RESIDENT KIDS ( Ghost Hunter)

RESIDENT KIDS ( Ghost Hunter)
ZAFRAN JATUH CINTA


__ADS_3

19 November jam setengah Empat sore


" jadi berapa bu?" tanyaku sambil mengeluarkan uang Dua puluh ribuan. " Ini kan es krim ya!! sama Minuman Ringannya, semuanya jadi lima belas ribu." ucap Ibu Itu.


" oke ini uangnya." Ucapku dengan ramah. " oke, ini kembaliannya Lima ribu rupiah." Ujar ibu itu. " makasih ya bu." Ucapku sambil tersenyum.


aku pun melanjutkan perjalanan menuju rumah Dinda. dengan menaiki motor gede milikku, aku berharap Dinda dapat menerima cintaku.


" Din, kamu udah punya pacar belum?" Tanya Amara. " Belum," jawab Dinda dengan Pipi yang memerah. " itu pipi kamu merah begitu, kamu bohong ya??" Tanya Amara.


" beneran, sumpah aku enggak bohong." Ucap Dinda. " Nah itu siapa?" tanya Amara yang menunjuk kepadaku. " Halo, Assalamualaikum." ucapku dengan ramah.


" Waalaikumsallam, Zafran? ngapain kamu kesini?" tanya Dinda. " ini buat kamu," Ucapku sambil memberikan sebuah plastik berisi Es Krim.


" ekhem.... Katanya belum punya pacar, dia siapa?" tanya Amara. " Kamu ngapain sih kesini?" Tanya Dinda padaku. " aku mau ketemu kamu lah." Ucapku yang turun dari motor.


" Nih ambil, nanti meleleh." Ucapku yang memberikan Es krim pada Dinda. " Iya makasih, Kamu kenapa? kok memperhatikan rumahku?" Tanya Dinda.

__ADS_1


" Ada sesuatu dirumahmu, Bolehkah aku untuk masuk ke rumahmu?" Tanyaku pada Dinda. " Sesuatu apa?" Tanya Dinda. " berkaitan dengan Maura." Ucapku.


" Oh yaudah, ayo masuk" Ucap Dinda. aku pun memasuki rumah Dinda. " Wow, serem juga ya!!" Ucapku. " Hei Tante, ngapain disitu? jangan ngehalangin jalan. minggir!!" Ucapku pada sosok Kuntilanak yang menghalangi jalanku.


" Ganteng ganteng galak amat!!" Ucap sosok Hantu itu. " ayo lanjutkan perjalanan. " Ucapku yang menghiraukan sosok hantu itu.


" oke cukup!!" Ucapku yang menghentikan langkahku. " kamu mau ngapain sih?" Tanya Dinda. aku pun mengeluarkan Buku gambar dan spidol dari dalam tas slempang milikku.


" Kamu mau ngapain sih? jawab dong!!" Tanya Dinda yang semakin penasaran. " Aku mau menggambarkan kondisi disini." Ucapku sambil berusaha menggambar kondisi terakhir rumah Dinda sebelum Rumah itu dijual pada orangtua Dinda.


" Hmmm.... oke selesai." Ucapku yang memperhatikan gambar itu. " Ini apa Zaf?" Tanya Dinda. " Ini adalah kondisi terakhir sebelum rumah ini dijual ke orangtua kamu.


" Yaudah, sekarang kamu duduk saja dulu. biar aku ambilkan kamu minum sama makanan." Ucap Dinda. " yaudah, aku diluar ya... enggak enak sama tetangga." Ucapku.


" yaudah, kamu tunggu diluar." Ucap Dinda padaku. " oke, aku diluar ya!!" Ucapku. aku keluar dari rumah Dinda seperti berada dalam Hiburan rumah hantu, sepanjang aku berjalan keluar rumah Dinda hantu hantu itu ada di setiap tempat.


" ayo tembak tembak..." Ucapku sambil bermain game Free Fire di telepon Pintarku.

__ADS_1


" Ini Zaf Minumnya." Ucap Dinda yang duduk disampingku. " makasih ya Ndin," Ucapku. " Kamu punya rencana apa lagi Zaf?" Tanya Dinda.


" Nanti aku,Rion,Dimas dan Wildan akan menanyakan hal itu pada Syifa .


" oh.. Btw Es krimnya aku makan ya!!" Ucap Dinda. " iya," Ucapku. Dinda memakan es krim itu dengan lahap, hingga membuat mulutnya dipenuhi oleh Es Krim.


" Mulut kamu belepotan sekali... sini biar aku elap." Dinda Pun terdiam saat aku mengelap Es krim di mulutnya menggunakan sapu tangan berwarna kuning milikku.


" Ihhh Unch Banget Dinda..." Ucap Amara. " Zafran ih!!! aku malu tau!!!" Gumam Dinda yang meneruskan memakan es krimnya.


" Drettt!!" Ponselku bergetar saat Rani, adikku meneleponku. " sialan!! orang lagi kasmaran main ganggu saja." Batinku dalam hati. " Halo? apa dek?" Tanyaku pada Rani.


" Kakak.... antar aku beli buat makan... mama enggak masak hari ini." Ucap Rani. " iya, sebentar kakak pulang." Ucapku pada Rani.


" Din, aku pulang dulu ya!! adikku minta antar beli buat makan." Ucapku pada Dinda. " Iya, hati hati dijalan ya sayang... eh maksudku Zafran.... haaahhh!!! kenapa bisa salah bicara seperti ini sih??" Batin Dinda.


" Yaudah, aku pulang ya!!" secara tak Sadar, Dinda cium tangan padaku. " kamu sehat Din?" tanyaku pada Dinda. " ehh kok aku cium tangan sama kamu? " Tanya Dinda.

__ADS_1


" salah sendiri." Ucapku. " Yaudah...katanya mau pulang!!" Ucap Dinda. " ehh.. iya... Assalamualaikum.." Ucapku. " Waalaikumsallam.." Sahut Dinda.


__ADS_2