Riddles Of Life Gadis Mafia

Riddles Of Life Gadis Mafia
riddles of life (season 4)


__ADS_3


perusaan utama ervano


Aku dan kak qiza berjalan sampai ke departemen keuangan di perusahaan, aku melihat banyak para staf masih sibuk dengan kerjaan nya.


Hingga ketua staft di sana menyapaku dan memperkenalkan ku dengan staft lain nya .


Aku hanya diam tanpa menjawab sepatah kata apapun.lalu aku melangkah meninggal kan dia mengecek para staft


Aku melihat mereka bekerja biasa biasa saja di bandingkan staft yang tadi , apakah benar yang di katakan staf tadi ?


Mereka terlihat biasa biasa saja , aku membenci suasana ini semua . Aku akan berinisiatif mengubah peraturan agar perusahaan ini baik baik saja.


Aku berjalan melihat mereka , tak di sangka ada yang memeluk ku dari belakang , bukan hanya kaget aku langsung deg-degan dan langsung balik badan.


Iril ?apa yang dia lakukan di sini?


" Apa yang kau lakukan di sini? " Ucapku dengan dingin


" Bisa tidak kamu jangan bersikap seperti itu pada tunangan mu hem? " Katanya dengan manja


" Emmm... Iya kanpa kamu di sini sayang ? " Ucapku dengan manis dan membuat semua orang heran dan terkejut


Ya mereka berfikir bisa bisanya orang yang dingin seperti kutub Utara ada sifat manis kek gitu .


" Kangen " katanya sambil mempererat pelukan dia


" Apa kau tahu ini kantor ? Aku sedang bekerja , nanti kita bahas itu oke ! Sekarang kamu gak kerja ?" Ucapku pada dia dengan lembut sambil bertanya .


" Ayah menyuruh ku membawakan ini padamu , jadi aku di sini ." Katanya masih setia memelukku dari belakang


" Baik lah lepasakan pelukan ini, bagai mana aku bisa melihatnya kalau kak seperti ini?!," Ucapku dengan lembut


Lalu dengan wajah murung iril melepaskan iya


" Iril apa ayah memberikan yang lain lagi " kata ku pada dia melihat sebuah barang yang masih ke segel


" Sayang namaku rava , berhanti memanggil ku iril itu sangat menjijikkan ?" ucapnya marah tapi dengan nada imut


" Baiklah ko rava " ucapku sambil menepuk pipinya pelan .


Semua orang sedang melihati keromantisan kita berdua dan sampai iril /rava itu mendapatkan panggilan


Suara telpon berbunyi


Dett..... Det.... Det ....


Lalu rava mengecek dan mulai mengangkat nya ,


" Halo " kata nya


" halo, Dok ada pasien yang harus di operasi setengah jam lagi. " kata sekertaris nya


" Kenapa mendadak ?" Ucap rava dingin dan tegas . Dan membuat semua kaget dengan sikap mereka


" Maaf dok , pasien kamar 407 ngedrop dan harus segera di oprasi " kata dia

__ADS_1


" Baik aku akan kesana sekarang ," ucap rava lalu mematikan teleponnya.


" Kenapa " kataku


" Aku ada pasien dadakan aku harus pergi aku akan kembali nanti oke !" Kata rava memberi tahu ku.


" Is oke pergilah " ucapkku sambil tersenyum


" Aku akan menjamputmu nanti oke, Koko pergi dulu sayang ." Kata rava langsung mencium keningku lalu pergi sambil berlari.


Saat ini hatiku benar-benar tak terkontrol, dag Dig dug suara detak jantung ku tapi aku mencoba tenang dan profesional.


" KHa " kata Kaka qiza menghentikan lamunanku


" Iya kak ?" Kataku kaget


" Kita masih ada rapat dengan kepala staft di perusahaan, 1 jam lagi " kata kak qiza memberi tahuku


"Em " kataku kembali dingin lalu berjalan pergi ke tempatku


Aku berjalan memasuki tempatku dan aku menyuruh kak qiza keluar , aku mengambil amplop coklat dan mulai melihat apa yang dikirim ayah rava padaku.


Pendataan keuangan bulan ini secara lengkap. Dan sangat berbeda dengan apa yang di persentasikan tadi, banyak yang hilang .


