Riddles Of Life Gadis Mafia

Riddles Of Life Gadis Mafia
tersembunyi


__ADS_3

" em" ucapku dengan cuek seperti biasa


" kha ada dimana ? " tanya nya pada ku


" apa" tanya ku pada nya menanyakan kenapa iya menelpon dan tidak menjawab pertanyaan an nya


" para pemegang saham ingin bertemu dengan kha sekarang juga !!" ucap qiza yang tiba tiba berbicara seperti itu pada ku aku mulai sedikit kaget karena ucap nya yang mulai tidak sopa ke pada ku


" jaga sopan santun mu !!" ucap ku pada nya dengan nada keras


" maaf nona !!" ucap qiza pada ku


" belum ada sebuah aku meninggal kan mu ke Amerika kau suka tidak tahu diri! Ingat posisimu di mana jangan sampai lupa diri !!" ucap ku dengan kasar ke pada qiza


" iya nona maaf. Bagaimana nona ini para petinggi sudah sampai dan ingin buru buru !!" ucap nya pada ku lalu karena males aku tiba tiba mematikan telpon nya karena mereka tetap saja seperti itu.


" hufhhhhh " tiba tiba aku menarik nafas yang dalam dan mengeluarkan nya karena males kesal dan kewalahan kepada semua orang tua itu. Bisa bisanya mereka tidak bisa mengerti ucapan ku


" ada apa ?" tanya nya pada ku seketika yang membuat ku terkejut karena melupakan dia yang ada di samping ku


" huhhh, enggak gak papa !!" ucap ku tersenyum terpaksa kepadanya ya karena kaget tiba tiba dia berbisik di telingaku bukan berbisik sih malah seperti sedikit berteriak.

__ADS_1


ringgggg pertanda pemberhentian bus pertama dan sangat dekat ke kantor. Lalu aku mulai berdiri dan permisi kepada pria yang ku sangka rehan ini lalu pergi begitu saja dan sedikit berlari menuju ke kantor ku


" wanita ini cukup menarik!! Apa dia berpura pura mengenal ku sebenarnya apa yang dia ingin kan kepada ku " ucap nya mempertanyakan kan ku


Sedangkan aku yang mulai berlari tidak menengok ke arah belakang lagi, karena terburu-buru ingin pergi ke kantorku karena ada cukup banyak masalah yang mengintai ku selama di kantor ini


Aku berlari begitu kencang hingga beberapa menit aku sampai di kantor dengan keadaan sedikit kucek karena berlari kepanasan, Sesampainya di sana aku aku buru-buru merapikan pakaian ku, Rambut ku dan diri ku untuk melakukan fan meeting lagi bersama orang-orang tua itu


Setelah itu Aku akan pergi jalan-jalan lagi untuk menghirup udara segar dan mempertahankan pikiranku agar tidak Buyan karena saking banyaknya pikiran yang mulai kocar-kacir ke sana ke sini


Aku masuk ke dalam dan langsung masuk ke ruang meeting, Sesampainya di sana Aku melihat qiza dan lian yang terlihat cukup akrab dan juga mereka tidak seperti itu. hari hari yang lalu pun juga mereka tidak seakrab itu Mengapa mereka jadi dekat itu Apa mungkin mereka menyembunyikan sesuatu padaku? Entahlah atau hanya pikiranku saja yang kosong.


Lalu aku berkata !


"Tumben kalian menyambut aku seperti itu ?" Tanya ku kepada mereka semua dengan nada yang sedikit terkejut dan juga mengamati dari atas hingga bawah berulang kali takut mereka tadi kejedot di tembok namun jika benar mengapa mereka harus semuanya ? Berperilaku aneh!


" karena anda sekarang yang bertanggung jawab semua Atas perusahaan ini jadi kita harus menghormati anda !!" ucap nya pada ku sambil berbicara sopan dan itu juga yang membuat ku sedikit terkejut juga


" aku tidak butuh di hormati, namun aku hanya mau melihat kinerja semua orang yang ada disini dan ucapan yang sopan karena aku paling benci dengan orang orang yang tahunya menyuruh dan juga memperlakukan yang di bawah mereka dengan sangat tidak bermoral" ucap ku pada mereka dengan sedikit melirik agar mereka paham ucapan ku


"Ohhh tidak Kak, mereka hanya menyambut Kakak kok tidak ada apa-apa !" Ucap qiza pada ku sambil tersenyum mendekat Ku membuat aku sangat kesal dan geram kepada si qiza ini karena udah gak sopan dia malah membela orang lain kok dia kek caper gitu ya?

__ADS_1


"Kau ? Sejak kapan kau memanggilku dengan seperti itu ? tidak tahu aturan sama sekali!! Berani sekali mulut mu bergoyang dengan asik berbicara seperti itu kepada ku?! " ucap ku pada qiza yang membuat qiza menunduk padaku dan seperti nya sedikit takut karena aku jangan memarahinya bahkan tidak pernah karena dia berprilaku sopan santun.


" maaf kak aku tidak bermaksud seperti itu maaf kan aku ?" ucap nya pada ku dengan nada lebay dan alay seperti iya menyudutkan ku.


Aku baru pertama kali melihatnya berubah seperti ini, ini membuat ku sedih kebingungan dengan berubahnya sifat qiza pada ku, hingga membuat ku marah dan sedikit berbicara kasar pada nya.


"Qiza. Kenapa kau berbicara seperti itu kepada ku? Bahkan aku tidak satu bulan di Amerika Padahal aku juga tidak berlama-lama di sana mengapa sikap mu dan ucapan mu sekarang sudah berubah kepada ku?, mungkin kau sering bermain dengan b******* itu?? ucap ku dengan kasar sambil menunjuk-nunjuk ke arah Lian, sedangkan yang lain dengan terkejut nya dengan ucapan ku.


" Em eh em, Tidak kok Kak! aku tidak tidak seperti itu!!" ucap qiza secara gugup kepada ku dan membuat aku semakin yakin dengan ucapan ku tadi dan lalu aku mulai berkata lagi


" Kau tidak pernah bisa membohongi ku Karena aku tahu kau dan kau tahu aku!! Kalian pasti menyembunyikan sesuatu dari ku sampai aku tahu kalian melakukan sesuatu di belakangku Aku tidak akan segan-segan kepada kalian termasuk kau Giza!!" ucapku dengan sangat emosi dan sedikit kasar kepada mereka semua sedangkan mereka hanya saling lirik-lirikan satu sama lain


"Kak kau mungkin salah paham dengan ku mana bisa aku membohongi mu!!" ucap qiza dengan nada polos sambil tersenyum kepada ku


"Baiklah, terserah kamu! aku tidak akan mengungkit ngungkitkannya lagi namun aku sudah memperingati mu dan semuanya agar tetap waspada kepadaku! you know?" ucap ku Kepada qiza sambil menunjuk ke arahnya


"Udah iya Kak!" baik ucap qiza kepadaku dengan tersenyum manis


"Baiklah mulai meeting hari ini!" setelah aku mengatakan seperti itu aku langsung mengajak mereka semua meeting


Lalu setelah berdiskusi selama setengah jam akhirnya kita menemukan titik terang dari permasalahan yang telah berlanjut, Lalu setelah itu Aku mengundurkan diri kepada semuanya dan menyudahi meeting tersebut

__ADS_1


__ADS_2