
Semua orang lebih berhati hati lagi denganku, apalagi, aku tidak hanya menggertak, meskipun aku Terbilang masih anak anak.
Sudah 1 Minggu, saat aku menjabat menjadi CEO, mereka tidak berani menentang ku lagi.
Perusaan membaik dan keuntungan semakin di depan, sangat terlihat dan hubungan ku dengan rava mulai dekat.
Aku merasa memulai semuanya dari awal lagi . the puzzle of life in the company , sudah tercapai tinggal puzzle of life at home, yang belum .
Hari ini, hari Minggu .. aku lelah untuk melakukan apa-apa .. aku hanya bisa rebahan di kamarku .
Sudah siang, namun aku malas untuk bangkit. Aku hanya lelah karena banyak pekerjaan, selama 1 bulan ini .
Jadi, aku berfikir jika mami dan papi bekerja seperti ini, hanya untuk ku dan keluarga , setiap keluarga ingin anak anak nya mendapatkan yang terbaik, meski terkadang itu menyakitkan
Aku mengecek ponsel ku dan aku melihat nama " iril kecil " mengirim pesan
iril kecil
" Selamat siang menjelang sore sayang 😘"
" Apa kamu masih belum bangung sayang 😴"
" Oh iya sudah .. kamu belum tidur aku ada pasien dulu oke "
Aku membuka hp dan melihat pesan ini
Apa-apaan dia ..
Hanya mengirim ku pesan seperti ini ? tidak ada romantis romantisnya, dasar.
Ucapku menggerutu, melihat pesan dari tunanganku itu, yang hanya mengirim pesan singkat, yang menurutku tidak berguna.
Aku menghubungi seseorang, yang sangat ku rindukan..
Telpon..
" Dad " ucapku di balik layar telpon
" Iya sayang, kenapa?" Ucap dia kepada varkha.
" Apa dad lagi sibuk? Aku lagi bosen " kata ku dengan nada manja.
" Dad lagi di markas, lagi ada mangsa baru " ucap nya tenang
" Otw " ucapku langsung mematikan teleponnya Secara sepihak
'Lama sudah tidak melakukan misi' ucapku dalam hati .
Selang beberapa menit. aku berjalan keluar kamar dengan pakaian hitam hitam, sampai Arya kecil menegurku.
" Cici mau kemana ? Kenapa berpakaian seperti itu? " Ucapak Arya penasaran.
" Bertemu teman lama, pay ...Cici lagi buru-buru" ucapku pergi berlari
Aku pergi naik motor biar tidak curiga, karena keluarga ini tahunya aku anak motor, aku pergi dengan kecepatan penuh ke markas.
Sampai di suatu tempat yang ku sebut dengan markas , mereka semua menyapaku dengan hormat, lalu aku masuk ke dalam dan bertemu dengan seseorang .
" Nona muda " dia menyapaku dengan sopan.
" Dimana tuan mu?" ucapku pada wanita ini.
"Tuan sedang rapat di dalam nona , apa ada yang bisa saya bantu ?" Kata dia sangat sopan.
Aku mulai melangkah maju, memasuki ruangan itu, tapi wanita ini melarang ku, tapi aku tidak menggubrisnya.
__ADS_1
" Maaf nona anda tidak boleh masuk , nona ,,, nona ,,,?!" Kata dia menghalangiku.
" Ada apa ini ? " Kata seorang
" Wanita ini ingin masuk tuan ran" ucapnya dengan hormat
" Nona Ara .. tuan sedang berdiskusi didalam masuklah nona , dia tidak tahu kalau nona anak tuan besar maaf kan dia " dia membungkuk padaku Dan meminta maaf.
Wanita tadi terkejut dan meminta maaf
" M m maaf nona, saya lancang sekali terhadap anda, maaf kan saya nona muda " kata dia dengan bergemetar.
" Is oke, aku masuk dulu." kataku pada mereka berdua
" Bagaimana ini tuan ran ? Apa aku akan dihukum? " Ucapnya takut.
" Tidak , nona Ara tidak sejahat itu. Tenang saja dia sudah memaafkan mu " katanya dengan santai.
" Sungguh tuan?. " tanya wanita ini masih tidak percaya
" Kalau dia tidak memaafkan mu, mungkin kau sudah mati ditangannya." Ucap pria itu dengan nada pelan.
Wanita ini, melihat varkha yang mulai berjalan jauh memasuki ruangan. mungkin masih takut, ya.. karena, varkha anak tuannya dan tidak banyak orang tahu.
Sedangkan varkha, biasa-biasa saja, karena varkha tahu jika iya jarang ke sini selama bertahun tahun, ya ,,jadi seperti ini.
Varkha masuk keruangan tersebut, dengan khas anak masih lugu, di sana terlalu banyak pria tampan. Ya.. tapi mereka suka membunuh dan memperkosa dengan sadis.
