
Jam setengah Tiga sore
"Assalamualaikum...Mama..." Ucap Rani yang datang bersama Egi. " Waalaikumsallam... eh Ada Rani..anak mama yang cantik... tumben main kesini?" Tanya Bu Ranti. " ini ada kotak buat Mama.." Rani memberikan kotak itu sambil tersenyum.
"Apa ini? Mama buka ya!!" Ucap Bu Ranti. " hallo grandma.." tertulis di sebuah kertas serta hasil USG dan hasil test pack yang menunjukan hasil positif hamil.
" Kamu hamil Ran??" Tanya Bu Ranti. " iya calon cucu mama baru masuk umur empat minggu." Ucap Rani. " selamat ya Ran...akhirnya mama dapat cucu lagi." Ucap Bu Ranti yang terharu.
__ADS_1
" Ada apa ma?" Tanya Dinda yang menggendong baby Arkan yang baru memasuki 1 tahun 5 Bulan. " Rani bakal punya anak!!" Ucap Bu Ranti. "Aaa!! Selamat ya Rani...jaga kesehatanmu jangan banyak kerjaan dan pikiran...maksudku kerjaan yang ringan kerjakan saja secara berkala." Ucap Dinda.
" iya kak Dinda. Aku juga enggak sabar pengen punya anak." Ucap Rani. " makan yang teratur dan bergizi dan rutin ke dokter. Apalagi umur kamu yang baru 18 tahun." Ucap Dinda.
" iya kak.." Ucap Rani. " Atehhhh... nihhhh" Ucap Arkan yang memberikan peniti yang dipasang dengan bawang putih, peniti jahe, dan gunting ke Rani. " ini apa maksudnya?" Tanya Rani.
" makasih ya kak Dinda.. makasih ya Dede Arkan...kamu pinter ya sekarang...kayak bapake nya." Ucap Rani. " iya lah..dia kan suami aku.." Ucap Dinda.
__ADS_1
" mamama..." Ucap Arkan. " sama sama katanya." Jawab Dinda. " iya...ih dede pinter." Ucap Rani. " Assalamualaikum.." Ucap Zafran yang baru pulang bekerja.
" waalaikumsallam... eh ayah udah pulang.." Ucap Dinda yang menggendong Arkan. " Hmmm...Mama Dinda makin cantik aja...sama Dede Arkan makin pinter." Ucap Zafran.
Yayayayahhhh niihhh.." Ucap Arkan yang menunjuk pada Jendela. " mendung?? Hmm... eh iya...Jemuran?? " Arkan mengangguk tanda iya. " eh jemuran belum diangkat." Ucap Zafran.
Zafran berlari keluar untuk mengangkat jemuran. Cuaca ternyata semakin gelap dan Hujan mulai turun dengan angin yang berhembus kencang. Hujan pun turun dengan derasnya.
__ADS_1
"Akhirnya bisa terangkat semua." Ucap Zafran yang duduk di bangku ruang tamu. " yayayah... nihhh" ucap Arkan yang menunjuk atap rumah yang bocor. " iya nanti dulu ya.." Ucap Zafran yang kelelahan.