
"Aku tidak tahu sebenarnya apa yang telah terjadi!! namun yang kutahu, kau tidak akan pernah membuat kesalahan!" katanya Padaku dari telepon itu
"Aku tidak tahu ini salah ataupun benar, yang kutahu aku sedang menghukum mereka karena mereka telah membuat kesalahan yang sangat parah!, mereka tidak tahu sebenarnya apa yang telah mereka lakukan itu, yah,!! Yang Kutahu hukuman ini cukup setimpal dengan apa yang telah mereka lakukan di depanku" kataku dengan tegas pada penelpon itu
"Meskipun kau telah menghukum mereka dengan seperti itu, namun Apa kamu tidak punya pikiran atau perasaan begitu??, ya. mungkin karena kamu tidak punya perasaan jadi kamu menganggap semua perkataanmu itu benar. hingga membuat sekolah lain juga harus mengikuti perkataanmu kamu harus tau sikap mu itu benar atau salah " kata nya padaku
"Aku minta maaf padamu. ya, mungkin kau tidak menyukai apa yang telah ku sampaikan dan mungkin kau juga sangat marah tentang hal itu. namun yang kutahu, ini juga sangat mempengaruhi sekolah sekolah lainnya. Jadi aku harap kau memakluminya!!, Aku tidak ingin apa yang telah terjadi di sini terulang lagi di situ!!, Jadi mungkin sikapku tidak sopan namun yang kutahu aku merasa benar!! . Kataku dengan sopan pada nya
" Baiklah aku akan memikirkan ucapanmu, namun kau harus mendapatkan sanksi dari apa yang telah kau lakukan di sini!!" katanya padaku sambil emosi dengan ucapan ku yang tadi
" aku akan menanggungnya, aku tahu konsekuensi ku atas apa yang telah kulakukan " ucap ku padanya dengan tegas
" baik lah aku akan menyiap kan nya. Sampai jumpa besok!!, aku tidak sabar bertemu dengan mu !!. " ucap nya padaku lalu menutup telpon nya
Sedang kan aku menarik nafas dalam dan mulai lelah dengan yang terjadi, aku mulai duduk di kursi putar ini. Kepalaku cenat cenut, apa yang ku lakukan ini salah? Apa aku terlalu emosi ?
Pikiran ku sedang terbelenggu, aku tidak tahu yang ku lakukan salah atau tidak tapi yang ku tahu jika aku dapat konsekuensi maka fahmi juga akan mendapatkan nya
Aku varkha aran melakukan apapun untuk membuat seolah ku ini selalu di kenal dengan kecerdasan nya dan tidak mandang status.
Namun kali ini aku sangat merasa bersalah dengan apa yang tengah terjadi, aku meninggal kan sekolah yang membuat ku besar demi hal yang sangat tidak berguna
kakek menaruh kepercayaan pada ku namun aku melakukan kesalahan dengan pulang. Aku tidak tahu kakek baik atau jahat kepada orang tapi yang ku tahu kakek adalah orang yang paling menyayangi ku sangat
Aku akan memperbaiki semuanya, aku berjanji aku tida akan melakukan kesalahan apa pun kali ini .
__ADS_1
Di saat aku melamun aku terkejut dengan suara yang ada di depan ku, seketika aku yang duduk di kursi dan memegang kepalaku sambil menaruh lengan ku di meja mulai mendongak melihat siapa yang ada disana
Saat aku melihat siapa yang bersuara tadi dia mulai bersuara
" ada apa kha?" tanya nya pada ku sambil mendekat dan duduk
" sakila !" panggil ku pada dia yang bersuara tadi
" ada apa ? Apa yang sedang kau pikir kan ? " tanya nya pada ku sambil menatap ku dari kursinya
" tidak apa !" jawab ku sambil tersenyum pelan padanya
" kha " panggil nya pada ku lagi
" em " guman ku pada nya , sambil menengok kearah nya
" dia sudah menelpon ku, " jawab ku pada nya yang tiba tiba membuat nya sagat terkejut dengan ucapan ku
" really? Terus apa yang dia ucap kan ? Apa dia memarahi mu ? Atau memblokir sekolah kita dalam ujian?" tanya sakila yang tiba tiba berdiri
" tidak sampai sejauh itu sa. Dia hanya mengingatkan ku akan konsekuensinya karena aku yang melakukan nya maka aku akan bertanggung jawab atas semua itu!!" ucap ku sambil tersenyum pada sakila
Sedangkan sakila terkejut dengan apa yang ku katakan
" ra bagaimana jika jabatan mu di copot?" ucap nya pada ku yang membuat aku bingung juga
" tidak akan, dia yang mengangkat ku dan semua orang juga memilih ku, di bawah tanda tangan tidak ada yang bisa menggantikan ku apa lagi sampai melepaskan jabatan ku!!, jadi tenang saja!" jawab ku padanya sambil berjalan ke arah nya dan memegang bahunya
__ADS_1
" tapi kha ... " ucap nya terpotong
" sudah lah yuk keluar cari udara segar !!" kata ku padanya sambil tersenyum dan menepuk bahunya lalu berjalan kearah luar dan di ikuti sakila
" apa kamu sudah mengumpul kan anak anak ?!" tanya ku padanya
" aku sudah mengumpulkan mereka di dalam ruangan, ayok kita kesana !!" ucap sakila pada ku berjalan lebih dahulu
Lalu aku mengikutinya dari belakang. Aku dan sakila berjalan ke arah ruangan itu dan sesampai nya disana aku dan sakila masuk kedalam,
Saat aku masuk kedalam semua mata tertuju pada ku, di hadiri olah semua siswa dan anggota ku guru guru dan kepala sekolah.
Lalu aku maju ke depan dan mulai mengambil mic
" hai, aku varkha araan ervano " ucap ku berkenalan pada mereka semua seketika suasana berubah saat aku memperkenal kan diri
" hari ini aku mau memberi tahukan hal gembira pada kalian " ucap ku sambil tersenyum kejam
" ujian perang akan di adakan besok jadi mohon bersiap !!' ucap ku yang seketika membuat semua isi ruangan riweh dengan apa yang ku katakan.
" ada pertanyaan ?!" ucap ku yang seketika membuat hening lagi, lalu ada suara yang bertanya
" maaf saya anak baru di kelas F. Saya ingin bertanya!. Kenapa se mendadak ini ?"ucap nya lalu diam
" oke, saya akan jawab. Saya melihat banyak sekali pembully an di sini jadi saya berfikiran bahwa san nya anak anak sudah siap berperan jadi saya memajukan nya lalu di terima oleh sekolah yang lain nya !!" ucap ku sambil tersenyum manis pada semua orang
" maaf saya dari anak A. Tapi gak banyak yang membully, namun kenapa harus semua anak di sekolah ini yang harus mendapatkan hukuman juga?, dan pula kita masih belum di berikan pelajaran apapun untuk ujian !!" ucap nya yang tegas pada ku dengan lantang
__ADS_1
" aku suka ucapan mu. Oh ya aku melakukan ini karena ini akan membuat kalian tidak melakukan nya lagi, dan tidak ada bimbingan apapun untuk memegang pistol ? Jadi aku ingat kan lagi pada kalian ini adalah peringatan ringan pada kalian. Jika kalian melakukan lagi aku akan menendang kalian dari sini !!" ucap ku pada mereka dan mereka hanya diam dan mendengar kan ucapan ku.