
Setelah Ranindri Lahir, Kehidupan Rani menjadi semakin berwarna. Setelah ia menikah dengan Egi melalui perjodohan yang terbilang absurd itu, kini ia telah menjadi seorang ibu untuk bayi mungil dan cantiknya, Ranindri.
" Assalamualaikum." Ucap Egi yang muncul dari balik pintu. Ia segera memeluk Rani dan menggendong bayi mungilnya. " Rani..... maafin mas ya, enggak bisa nemenin pas persalinan anak kita. Tapi terimakasih juga udah kasih mas bayi mungil dan cantik ini. Sama kayak kamu." Ucap Egi.
" iya, silakan kalau mau gendong anak kamu. Lagipula Rani mau nyuci baju si dede dulu." Ucap Rani.
" enggak usah Rani, udah sama aku." Ucap Dinda yang muncul dari dapur.
" ini mas minum dulu." Ucap Bu Ranti yang memberikan segelas air putih.
" terimakasih mah." Ucap Egi.
" Din. Kamu yang mencuci pakaian aku sama si dede? Kasihan banget. Padahal biar aku saja." Ucap Rani.
__ADS_1
" Rani...kamu kan masih basah karena efek lahiran. Tunggu sampai 40 hari. Setelah itu kamu bisa melakukan kewajiban kamu sebagai istri lagi. Untuk sekarang kamu istirahat sama makan yang cukup dan bergizi saja dulu. Agar Asi kamu akan selalu tersedia buat anak kamu." Ucap Dinda.
"Hmm...beruntung sekali mama punya Menantu kayaj kamu. Perhatian sama semuanya, sama Mama,sama Rani sama Suami sendiri juga perhatian." Ucap Bu Ranti.
" itu kan sudah menjadi kewajiban aku mah." Ucap Dinda.
" Si Arkan mana?" Tanya Bu Ranti. " lagi tidur sama bapake nya." Ucap Dinda.
" emang dasar. Bangunkan saja keduanya." Ucap Bu Ranti.
" Mas Zafran...Arkan...Bangun yuk!! Mama rasa udah cukup tidur siangnya." Ucap Dinda.
" whoaammm..... iya Ma," Ucap Zafran yang bangun dari tidurnya. Arkan pun ikut terbangun setelah ayahnya yang bangun. " nah gini dong...dua jagoan mama yang ganteng udah bangun... tuh nenek nyariin." Zafran segera menggendong baby Arkan ke ruang tengah.
__ADS_1
" apa Nenek?" Tanya Zafran yang menggendong Baby arkan yang berumur satu tahun enam bulan.
" kamu ya sama kayak bapak kamu. Tidur mulu." Ucap Bu Ranti yang menggendong Arkan yang belum sepenuhnya bangun.
" Yayayahhhh." Teriak Arkan yang melihat Ayahnya memeluk Dinda, mama nya.
" oh kamu pengen dipeluk Ayah juga?" Tanya Zafran yang kembali menggendong Arkan. " uuuhh anak ayah ini mah... enggak mau jauh dari ayahnya." Ucap Bu Ranti.
" Mamaaaa!!!!" Teriak Zafran. " kode ini mah... yaudah sini.." Ucap Dinda yang menggendong Arkan ke kamar untuk menyusuinya.
" Din, kasih sekarang aja?" Tanya Zafran. " oh yaudah, itu Rani ada amplop dari Zafran dan Dinda... kita cuman bisa kasih uang saja." Ucap Dinda.
" ish...makasih Teh Dinda, liat de..kamu dapet Amplop dari pakde Zafran." Ucap Rani. " itu amplop buat si dede bukan buat kamu." Ucap Dinda.
__ADS_1
" iya... masa iya gua pake beli skincare?" Tanya Rani. " yaudah aku mau menyusui Arkan dulu." Ucap Rani yang kembali berjalan ke kamar bersama Zafran.