RESIDENT KIDS ( Ghost Hunter)

RESIDENT KIDS ( Ghost Hunter)
Cinta Pertama


__ADS_3

SMP Budhi Purnama


Anna dan Amara berjalan perlahan memasuki area sekolah SMP budhi purnama. Banyak orang yang memperhatikan mereka berdua karena kembar.


" hai, kalian kembar ya??" Sapa Aurel, teman baru mereka di SMP budhi purnama. " iya, aku Anna. Ini adikku Amara." Ucap Anna dengan ramah. " oh namaku Aurelia Novianti. Senang berkenalan dengan kalian." Sahut Aurel.


"


Jam setengah sepuluh pagi


" oke anak anak, cukup sekian pertemuan hari ini. Terimakasih atas perhatiannya. Selamat pagi." Sahut pak Sendy, guru Ipa sekaligus wali kelas.


" Amara enggak ikut?" Tanya Anna pada Amara. Amara pun menjawab," duluan aja." Ucap Amara yang duduk bersama Devan.


"


Anna bersama Aurel berjalan melalui Ruang kelas 1-F. Raut wajahnya nampak Risih saat beberapa anak anak kelas 1-F terutama kalangan laki laki menggodanya.


" apaan sih lihat lihat?" Tanya nya yang geram pada anak anak kelas 1-F yang menggodanya. Semenit kemudian, Anna tertabrak oleh teman teman sekelasnya yang berlarian menuju Kantin.

__ADS_1


Anna pun terdorong ke depan hingga hampir terjatuh, untung saja seorang laki laki anak kelas 1-F segera menahan Anna yang hampir terjatuh dengan sigap.


" Oh Tuhan. Kenapa jantungku berdebar seperti ini?" Gumam Anna dalam hati. Ia pun segera melepaskan tangan lelaki itu. " eh maaf." Ucap Anna saat melepaskan diri dari lelaki bertubuh berotot itu.


" ayo Aurel, kita lanjut ke kantin." Anna pun melanjutkan jalan pergi ke kantin bersama Aurel.


Lelaki itu pun penasaran dengan Gadis mungil itu. Ia pun mengikuti langkah mereka berdua ke kantin.


Ditengah perjalanannya, Anna merasa curiga kalau ada yang mengikuti langkahnya. Ia pun menoleh ke belakang dan tidak ada siapa siapa. " serem amat ya. Ayo Rel, kita ke Kantin" Anna dan Aurel pun mempercepat langkahnya menuju kantin.


Lelaki itu muncul dari balik semak semak yang ada di pinggir laboratorium. Ia dikejutkan oleh Amara yang menepuknya dari belakang. "Hei," sapa Amara sambil menepuk bahu Lelaki itu.


" eh kok sama ya? Cuman beda di poni nya aja." Sahut laki laki itu. " iya, emang perbedaan aku sama adik aku ada disitu. Kalau mau tau nama dia, namanya Anna Aku Amara." Ucap Amara dengan ramah.


" Oh namaku Zafran.Senang berkenalan denganmu. Mau ke kantin juga? Ayo bareng sama saya." Andarra pun menerima tawaran itu. Walau untuk yang pertama dan terakhir.


Sambil menikmati minuman ringan dan Biskuit coklat, Amara dan Zafran duduk di salah satu meja kantin SMP budhi Purnama. Mereka nampak membicarakan soal Anna


" Zaf, aku boleh tanya sesuatu enggak?" Tanya Amara. Zafran pun balik bertanya, " ada apa emang?" Tanya

__ADS_1


Zafran Amara pun menjawab," kamu enggak punya temen sama sekali bukan?" Tanya Amara hati hati.


Zafran pun menjawab," iya, dari saya kelas tiga SD sampe sekarang. Mengalami paceklik teman. Tapi lumayan banyak teman juga sih." Ujarnya pelan.


" kamu senasib dengan adikku. Sejak dia ditinggal sama kedua orangtuanya. Ia mengalami masalah dalam pergaulannya. Sampai sekarang dia masih belum memiliki teman." Gumam Amara.


" An, itu kan cowok yang tadi." Sahut Aurel yang membalikan kepala Anna untuk melihat kakaknya yang sedang bicara dengan lelaki tampan yang sebenarnya Anna menyukainya.


" hmm... biarin lah... udah hak dia buat bahagia. Kasihan udah bertahun tahun dia selalu dilupakan sama ayah dan ibu." Gumam Anna.


Jam pulang sekolah


" hai... kakak masih ingat sama aku enggak?" Tanya Zafran. " masih... kamu yang nolongin aku waktu itu kan?? Kamu udah gede ya sekarang..." Ucap Anna.


" iya, mau pulang bareng enggak?" Tanya Zafran. " hah? Kamu bisa emang bonceng cewek?" Tanya Anna. " bisa kok... ayo." Ucap Zafran.


" yaudah... boleh deh.." Anna pun menaiki motor gede milik Zafran. " udah kak?" Tanya Zafran. " sudah kok..." Zafran mun memacu gas motornya.


( ilustrasi Zafran dan Anna berada di perjalanan)

__ADS_1


" sudah sampai." Ucap Zafran. " makasih ya dek!!" Ucap Anna. " sama sama...kalau begitu aku pulang dulu." Ucap Zafran. " iya... hati hati dijalan ya dek." Ucap Anna. Zafran pun kembali menancapkan gas motornya.


__ADS_2