
Jam setengah lima sore
" Ran, kesini deh. Kakak mau nanya.." Panggil Zafran pada adiknya yang sedang nonton drama korea. " Apa kak?" Tanya Rani.
" kamu tau kegunaannya Kain batik,Minyak aromaterapi,Mahkota bunga dan baskom enggak?" Tanya Zafran.
" Enggak tau, coba nanti tanya Mama deh. Kan mama kerja di tempat yang khusus menyewakan keperluan pernikahan." Ucap Rani.
" iya juga ya, mama kan kerja di Wedding organizer." Ucap Zafran. " si Amel sama si Fikri tidur dari tadi?" Tanya Zafran.
" iya kak, dari jam duabelas." Jawab Rani
" bangunin sana!! Suruh mereka mandi dan makan siang." Perintah Zafran.
" baik kak." Rani pun ke kamar adik adiknya untuk membangunkan Amel dan Fikri.
" Amel...fikri!! Bangun!! Udah sore... kalian belum makan siang juga!!" Ucap Rani.
" iya kak," ucap Amel dan Fikri yang mengumpulkan tenaga untuk bangun.
" kak!!! Ada kak Maura!!!" Teriak Amel. Rani menoleh dan Maura ada dibelakangnya dengan posisi terbalik.
" Mau gua pukul pake sapu? Pulang kagak lu!! Masih siang juga udah muncul aja!!" Teriak Rani yang memegang sapu ijuk.
__ADS_1
" kakak kelamaan kayak Kak Zafran!! Hantu aja dimarahin." Ucap amel yang kini tertawa.
" cepat pulang sebelum gua laporin ke emak lu!!" Ucap Rani dengan Nada Tegas.
" iya maaf....." Maura pun kembali pergi dan Rani pun menyimpan sapu pada tempat semula.
" cepat mandi dan makan siang!!" Perintah Rani. " iya iya kak." Ucap Amel dan Fikri.
...****************...
" Kak... sudah sampai mana progres penyelidikan Kasus kematian Kak Maura??" Tanya Rani.
" sampai sini, kakak menemukan benda benda ini." Jawab Zafran.
" Nah tuh mama pulang, kakak tanyakan saja." Ucap Rani. " Assalamualaikum... nah gitu dong anak anak mama pada akur." Ucap Mama nya.
" oh itu... di kerjaan mama paling untuk perawatan tubuh, ritual siraman sama ritual cuci kaki di acara pernikahan." Ucap Mama nya.
" Cocok." Ucap Zafran. " Cocok apanya Zaf?" Tanya Mama nya.
" Maura sudah memasuki tahap itu, hingga tahap final yaitu resepsi." Ucap Zafran.
" tapi Zaf, Maura pake ritual kayak gitu pake uang darimana?" Tanya Mama nya.
__ADS_1
" emang kenapa ma?" Tanya Zafran. " asal kamu tahu ya, ritual seperti itu pake uang yang enggak sedikit. Cuman orang orang kalangan atas yang bisa ambil paket itu." Ucap Mama nya.
" oh iya ya, sebentar Afan hubungi teman teman Afan dulu." Ucap Zafran.
" halo? Dim... Gua udah dapat info soal kegunaan benda itu." Ujar Zafran.
" apa Zaf? " Tanya Dimas. " begini, benda itu buat ritual siraman, perawatan tubuh dan Ritual cuci kaki didalam pernikahan." Ucap Zafran.
" oh... sip thanks infonya. Btw, lu kenal Anna enggak?" Tanya Dimas. " kenal, itu mantan gua. Gua tau rumahnya, kenapa emang?" Tanya Zafran.
" tadi ada signal elektromagnetik dan membuat kuping gua berdengung dengan nama Anna...Anna..Anna.." Ucap Dimas.
" oke.. nanti malam lusa kita kesana...gua tau tempatnya.." ucap Zafran.
" oke... nanti gua kasih tau anak anak." Ucap Dimas. " oke... udah ya... " Dimas menutup teleponnya.
" Aa Zafran punya mantan?" Tanya mama nya. " iya ma," Ucap Zafran.
" tenang aja, mama enggak akan marah kok. Pacaran boleh, tapi jangan sampai melalui batas." Ucap Mama nya. " iya ma," Ucap Zafran.
" anak anak mama udah pada gede ya!! Yang satu mau masuk SMA yang satu mau kelas dua SMA. Nanti kalian lulus terus kalian menikah." Ucap Mama nya.
" Iya, Kalau Rani menikah nanti Rani keluar dari rumah ini." Ucap Zafran.
__ADS_1
" Maksudnya kakak ngusir aku?" Tanya Rani. " enggak, maksudnya kamu nanti setelah menikah harus ikut dengan suami kamu." Ucap Zafran.
" iya... yang penting anak anak Mama sekolah dulu yang pinter ya!!" Ucap Mama nya sambil mencium kening dua anaknya yang beranjak dewasa.