
setelah kejadian tadi qiza banyak sekali mengajukan pertanyaan padaku. dia kira aku dan Lian punya hubungan. karena di baju Lian ada bekas lipstik
" Ra ? apa kau suka tuan Lian??" kata kak qiza di dalam ruangan ku.
" em .. entah lah " ucap ku bertanya juga pada diriku.
aku dan Lian dari dulu tidak akrap tapi mengapa hati ini saat bermaanya terasa tenang apa lagi saat dia menciumku . di dalam benakku cuma itu dan itu yang terlintas.
apa cuma aku yang memikirkan nya atau ko Lian juga ?? entah lah mungkin cuma perasaan ini . aku hanya diam saja sampa sampa kak qiza melabaykan tangan di depan mataku.
" kau ni suka melamun ya ? " ucap nya pada ku
" enggak " kataku santai
" emang mikirin si lian ?" kata kak qiza menggoda
" siapa Lian itu ?" ucap seseorang orang
" ehh " aku dan kak qiza terkejut karena ada seseorang yang membuat pintu
aku dan kak qiza hanya diam tanpa mengatakan apa apa, saling tatap tatapan lalu kebingungan harus mengatakan apa.
" Lian siapa " ucapnya lagi
" CEO perusahaan liberal" ucap kak qiza
" pantas saja tidak mengangkat telepon ku tidak membalas pesan ku oh karena ada cowok lain" kata rava
" kau ni apa si, gak jelas udah lah " ucap ku pergi meninggalkan mereka
aku mulai melangkah ke lobi hingga ada yang menarikku.
" Ra aku kangen " katanya sambil memeluk ku dengan kaget
" lepas " ucap ku mesekuat tenanga melepaskan pelukannya.
" Ra kamu berubah " ucap nya padaku
" kau ni gila ha??? apa apaan kau ni Arya " ucap ku kesal pada orang itu .
sedangkan rava yang melihat itu menghampiri.
"sini " katanya sambil menyembunyikan aku di balik tubuh nya
" siapa kau " kata Arya
" aku tunangan nya " ucap rava
" apa ?? aku kekasih nya " ucap Arya
" jangan ngadi ngadi deh ... " ucapnya
__ADS_1
aku yang mendengar hal itu langsung pergi meninggalkan mereka berdua. karena malu banyak orang menatap ku sambil berbisik bisik
aku keluar dari kantor dan pulang menuju rumah. sesampainya di rumah aku langsung ke kamar, aku tidak mengizinkan siapa pun yang ingin melihat ku.
aku mengunci pintu dan hanya memejamkan mata saat ku memejamkan mata, pikiran ku seperti terbayang bayang wajah Lian dan teringat kejadian tadi, aku hanya diam dan sambil menyentuh bibirku
aku malu malu dan sangat bahagia hingga membuat jantung ku ini berdegup sangat kencang. apa apa an aku ini , kukira aku menyukai salah satu dari mereka " rava ruvel atau Arya " ternyata aku salah
POV Lian
setelah iya bergi dari kantor Aran dia kembali ke markasnya dengan membawa SE gepok uang. sesampainya di markas dia hanya termenung dengan semuanya.
dia kembali tersenyum dengan apa yang terjadi hingga
" Li " tegur Dady
" iya dad " kata Lian yang agak gelisah
" kenapa tumben seperti itu," ucap Dady yang tidak biasa melihat putra nya seperti itu
" gak papa , oh iya aku sudah menandatangani nya " ucap Lian memberikan berkas tersebut
" oh baik lah , kalau ada apa apa cerita aja oke " ucap Dady meninggalkan Lian sendiri
Lian hanya duduk termenung iya takut Dady marah kalau tau Lian mencium Aran, bagaimana ini ??? dia terbiasa bercerita apa saja pada Dady nya dari masalah kecil hingga masalah besar, tapi tidak untuk saat ini.
iya takut Dady nya akan melarang nya bertemu dengan aran, karena kejadian ini, entah dari kapan atau sejak kapan iya mulai merasakan bumbu bumbu cinta pada adiknya itu .
flashback on
POV Daddy
"anak mu sudah ketemu, dia ada di USA "
" baiklah "
"aku langsung kesana " ucap ku langsung bergegas
aku mulai terburu buru mencari tiket untuk pergi ke USA, sangat bahagia karena ingin melihat putriku.
aku sudah mencarinya bertahun tahun akhirnya aku menemukan nya, saat pertama kali aku melihatnya dia masih kecil mungkin umur 10 tahun
aku menghampiri nya. aku mengaku ayahnya awalnya dia menolak tapi lama kelamaan iya mau, hingga aku sering membawanya pulang Indonesia Amerika tanpa orang tahu,
hingga di umur putriku 11 tahun aku mulai memperkenalkan pekerjaan kupada putriku , awalnya aku kira putri ku ini menolak ku tapi hal yang di luar nalar dia malah menyukai pekerjaan an ku dan ingin belajar
setelah setahun belajar dia mulai melakukan misi kecil dan bertemu dengan Lian mereka sering me lakukan misi bersama
namun setalah dia mulai dewasa dari mulai SMP kelas 2 dia mulai berhenti dan lebih fokus ke sekolahnya hingga dia masuk SMA dan kuliah secara bersama sama .
putriku sangat baik dan cantik dia penurut, tapi keluarga nya yang sangat kejam apa lagi kakeknya, aku sangat benci dengan orang itu selamanya .
flashback out
__ADS_1
entah berapa lama aku sudah berbaring udara mulai terasa dingin dan keadaan kamarku gelap gara gara suasana sudah mulai petang .
mataku mulai membuka perlahan dan dengan samar sama aku melihat sudah gelap lalu aku mulai perlahan bangun dari tidur ku.
aku mulai melangkah keluar kamarku dan disana ada yang memanggilku
" sudah bangun sayang " ucap ko Calvin ingin menciumku
" apa sih ko " ucap ku langsung menghindar sebelum Koko mau menciumku.
" kau kenapa sudah gak mau ?" ucap koko Calvin kaget
bukan hanya ko Calvin ko Leo Arya dan mama papaku pun ikut kaget dengan kelakuan ku . mereka hanya menatapku aneh
aku langsung duduk di ruang tamu bersama keluarga ku hingga hpku mulai bergetar.
drrrrrrrr drrrrrr drrrrrrr
aku melihat hp langsung mengakatnya.
" halo " ucap nya
" iya " kataku sambil menoleh ke keluarga ku
" ini aku Lian Ra " ucap nya
" iya kenapa ada masalah kah " ucapku bertanya khawatir
" enggak sini kirim nomor ATM mu " ucapnya
" kenapa kamu nanyak itu " ucapku sambil tersenyum
" em karena misi kita " ucap nya agak gugup
" em kukira gara gara di kantor" ucapku tersenyum kecil
" kenapa pengen di cium lagi " ucapnya sambil menggoda ku.
" emmm ? siapa juga yang mau di cium mu lagi " ucapku sambil merebahkan diri di paha ko Leo di sofa
hingga yang lain hanya melihatku aneh lalu aku mematikan telpon nya karena mereka menatapku aneh
aku bangun dan langsung pergi ke kamar tanpa menjawab pertanyaan mereka.
author pramudita
sorry guys baru update terbaru.
pemberitahuan sekilas dari author, akun author hilang dan baru ketemu jadi baru bisa di update.. entah sudah berapa lama cerita ini terlupakan baru bisa up sekarang
semoga sudah banyak yang menantikan novel ini dan masih banyak yang menunggu kelanjutan nya .
lup ❤️ bagi para pembaca
__ADS_1