan di Kantin. tiba tiba ia di datangi oleh Arina yang membawa bekalnya. Arina pun menawarkan Bekal miliknya ke Arkan.


" mau enggak Arkan?" tanya Arina yang menawarkan roti miliknya ke Arkan.

__ADS_1


" boleh....makasih ya..." Ucap Arkan yang tersenyum ramah ke Arina.


" Sama sama." ucap Arina yang memakan bekal miliknya.


" Kamu harus cari siapa dalang dibalik kematian ku." bisik seorang wanita yang terdengar agak samar di telinga Arkan.


" Siapa ya Wanita ini?" Tanya Arkan dalam hati. ia terus memakan nasi uduk yang ia beli di kantin.


" Arkan.... nih mau roti enggak? mama aku bikinnya kebanyakan...." Ucap Arina.


" Arina? kenapa di ulang lagi sih?" tanya Arkan. Arina terdiam sejenak, ia berusaha mencerna apa yang dikatakan oleh Arkan.


" di ulang? apanya Arkan? aku baru saja datang kesini." Ujar Arina.


" lah yang tadi nawarin roti ke aku siapa dong kalau bukan kamu?" tanya Arkan.


" lah... aku bari saja datang." gumam Arina. mereka berdua sama sama dilanda kebingungan. " Kamu harus tolong aku!!! aku kesepian disini!! aku takut!!!" bisik seorang wanita pada Arina.


" hah? suara siapa itu?? haaa aku takut Arkan!!!" Gumam Arina yang memeluk Arkan. " Tenang... papa aku kebetulan memiliki keahlian soal itu. nanti kita tanya sma dia. sekarang ayo kita ke Kelas lagi. sebentar aku bayar nasi uduk dulu." ucap Arkan Yang membayar Nasi uduk.


" jadi berapa bu?" tanya Arkan.


" lima ribu saja." Ujar ibu itu.

__ADS_1


" ini uangnya bu. makasih ya... ayo Arina kita ke kelas." ucap Arkan. mereka berdua pun kembali ke kelasnya.


ayo dukung novel ini dengam like,koment,Vote dan rate nya... UP jalan terus.😊😊


__ADS_2