Riddles Of Life Gadis Mafia

Riddles Of Life Gadis Mafia
teman lama


__ADS_3

" hun apa mereka tidak tau aku sedang mengantuk aku ini lelah sekali kenapa sih harus seperti ini. mataku terus terus an ingin memejam namun tidak bisa. bisanya mereka mengaka rapat sekarang memang sangat kurang ajar sekali. Aku benci ke adaan ini " ujar ku sambil bangkit dari tempat tidur sambil mendumal karena hal itu


Aku benci ke adaan ini .di mana aku tidak bisa tenang, di setiap hidup ku dimana kau berada pasti semua akan buruk aku benci hidup ini ..


Aku berjalan dari lorong asrama hingga ke bawah, banyak pasang mata yang menatap ku namun aku hanya diam saja tanpa mengatakan apa pun hingga


" sis, " panggil nya pada ku lalu aku berdiri menatap dia lalu dia dan rombongan lain nya berjalan ke arah ku lalu menatap ku


" how are you" tanya nya pada ku sambil menyapa


" iya " ucap ku sambil tersenyum sedikit kepada nya


" permisi saya masih harus pertemuan" ujar ku pada nya langsung pergi


" iya sis" ujar nya pada ku memberikan salam


Sedangkan para siswa itu bertanya siapa aku padanya, sedang kan di sini tidak boleh memberikan informasi pada orang baru


Aku langsung bergegas masuk ke ruang pertemuan, sedang kan di luar banyak orang yang duduk di kursi mungkin ingin masuk istilah nya, sedang kan aku langsung masuk ke dalam tanpa harus Mengantri di luar


" maaf kartu anda? Jika tidak ada kartu tidak boleh masuk " ujar nya pada ku sambil memberi tahu kan peraturan


" apa anda orang baru" tanya ku pada nya ya karena tidak kenal aku. Ya sebenarnya aku gak masalah jika dia meminta kartu tapi sayang nya aku lupa


" iya saya masih baru " ujar nya pada ku dengan sopan


" saya tidak membawa kartu bisa kah anda panggil satpam yang lama " ucap ku sopan


" oh baik lah tunggu sebentar " ujar nya pada ku


Lalu dia menelpon beberapa saat kemudian satpam yang lama datang dan menatap ku sangat ke takutan

__ADS_1


" halo nona, maaf dia tidak tahu jadi mohon di maklumi " ujar nya pada ku sambil menunduk nunduk


Sedangkan aku hanya menatap nya sedang kan dengan dingin


" silah kan nona boleh masuk kenapa di luar " ujar nya pada ku


" kan saya gak punya kartu " ujar ku sambil melipat kedua tangan di dada


" hhhhh nona tidak perlu pakai kartu silah kan masuk " ucap pak satpam itu pada ku sambil membuka kan pintu ruangan pertemuan


Lalu saat aku masuk ke sana pak satpam itu memberi tahu siapa aku. aku masuk ke dalam ruangan itu dengan sangat malas


" yaaa kau ni keterlaluan sekali bisa bisanya kau memberikan kartu mu pada sembarang orang" ucap seseorang di ujung sana pada ku


sedangkan kan aku hanya diam dan mulai berjalan mendekat kesana .


" apa aku perlu memberi tahu kan ke pada mu lebih dahulu tentang semua hal?" tanya ku padanya sambil duduk menghadap anggota yang lain sedang kan dia sedang berdiri di sebelah ku


Seketika aku langsung naik darah tentang perkataan itu, yang membuat raut wajah ku seketika berubah suram lalu aku memukul meja lalu seketika berdiri dari duduk ku


" fahmi kau tidak punya telinga kah ? Atau kau sudah tuli ?!! Aku pernah ngomong pada kalian semua. Jika aku masih hidup dan bertahan di sini tidak ada yang bisa menggantikan posisi ku !! Kamu paham??!!" ucap ku sangat tegas kepada wakil ku dan para anggota yang lain nya


" tapi kan Ra ?!" ujarnya pada ku


" apa?! Kau ingin memaksa? Kalian juga ingin memaksa? Emang nya kalian ini siapa? Berani sekali menentang? Kalian mau berbuat apa,? mau mengganti ku ?? Kalian punya hak apa ? Sebelum kalian mengganti ku ingat posisi kalian aku bisa hari ini juga mengganti kalian ?" ujar kepada mereka sangat kesal sekali hingga aku naik darah di saat itu juga


" jika kalian masih sayang dengan posisi kalian kalian harus diam " ujar ku langsung pergi meninggalkan mereka


Aku pergi dengan ke adaan emosi, mereka kira aku bisa di gertak ??? oh tidak !! Jangan pernah seperti itu, aku tidak sebodoh itu


aku berjalan dengan sangat cepat melewati kerumunan para siswa lalu lalang, hingga aku berjalan menuju ke arah kepala sekolah

__ADS_1


saat aku sudah sampai aku langsung masuk dan tidak menyapa atau sekedar mengetok pintu.


Entah ada siapa disana atau sedang melakukan apa ? I don't care. aku langsung masuk dan melewati beberapa anak anak dan langsung duduk


seketika para siswa itu menatap ku dengan tidak percaya dengan perkataan semua orang. Lalu kepala sekolah menghampiri ku yang sedang murung


" ada apa ? " tanya nya pada ku lalu duduk di kursi depan ku


" mereka sangat terobsesi pada pemilihan ketua baru. Sedangkan kan aku masih hidup !!" ujar ku pada kepala sekolah yang duduk di depan ku


" sudah jangan emosi, sabar dulu!! mereka hanya marah pada mu karena menggunakan kartu gold mu sedangkan dulu kau di suruh menolong para anggota mu kamu tidak mau?!" ujar kepala sekolah itu pada ku sambil tersenyum kecil


" kan beda. Kau tau jika aku melakukan nya pria itu akan melakukan apa pada kita ?!" ucap ku sambil emosi juga pada kepala sekolah


" ya aku tahu tapi dengan ini kau .... sudah lah kalian semu sama saja " ucap ku bangkit langsung pergi dari sana tanpa mengatakan apapun pada mereka


Ya Ku tahu ini memang tidak sopan tapi hal itu sangat ku benci . Lalu beberapa anak di ruang kepala menatap ku dengan penasaran sedang kan aku hanya diam saja lalu pergi meninggalkan mereka semua


" kau mau kemana ka?!" tanya nya pada ku yang mulai berjalan ke arah luar


" apa kau tidak melihat? aku mau keluar dari sini . And aku mau tidur capek tau " ucap ku tidak sopan pada nya lalu langsung pergi


Sedangkan kan aku langsung pergi ke asrama ku dengan ke adaan kesal hingga sesampainya di kamar asrama aku mager banget


Aku mulai masuk ke dalam tanpa mengatakan apapun


" KA kau kenapa?!" tanya nya pada ku karena ekspresi wajah ku sangat buram


" gak " ucap ku pada nya dan langsung berjalan ke arah tempat tidur dan merebah kan badan


" what !? what???? " tanya nya pada ku sambil pusing dengan hal yang telah terjadi, tidak di sini tidak di rumah sama saja sama sama memusing kan

__ADS_1


__ADS_2