
Setelah pembicaraan hal tersebut dengan mata matanya. varkha memikirkan banyak hal di antaranya siapa yang harus di percaya dan siapa yang tidak bisa di percaya
Itu membuat varkha kebingungan dan mulai mengambil hpnya dan mulai menelepon seseorang
TELEPON
memanggil seseorang
" Halo kha" kata seseorang di balik telpon itu
" Bagaimana kakak? Apa yang harus kulakukan?" Tanyaku.
" Saran ku. Jangan percaya ke siapa siapa terlebih dahulu karena semuanya belum terbongkar." Kata seseorang di balik telpon Tersebut
"Hem" kataku sambil memikir
" Oh ya Ra,Sepertinya kamu harus masuk ke kantor.karena sudah banyak hal yang terjadi di luar nalar di kantor entah lah apa yang terjadi." Kata seseorang di balik telpon tersebut.
Aku hanya dia Tampa mengatakan sesuatu.dan dia sudah mengerti kepadaku lalu dia melanjutkan ucapan nya.
"Sepertinya ayah aslimu ingin menghancurkan perusahaan ERVANO.dia bersekongkol dengan musuh musuh keluarga besar nona,dan perusahaan sekarang di ambang ke hancuran,para tuan muda mulai kebingungan dan tuan dan nyonya juga bingung karena CEO Tidak ada yang menempati nona." Kata wanita tersebut
"Terus?!" ucapku
" Apa aku harus membereskan semuanya yang bersangkut paut ini dengan beres?" Tanya wanita tersebut
Saat varkha ingin menjawab. Varkha terhenti oleh ketokan pintu Yang mulai terbuka lebar, dan seketika varkha melangsung mematikan telpon tersebut secepat kilat
" Mama " kataku dengan sedikit terkejut takut nya mama mendengar percakapan ku.
"Why baby?kenpa kamu panik dan Wajah mu pucat kamu sakit ? Apa kita kerumah sakit saja?" Kata mami dengan khawatir.
"Em.. enggak kok mam is oke iam fine" kataku dengan terseyum
" Yasudah. Ngapain juga kamu malam mlam begini di balkon, nanti kamu masuk angin sayang sudah ayok masuk " kata mami yang membawaku masuk
"Ya sudah ayok" kataku masuk bersamaan
" Bibi .. bibi kamu dimana? " Kata mami memanggil pengurus ku
" Iya nyonya. Maaf saya dari bawah ngambil makan malam nona VARKHA" kata bibi
" Iya sudah,bi tutup pintu kebalkon dan tutup tirai nya " kata mamaku
" Baik nyonya" kata bibi
Sedang kan aku sudah duduk di ujung kasur dan mami mendatangiku.
"KHa? . " Kata mama menatap ku.
"Iya ma?" Kata ku pada mami
__ADS_1
" Kamu kan sudah lulus, terus apa yang akan kamu lakukan? Apa kamu akan balik ke Amerika untuk kuliah?" Tanya mami ku padaku seperti mengintrogasi
" Emang kenapa ma? " Bertnya balik kepada mama
" Sebenarnya tidak. Hanya saja kakek dulu menyuruh mu sampai kuliah kan?" Kata mama padaku
" Mama tau kenpa aku selama 5 tahun gak pulang pulang ? " Kataku pada mama
" Karena kamu tidak suka dirumah" kata mama menebak
" Salah mam. Aku seperti itu Karena aku sibuk melakukan hal hal berbahaya hanya untuk keluarga kita,aku sibuk untuk study di Amerika nilaiku selalu besar dan pada saat aku baru SMA aku bersama 1 orang masuk ke dalam university tau kah mama beban apa yang kupikul?! " Kata ku penuh penekanan kepada mama
"KHa" kata mama sedih
" Is oke mam. Aku sudah lulus S1 dan ijasah ku akan di kirim kan dan aku akan bekerja di kantor sebagai CEO. Karena aset aset berharga semua atas namaku" ucapku dengan penuh penekanan dan semangat.
" Baik lah sayang " kata mana sambil membelai kepalaku.
"Oh iya sayang kamu akan bekerja kapan?." Tambah mama
" Besok" kataku dengan tenang
"Baik lah sayang. Sekarang kamu istirahat yang cukup oke!!" Kata mami
"Em. Mami juga istirahat "kataku pada mami
"Baik sayang " kata mami laku keluar kamar
Aku keluar dari kamar dan berjalan ke kamar tidurku. Huh syukur lah anak itu ingin bekerja dengan kita
Ucapku yang mulai tenang dan tertawa gara Gara pria itu aku harus menghalalkan segala cara.