Aku berfikir apa ada yang berani korupsi di perusahaan ini ? Seperti nya bukan cuma 1 /2 orang saja dengan nominal sebanyak ini .


Saat lamunaku berfikir keras aku mulai kaget dengan dring telpon ku


Dettt....dett.... Det....


" Sayang apa kau tidak kangen dengan ku ? " Ucap seseorang orang di balik telpon tersebut


" Dad ? " Ucapku berteriak , untung saja ruangan ini kedap suara jadi orang di luar gak bakal dengar.


" Wahh seperti nya princess ku rindu ya? " Kata seseorang yang varkha panggil dad


" Emm kha kangen " ucapku dengan nada manja dengan raut wajah imut.


" Kenapa sayang ? Apa ada masalah ? " Kata dia bertanya


" Dad, kha bingung ... " Kataku mulai serius


" Apa ada yang menggangu mu ? Siapa yang berani mengganggumu akan ku bunuh !" Katanya serius


"Enggak dad tapi ada yang men...." Kataku terpotong karena kak qiza membuka pintu tanpa bersuara.


" KHa kita akan mulai rapat nya " ucapnya yang berhenti mendengar sedikit ucapanku.


" Nanti ku telpon lagi " kataku lalu buru-buru mematikan telponnya.


" Ayo " ucapku lalu bangkit dari duduk dan mulai berjalan keluar


Saat aku berjalan jauh dari tempat ku kak qiza mulai angkat bicara.


" Kau sedang berbicara dengan siapa? " Kata kak qiza mulai meng-intrograsi ku


" Bukan siapa-siapa" kataku dengan tenang

__ADS_1


" Jangan pernah mempercayai siapapun, " kata kak qiza memberi tahu ku


" Aku tidak percaya siapapun setelah kakek meninggal termasuk kau ." Ucapku membuat kak qiza terdiam


Aku berjalan lagi beberapa langkah lalu aku melanjutkan ucapan ku .


" Lakukan pekerjaan mu dan jangan ikut campur dalam hidupku apa kau mengerti? " Ucapku dengan tegas .


Semua orang yang ada di sisiku tidak bisa di percaya semua , semenjak kakek meninggal aku sudah tidak mempercayai semua ucapan orang


Karena menurut ku apa yang menurut ku benar itu yang akan ku lakukan dan tak bergantung ke siapapun.


Aku mulai masuk kedalam tempat rapat para ketua depertemen.mereka menyapaku dan memberikan hormat dengan sangat sopan


Ya aku biasa dengan cool nya cuma melirik mereka dan mulai duduk di tempatku.


Rapat pun di mulai semua berjalan lancar sampai departemen keuangan angkat bicara


" Selamat nona kita untuk keuntungan kita, setengah triliun" ucapnya padaku dan kebahagiaan yang lain


" Bukan kita kehilangan uang perusaan sebanyak 5M?" Semua orang yang ada di sana kaget?


"Hah? Kenapa bise seperti itu? " mereka semua kaget


" Kenapa kalian hanya membicarakan ke untungan tidak tentang kerugian ? " Ucapku pada mereka .


" Kami bener bener tidak tahu nona" kata seseorang yang dari tadi tidak percaya


" Jika aku tahu dia siapa , aku tidak akan segan segan menghilangkan nya " ucapku sambil senyum kejam


" KHa .. " kata kak qiza menegurku karena kak qiza tahu aku waktu kecil pernah menembak orang


" Cari tahu siapa yang berani berani melakukan itu di Perusahaan ku " kataku bangkit lalu melangkah pergi


Namun seorang mengatakan


" Jika anda tidak punya bukti jangan mengarang ucapan apalagi anda masih baru " ucapnya dengan nada sedikit triak


Lalu aku melemparkan berkas tadi dan mulai berkata


" Jangan macam macam denganku jika kalian masih ingin hidup , aku tahu apa yang kalian lakukan di belakang ku . Ini perusahaan ku jika kalian tidak mau bekerja di sini angkat kaki , ya tapi sebentar lagi kalian akan angkat kaki ..karena ketahuan korupsi selama bertahun-tahun." ucapku dengan sedikit tertawa


.


.


.


next episode guys❤️


.


.


.


_pramudita_

__ADS_1


__ADS_2