
" kha. Apa kau tidak ingin tahu semua? Apa kau masih mau terbelenggu dengan misteri ini? Ku mohon jangan mempersulit ku. Aku hanya ingin membantu mu dan diriku juga kha. Ku mohon kau paham dengan ucapan ku dan tidak membahas apa pun lagi" ucap nya pada ku dengan tegas serta memohon agar aku tidak membahas nya lagi
" kak, aku tidak bermaksud mau mengungkit masa lalu. Namun aku hanya tidak bisa melihat mu terus menderita dengan pekerjaan mu.!!" ucap ku pada nya dengan sedih lalu memegang tangan nya dengan kedua tangan ku namun
" sudah lah, lupakan saja anggap kita bukan saudara. Jadi ku mohon jangan berlagak di depan semua orang, kamu tahu kan kalau aku paling benci hal semacam itu " ucap nya pada ku menepis tangan ku sambil mengancam lalu bangkit dan berjalan meninggal kan ku yang sedang termenung di kursi itu
" kenapa? Kenapa ma?!. kenapa kek?!. Kenapa kalian membuat ku seperti ini? Aku rasanya ingin menghilang dari hidup ini!, aku terlalu lelah untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Dan aku tidak mau semua orang menjadi seperti kalian!!" ucap ku sambil meneteskan air mata ku
Lalu aku menunduk dan menutupi mataku dengan kedua tangan ku. Hidup ku ini terkadang sangat berat, aku berfikir kenapa mereka tega melakukan semua ini padaku?
Aku rasanya sangat lelah dengan semua ini. Aku tidak suka, aku ingin hidup ku normal seperti orang di luar sana.
Mana aku anak yatim, gak punya keluarga dimana mana, semuanya meninggalkan ku, banyak memberiku tanggung jawab, keluarga ku hanya butuh uang saja dan lebih barah nya aku tidak tahu siapa bapak ku.
Anak paling malang lah aku ni, punya saudara laki laki malah kerjaan nya nyuruh nyuruh doang mana beban keluarga, bukan nya cari uang malah ngabisin uang adek nya yang di suruh kerja banting tulang Abang nya asik hamburkan duit aja dan main cewek
Giliran adek nya mau pacaran Weh di ribut in, di bilang gak usah pacaran cinta cintaan mending cari tahu aja. udah beban dunia kerjaan nya cuma ngeprintah aja.
Dan lagi kenapa ni cowok cowok yang suka gua dari keluarga gua semua?!, gak sepupu, anak nya tunangan mama dulu, anak anak nya bapak gua yang gak tau bapak nya yang mana?
Ya kan!, gua bingung mau pacaran sama yang mana? Sama salah satu anak bapak gua juga bingung, ya takut nya nantik gua pacaran anak nya ternya kita saudara. Kan nantik gua sad girl
Mau pacaran sama sepupu juga gak mungkin, mana lagi pacaran sama anak mantan tunangan nya mama gua?!, masak gara gara mama gua gak mau tunangan sama bapak nya gua yang harus sama anak nya?.
Ma, ma. Kau ni kenap bikin hidup ku kacau sih, udah tau punya tunangan masih aja sama pria lain, giliran udah nikah sama orang itu udah punyak anak tapi gak tau bapak nya yang mana?. Kek nya kakek tertekan ma punya anak kek kau
Aku aja anak nya tertekan apa lagi kakek!!. Huhhh terkadang aku benci dengan mu ma, namun meskipun kau seperti itu kau masih mama ku yang melahirkan ku namun tidak menjaga ku .
setelah aku sudah puas menangis dan mulai mengeluarkan isi hatiku, aku mulai menghapus air mata ku dan pergi dari tempat itu
Setelah itu aku langsung mencari kendaraan untuk kembali ke asrama, karena harus segera pergi berlatih dengan semua anggota ku.
Sesaat setelah aku sampai di sekolah rea dan sakila menghampiri ku di luar gerbang entah ada apa ? Lalu aku mendekat ke arah mereka
" ya kau dari mana ? Aku khawatir tahu?!, kau ni membuat kami hampir kewalahan!" ucap nya pada ku sambil ngedumel di hadapan ku
" kalian ni apa apa an deh aneh sekali wong aku dari luar. Cari udara segar" ucap ku sambil mengakat satu alis
" ya tau ni si sakila masak ngira kau bakalan di culik kan dudul, siapa juga yang mau culik hari mau?!" ucap rea pada ku sambil menepuk pundak sakila beberapa kali
__ADS_1
" kau pikir aku hewan?" tanya ku pada nya dengan tatapan tajam
"hhh gak gitu " ucap rea pada ku mulai melihat kesana kesini
" sudah lah ayok yang lain nungguin kau kha " ucap sakila menarik tangan ku tiba tiba dan meninggal kan rea yang tengah menunduk
" yyaaaaa kalian tungguin aku !!" ucap nya pada ku dan sakila sambil berlari ke arah kami
Sedangkan kan sakila menarik tangan ku dengan kuat ke arah latihan, hingga semua murid menatap kami. Ya karena bisa bisanya sakila menarik ku
Sesampainya di sana sakila langsung melepaskan tangan ku dan disana aku sudah melihat beberapa anggota ku memberi tahu bagaimana tehnik tehnik kepada semua siswa
" silah kan nona " ucap nya pada ku mempersilahkan ku untuk mengajarkan kepada mereka semua. Lalu aku melangkah ke depan di sampai nya di tengah lapangan olah raga aku langsung angkat bicara
" kalian tidak perlu memahami tehnik apa pun, dan aku juga gak mau memberi tahu kan tentang tehnik pada kalian, aku hanya bisa melakukan yang ku bisa agar kalian paham " ujar ku pada mereka lalu mereka menatap ku
" kalian semua boleh duduk " ucap rea pada beberapa siswa yang tengah berada di pinggir lapangan.
Lalu semua siswa mulai duduk dengan tenang. Beberapa ada yang membawa alat rekam dan beberapa ada yang membawa pensil untuk mencatat pelajaran hari ini
" dalam ujian kali ini kalian bukan hanya di suruh perang antar sekolah namun kalian jika mampu harus berperang melawan teman kalian sendiri" ucap ku pada mereka sambil tersenyum manis
Pegang pistol kalian dengan baik dan benar
Jangan pernah mencoba coba pistol kalian,
Jangan pernah berkerumun namun harus saling berdekatan
__ADS_1
Hindari tempat yang kemungkinan besar akan menerkam kalian
Jika kalian perempuan jangan pernah meminta tolong pada laki laki
Dan laki laki tidak boleh menolong perempuan secara berlebihan
Kalian harus menolong sesama teman tidak boleh memilih jender apa pun
Jika kalian kenal dengan salah satu musuh kalian sebaiknya hindari dan pura pura tidak kenal
9, meski pun kalian tidak bisa bela diri, namun setidaknya kalian tidak bodoh
Jangan pernah bersembunyi terlalu lama
Itu yang saya bisa kasih tahu saja lebih nya kalian harus berusaha " ucap ku pada mereka.
__ADS_1