Pengawal disana pada heran, kenapa wanita muda seperti aku, bisa masuk ketempat ini. Tapi. seorang yang sudah mulai menua,tapi masih tampan, memanggil ku.
" Sayang ku " ucapnya melebarkan tangan.
" Daddy.., Miss you ." kataku dengan nada manja dan memeluk nya.
Mereka semua, menatapku dengan bingung.
" Ara sudah gede dad." ucapku dengan nada manja.
" Tutututu ... menurut daddy belum, masih kecil ." Ucap Daddy padaku
" Hhhhh... terserah dad aja " ucapku tersenyum.
" oh.. ya.ara beri salam pada mereka semua sayang ." Ucap dad mengelus ku.
Aku sedikit membungkuk dan berkata
" Halo semua , senang bertemu dengan kalian." Ucapku sambil tersenyum
" Perkenalkan, ini putriku satu-satunya arana " ucap dad, memperkenalkan ku.
Mereka melihat ku, ya ... mereka kira, aku adalah seorang wanita, yang menyukai sugar dady.
"Sayang duduk disini kita sedang rapat." Ucap dad padaku
Aku duduk, tanpa menjawab sepatah katapun, dad menjelaskan tentang rencananya, untuk menjual senjata ilegal.
" Apa kita akan ketahuan ? " Ucapa seorang laki laki muda
" Jika kamu bodoh, maka kamu akan ketahuan, " ucapku dengan tenang,lalu pria itu menatapku bersamaan bersama orang disana.
Aku bangun dari kursi dan mulai menjelaskan nya di sebuah papan.
" Dari jalur A,B dan D akan ada polisi yang berjaga. Sedangkan di jalur C cuma ada detektif.lalu jalur mana yang kalian pakai ?" Ucapku singkat
" Jalur udara "
" Jalur air "
__ADS_1
" Bodoh " ucapku pada mereka
"Kita akan lebih mudah ketahuan " ucapku dengan nada tinggi
" Lalu apa yang harus kita lakukan?." kata Daddy padaku.
" Jalan utama adalah detektif ." Kataku tersenyum.
" Kita akan ketahuan" kata mereka.
" Baik kita akan pakai itu ." Ucap dad pada semua orang.
" Lanjut Ra " ucap Dady.
" Kita hanya akan pakai 3 mobil , di jalur A,B dan D"
"bagaimana dengan C?" Ucap mereka
"Itu urusan ku, intinya bikin recoh saja para polisi itu, kalian paham !." ucapku dengan aura dingin .
Setelah rapat itu selsai, aku menjadi wanita lugu lagi yang terlihat polos.
" Apa kau ingin makan sesuatu? Tau ingin sesuatu, mobil atau uang ?." Kata Dad padaku, menawarkan ku banyak hal.
" No . Aku bingung pria ini memberi tahuku jika dia ayah ku apakah benar ?" Ucap ku pada dad?
Dad mulai diam dan semua orang melihat ku . "Dad kau my Daddy gak akan di ganti oleh orang lain oke." Kataku memeluknya
" Ara , Dady membuat kesalahan, menghamili mama mu dulu. dan pria ini, adalah suaminya yang berselingkuh dengan sahabat mama mu sendiri." Di situ aku kaget tapi aku hanya diam .
Aku hanya diam dan mereka semua menatapku , aku mulai dengan raut wajah sedih dan tidak percaya.
" Jangan pernah menggagap, kamu itu tidak di inginkan oke. Dad sangat menginginkan kamu . Tapi, kamu tahukan jika pekerjaan dad seperti ini. Di dunia ini, cuma kamu yang Daddy punya , " kata dad padaku
" Yes dad i love you ❤️" ucapku pada daddy ku itu
" Maaf kan Daddy baby, apa kamu di rawat baik dengan keluarga angkatmu? " Tanya dad padaku
" Emm .. tapi,mereka sibuk di perusahaan . Soalnya perusahaan beberapa tahun ini mengalami penurunan .
" Apa Daddy harus bekerja sama dengan perusahaan mu ?." Kata dad memelukku
"Emm .. tapi dad harus menjadi pemegang saham terbanyak oke!." Kata ku dengan nada imut
" Mau berapa? .. wah ternyata araku sudah pintar berbisnis ." Ucap dad padaku
" Sebagai seorang CEO di perusahaan besar, aku harus bisa berbisnis dengan baik " ucapku dengan tegas.
"Baik lah, ini sudah malam, pergilah nanti mereka mencari mu .." kata dad padaku
" Em.. Ara pergi dulu dad, pay .. pay .. sampai bertemu besok semuanya " kataku pada Dady,dengan melambaikan tangan pada semua nya, untuk pulang kerumah .
.
.
.
next episode guys ❤️
.
.
.
_pramudita_
__ADS_1