Kau ingin balas dendam tapi kau salah kau yang akan ku balas . Kau yang menghancurkan rencana ku yang telah kusususn beberapa tahun ini
Seketika hpku berdering, ternyata ada telpon dari seseorang
Telpon
Halo " kataku
Nyonya semuanya sudah di laksanakan "
Anak pintar " kata ku sambil tersenyum sinis
Cari tahu lagi dan buat varkha lebih percaya pada kita . Lakukan apapun itu paham meski harus melenyapkan seseorang" ucap ku dengan emosi
Baik nyonya . Saya akan melakukan yang terbaik " ucap seseorang di balik telfon itu
Seketika aku mematikan hp ku dan mulai berbaring untuk tidur.
Dia tidak sadar jika iya sedang di lihati oleh seseorang. Seseorang itu yang sendari tadi mendengar kan percakapan nyonya ERVANO dengan sangat teliti lalu me laporkan nya kepada tuan nya .
Semakin rumit misteri ini. Semakin tidak bisa di percaya semua orang semakin membuat varkha membenci mereka semua orang
__ADS_1
Berkata seseorang yang menguping tadi
' sepertinya semakin bagus permasalah ini. Hhhh tidak ada yang bisa di percaya ' kata wanita ini pada dirinya sendiri sambil berjalan menuju kamar nya .
Sedangkan varkha tengah sibuk mengecek beberapa dokumen yang di berikan Leo .. karena Meraka sudah tau jika tata memaksa menjadi seorang CEO muda.
Varkha meneliti melihat' apa yang telah iya pelajari waktu di Amerika,tentang bisnis yang sangat bagus.
Varkha terus mengotak Atik leptopnya dengan sangat sabar entah berapa lama iya berada di depan komputer nya ..
Berjam jam berlalu waktu telah menunjukkan jam 3 pagi akhirnya apa yang varkha kerjakan akhirnya selesai.
Saat varkha melihat kebelakang dia melihat para pengurusnya yang senantiasa menunggunya.
"Apa yang kalian lakukan kenapa kalian tidak beristirahat? " Tanyaku pada mereka sambil menyerngit kan aliskusebelah
" Sedang menemani nona " kata Meraka sambil tersenyum
" Kalian ini ." Kataku sambil geleng geleng
Mereka semua tersenyum dan kita semua tertawa .
Mereka memberikan ku makan karena mereka takut aku kelaparan dan tidak ingin menggangguku saat bekerja jadi mereka menungguku
Tanpa sadar aku terus bekerja sampai melupakan banyak hal.dan aku mengabaikan mereka tanpa sengaja Tapi mereka malah menungguku.
Sejak dari kecil mereka selalu bersamaku dan selalu menemaniku dan kasih sayang mereka besar kepada ku karena itu aku sayang kepada mereka
Mama dan papa selalu sibuk dengan pekerjaan hingga aku menjadi anak yang pendiem Dan sulit bergaul dengan orang lain.
Aku di didik menjadi sempurna dan bisa apa saja tapi mereka semua tidak tahu penderitaan yangku alami selama ini
Yang hanya bisa ku pendam sendiri selama ini . Aku memenangi diriku sendiri dengan melukis,membaca dan mempelajari berbagai hal
Itu membuat ku melupakan kesedihan yang mendalam selama bertahun tahun..ya meskipun tidak sepenuhnya setidaknya aku melupakan nya sebentar..
Bukan hanya itu aku juga melakukan kelas yang penuh dengan pelajaran, seperti bahasa bahasa negara lain, balet, piano dan alat musik lainnya , melukis , menulis , membaca dan bercerita.
Jadi aku di anggap sebagai anak yang rajin. Tapi itu hanya menutupi kesedihanku melakukan itu tetapi beda dengan anggapan orang lain yang mengira aku sempurna dan bisa apa saja , bahagia dan bergelimang harta
Tapi jika disuruh milih antara seperti ini atau menjadi orang lain yang hidupnya biasa biasa saja tanpa berkelimang harta, varkha akan memilih yang hidupnya biasa biasa saja.
Karena menurut varkha itu lebih bahagia dari pada dirinya yang berkelimang hanrta namun kekurangan kasih sayang.
next episode guys
.
.
.
"pramudita"
__ADS_1